News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Nganjuk, Siswa SMK Belajar Digital hingga Karyanya Terjual ke Luar Negeri

Siswa SMK di Nganjuk belajar keterampilan digital hingga menghasilkan karya yang terjual ke luar negeri dan mulai memperoleh penghasilan. Salah satu hasil
Rabu, 23 September 2026 - 22:38 WIB
Ilustrasi Dari Nganjuk, Siswa SMK Belajar Digital hingga Karyanya Terjual ke Luar Negeri
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Dari sebuah sekolah di Nganjuk, Jawa Timur, sejumlah siswa mulai melihat peluang yang sebelumnya mungkin terasa jauh dari kehidupan mereka. 

Mereka tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai dan ijazah, tetapi juga mencoba menggunakan keterampilan digital untuk menghasilkan karya dan mendapatkan penghasilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu hasilnya datang dari program Fashion Digital. Siswa belajar mengembangkan karya sekaligus mengenal bagaimana produk tersebut dapat diperkenalkan kepada pasar. Salah satu karya yang dihasilkan bahkan berhasil terjual kepada pembeli dari luar negeri.

Pengalaman serupa muncul dari siswa yang mengikuti program Bisnis Digital. Keterampilan yang diperoleh mulai digunakan dalam aktivitas nyata. 

Ada siswa yang mencoba terlibat dalam penjualan properti, sementara siswa lainnya berkembang menjadi influencer di kotanya. Sebagian siswa bahkan mulai memperoleh penghasilan dan mampu memberikan sebagian pendapatannya kepada orang tua.

Belajar Tidak Berhenti di Ruang Kelas

Apa yang dilakukan para siswa tersebut menunjukkan perubahan cara belajar. Keterampilan digital tidak hanya diberikan sebagai materi tambahan, tetapi mulai diarahkan untuk digunakan dalam situasi yang mereka temui di dunia nyata.

Siswa Fashion Digital misalnya, tidak berhenti pada proses membuat sebuah karya. Mereka juga mendapatkan pengalaman mengenai bagaimana karya tersebut dapat diperkenalkan dan diterima oleh konsumen.

Ketika salah satu karya akhirnya dibeli konsumen dari luar negeri, pengalaman tersebut menjadi contoh bahwa hasil pembelajaran dari sekolah di daerah dapat memiliki jangkauan yang lebih luas.

Sementara dalam program Bisnis Digital, siswa mendapat kesempatan untuk mencoba kemampuan pemasaran dan penjualan. Pengalaman itu membuat mereka berhadapan langsung dengan kebutuhan komunikasi, promosi, dan bagaimana sebuah produk atau jasa ditawarkan kepada orang lain.

Bagi sebagian siswa, keterampilan tersebut kemudian mulai menghasilkan uang.

"Saya ingin mereka tidak hanya sekolah untuk mendapatkan nilai atau ijazah. Mereka harus punya kemampuan yang bisa dipakai di dunia nyata. Kalau dari kemampuan itu mereka bisa menghasilkan karya, mendapatkan penghasilan, bahkan membantu orang tua, bagi saya itu jauh lebih berarti," ujar Hanief.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa teknologi dapat mengubah jangkauan peluang. Siswa tidak harus berada di kota besar untuk mengenal pasar yang lebih luas. Dengan keterampilan yang tepat, karya yang dibuat dari daerah pun dapat diperkenalkan kepada konsumen di tempat lain.

Fasilitas Saja Tidak Cukup

Namun, kemampuan tersebut tidak muncul hanya karena adanya komputer atau perangkat digital di sekolah.

Sejumlah ruang belajar di SMK Digital PSM dan SMK Digital Alqomar sebelumnya masih memiliki kondisi yang terbatas. Plafon rusak, dinding membutuhkan perbaikan, dan fasilitas pembelajaran belum sepenuhnya mendukung kegiatan berbasis teknologi.

Dalam perkembangannya, beberapa ruang kemudian dilengkapi komputer, tablet, televisi, pendingin ruangan, serta berbagai perangkat pendukung pembelajaran digital.

Tetapi keberadaan perangkat bukan akhir dari proses. Siswa tetap membutuhkan guru yang mampu mendampingi, kurikulum yang sesuai, dan ruang untuk mencoba keterampilan yang mereka pelajari.

"Komputer, tablet, atau ruang kelas yang bagus hanyalah alat. Kalau tidak ada guru yang mendampingi dan sistem pembelajaran yang membuat anak-anak berkembang, fasilitas itu tidak akan banyak berarti," tambahnya.

Karena itu, pengembangan sekolah juga mencakup dukungan terhadap tenaga pengajar dan proses pembelajaran. Tujuannya bukan hanya membuat ruang kelas terlihat lebih modern, tetapi menciptakan lingkungan yang memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan yang relevan dengan dunia digital dan pekerjaan.

Dari Nganjuk untuk Kesempatan yang Lebih Luas

Persoalan akses menjadi salah satu alasan mengapa pendidikan digital mulai dikembangkan di dua sekolah tersebut. Perkembangan teknologi telah membuka berbagai jenis pekerjaan dan pasar baru, tetapi kesempatan untuk mempelajari keterampilan tersebut belum tentu dimiliki semua siswa.

Kondisi ekonomi keluarga, fasilitas sekolah, hingga akses terhadap teknologi dapat menjadi faktor yang menentukan.

"Saya percaya anak-anak di daerah punya potensi yang sama. Persoalannya sering kali bukan mereka mampu atau tidak, tetapi apakah mereka mendapatkan akses dan kesempatan," ujarnya.

Program tersebut kini diperluas melalui pembukaan 100 beasiswa penuh di SMK Digital Alqomar. Beasiswa itu ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa agar dapat mengakses pendidikan tanpa keterbatasan biaya menjadi penghalang utama.

Program pengembangan pendidikan digital ini telah berjalan sekitar tiga tahun. Di baliknya terdapat Hanief Iksa, pendiri KongVector, yang sebelumnya tinggal di Surabaya. Keputusannya pindah ke Nganjuk bermula dari keinginan untuk rehat dari kehidupan kota. 

Dari sana, ia kemudian terlibat dalam pengembangan SMK Digital PSM dan SMK Digital Alqomar, termasuk mengalokasikan ratusan juta rupiah dari dana pribadi untuk revitalisasi sekolah dan mendukung kebutuhan pendidikan.

Keterlibatan tersebut tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. tapi juga ikut menopang kebutuhan guru serta pengembangan model pembelajaran.

Kini, hasil dari proses itu mulai terlihat dari siswa yang mampu menghasilkan karya, menjangkau pembeli di luar negeri, menjalankan aktivitas bisnis, hingga memperoleh penghasilan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari tujuan yang lebih besar: memberikan kesempatan kepada anak-anak di daerah untuk menentukan masa depan mereka sendiri.

"Harapan saya, anak-anak ini nantinya punya kemampuan untuk menentukan masa depannya sendiri. Mereka boleh berasal dari Nganjuk atau daerah mana pun, tetapi kesempatan mereka seharusnya tidak berhenti karena tempat mereka lahir," kata Hanief.

Dari Nganjuk, cerita tersebut akhirnya bukan sekadar tentang sekolah yang memiliki perangkat digital lebih lengkap. Ini tentang bagaimana akses, keterampilan, dan kesempatan dapat membawa karya siswa dari ruang kelas di daerah menuju pasar yang lebih luas. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

RDTR Wilayah Perencanaan Miangas-Marampit Dibahas, BNPP RI dan ATR/BPN Perkuat Penataan Kawasan Perbatasan

BNPP dan ATR/BPN bahasa sinkronisasi tata ruang pulau-pulau kecil terluar, pengembangan ekonomi, hingga rencana pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.
Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Mengapa Koneksi Internet Stabil Penting Saat Puluhan Perangkat Terhubung Bersamaan?

Ketika puluhan perangkat terhubung bersamaan, WiFi menjadi bagian penting dari operasional cafe. Ini faktor yang perlu diperhatikan sebelum memilih internet
Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Ruangan Terlihat Bersih, Tapi Bagaimana dengan Kualitas Udaranya? Perubahan Udara Ruang Pasien Kini Diprediksi AI

Kualitas udara ruang pasien dapat berubah tanpa terlihat. Teknologi IoT dan AI kini digunakan untuk memantau NO2, CO2, dan TVOC sekaligus memprediksi kondisinya.
Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri Arsitektur Tak Lagi Sekadar Soal Desain, Kolaborasi Jadi Kunci di Tengah Perubahan Properti

Industri arsitektur dan konstruksi global menghadapi tuntutan digitalisasi, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas sektor. Bagaimana peluangnya di Indonesia?
5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 Anime Isekai Action Terbaik yang Karakter Utamanya Overpowered

5 rekomendasi Anime isekai action dengan karakter utama overpower, mulai dari Rudeus, Ainz, Cid, Subaru hingga Rimuru yang punya kekuatan unik.
Vanja Bukilic Bicara Jujur soal Rencana Hadapi Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus untuk Megatron

Vanja Bukilic Bicara Jujur soal Rencana Hadapi Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus untuk Megatron

Eks tandem Megawati Hangestri di Red Sparks, Vanja Bukilic, bicara jujur soal tantangan musim baru klubnya. Singgung soal Megatron yang kini jadi rival baru.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Megawati Hangestri kini menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Mengenal empat pemain yang bisa menjadi calon bestie Megatron.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT