Calon Jemaah Umrah Jombang Desak Kepastian Refund Usai PT Annisa Ahmada Travelindo Diblokir Kemenhaj RI
- tim tvone - rohmadi
Besaran dana yang telah dibayarkan para calon jemaah berbeda-beda, tergantung kesepakatan dan paket perjalanan yang dipilih.
Bagi Abi, persoalan tersebut terasa semakin berat karena sebelumnya ia pernah menggunakan jasa PT Annisa Ahmada Travelindo untuk menjalankan ibadah umrah. Pengalaman sebelumnya yang dinilai berjalan baik menjadi salah satu alasan Abi kembali memilih travel tersebut.
“Alasan saya daftar di Annisa itu sudah pernah daftar di sini, sudah merasakan sendiri. Enggak ada masalah apa-apa dan nyaman,” ujarnya.
Namun, kondisi yang terjadi saat ini membuat rencana keberangkatannya pada Oktober menjadi tidak pasti.
Jika dana yang telah dibayarkan dapat dikembalikan, Abi mengatakan dirinya tetap akan berusaha mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci dengan menggunakan jasa travel lain.
“Misal berhasil refund-nya, ya kita buat daftar umrah lagi, tentu ke travel lain,” katanya.
Abi berharap proses penyelesaian dana calon jemaah tidak berlarut-larut dan pemerintah dapat membantu memastikan hak mereka.
“Harapannya ke Kemenhaj satu, bisa segera diproses pengembaliannya. Berapapun saya terima, syukur-syukur bisa kembali 100 persen. Itu harapan kami,” ujarnya.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, membenarkan adanya calon jemaah asal Jombang yang sebelumnya dijadwalkan berangkat melalui PT Annisa Ahmada Travelindo.
Menurut informasi yang diterima pihaknya, terdapat sekitar 40 calon jemaah asal Jombang yang masuk dalam daftar keberangkatan melalui travel tersebut.
Terkait permintaan refund, Ilham menjelaskan persoalan tersebut perlu dikoordinasikan dengan pihak travel sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah.
“Karena travel itu SISKOPATUH-nya telah diblokir, mau tidak mau jemaah adalah permohonan refund kepada pihak travel,” kata Ilham.
Meski demikian, Kemenhaj Jombang belum dapat memastikan besaran dana yang dapat dikembalikan kepada calon jemaah maupun mekanisme pengembaliannya.
Persoalan tersebut masih dikoordinasikan dengan Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Timur dan pihak terkait. Sebab, permasalahan PT Annisa Ahmada Travelindo tidak hanya berdampak kepada calon jemaah asal Jombang.
“Ini masih kami koordinasikan, karena tidak hanya mencakup Jombang saja. Sehingga kami koordinasi kepada Kanwil terkait dengan perjalanan atau penyelenggaraan umrah yang dilaksanakan oleh travel PT Annisa Ahmada Travelindo,” jelasnya.
Load more