News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calon Jemaah Umrah Jombang Desak Kepastian Refund Usai PT Annisa Ahmada Travelindo Diblokir Kemenhaj RI

Harapan berangkat ke Tanah Suci pada Oktober 2026 kini berubah menjadi penantian kepastian bagi sejumlah calon jemaah umrah asal Jombang.
Kamis, 24 September 2026 - 13:06 WIB
Calon Jemaah Umrah Jombang Desak Kepastian Refund
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Harapan berangkat ke Tanah Suci pada Oktober 2026 kini berubah menjadi penantian kepastian bagi sejumlah calon jemaah umrah asal Jombang.

Mereka sebelumnya telah mendaftarkan diri dan melunasi biaya perjalanan melalui PT Annisa Ahmada Travelindo. Namun, setelah akses travel tersebut ke Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) diblokir Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), calon jemaah mulai mempertanyakan nasib uang yang telah mereka setorkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah calon jemaah bahkan mendatangi Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang pada Senin (21/9). Mereka berharap pemerintah dapat membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan, termasuk kemungkinan pengembalian dana atau refund.

Salah satunya Abi Yasin (61), warga Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Jombang. Abi mengaku telah mendaftarkan diri untuk umrah pada awal Agustus 2026 dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 15 Oktober mendatang.

Untuk pendaftaran tersebut, Abi telah membayar Rp25,9 juta kepada PT Annisa Ahmada Travelindo. Ia juga mendapat informasi adanya tambahan biaya avtur sekitar Rp3 juta, tetapi biaya tambahan tersebut belum dibayarkannya.

“Sudah bayar Rp25.900.000. Belum lagi ditambah biaya tambahan avtur, Rp3 juta katanya. Saya belum bayar itu,” kata Abi saat ditemui di Kantor Kemenhaj Jombang, Rabu (24/9).

Persoalan semakin membuat Abi khawatir setelah dirinya kesulitan menghubungi pihak travel. Kantor PT Annisa Ahmada Travelindo yang didatanginya disebut dalam kondisi tertutup dan terkunci.

“Selama ini belum bisa komunikasi dengan travel, sama sekali belum bisa. Kantornya tutup, dikunci,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, Abi kini berharap dana yang telah disetorkannya dapat dikembalikan.

“Melihat travel-nya sudah diblokir, sudah enggak bisa berangkat, maka pilihan kami adalah refund, kembali lagi uangnya semuanya,” katanya.

Abi datang ke Kemenhaj Jombang bersama calon jemaah lainnya untuk meminta bantuan pemerintah mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

“Barangkali bisa memfasilitasi atau membantu biar teman-teman bisa mendapatkan apa yang diharapkan,” ujarnya.

Abi mengatakan dirinya sebelumnya mengikuti manasik bersama ratusan calon jemaah yang dijadwalkan berangkat pada 15 Oktober 2026. Dari kelompok tersebut, ia memperkirakan terdapat sekitar 40 calon jemaah asal Jombang.
“Kalau barengan saya kemarin yang ikut manasik dan berangkat pada tanggal 15 Oktober itu ada 300 sekian. Khusus Jombang saja, saya melihat yang daftar itu ada 40-an,” katanya.

Besaran dana yang telah dibayarkan para calon jemaah berbeda-beda, tergantung kesepakatan dan paket perjalanan yang dipilih.

Bagi Abi, persoalan tersebut terasa semakin berat karena sebelumnya ia pernah menggunakan jasa PT Annisa Ahmada Travelindo untuk menjalankan ibadah umrah. Pengalaman sebelumnya yang dinilai berjalan baik menjadi salah satu alasan Abi kembali memilih travel tersebut.

“Alasan saya daftar di Annisa itu sudah pernah daftar di sini, sudah merasakan sendiri. Enggak ada masalah apa-apa dan nyaman,” ujarnya.

Namun, kondisi yang terjadi saat ini membuat rencana keberangkatannya pada Oktober menjadi tidak pasti.

Jika dana yang telah dibayarkan dapat dikembalikan, Abi mengatakan dirinya tetap akan berusaha mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci dengan menggunakan jasa travel lain.

“Misal berhasil refund-nya, ya kita buat daftar umrah lagi, tentu ke travel lain,” katanya.

Abi berharap proses penyelesaian dana calon jemaah tidak berlarut-larut dan pemerintah dapat membantu memastikan hak mereka.

“Harapannya ke Kemenhaj satu, bisa segera diproses pengembaliannya. Berapapun saya terima, syukur-syukur bisa kembali 100 persen. Itu harapan kami,” ujarnya.

Kepala Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, membenarkan adanya calon jemaah asal Jombang yang sebelumnya dijadwalkan berangkat melalui PT Annisa Ahmada Travelindo.

Menurut informasi yang diterima pihaknya, terdapat sekitar 40 calon jemaah asal Jombang yang masuk dalam daftar keberangkatan melalui travel tersebut.

Terkait permintaan refund, Ilham menjelaskan persoalan tersebut perlu dikoordinasikan dengan pihak travel sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

“Karena travel itu SISKOPATUH-nya telah diblokir, mau tidak mau jemaah adalah permohonan refund kepada pihak travel,” kata Ilham.

Meski demikian, Kemenhaj Jombang belum dapat memastikan besaran dana yang dapat dikembalikan kepada calon jemaah maupun mekanisme pengembaliannya.

Persoalan tersebut masih dikoordinasikan dengan Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Timur dan pihak terkait. Sebab, permasalahan PT Annisa Ahmada Travelindo tidak hanya berdampak kepada calon jemaah asal Jombang.

“Ini masih kami koordinasikan, karena tidak hanya mencakup Jombang saja. Sehingga kami koordinasi kepada Kanwil terkait dengan perjalanan atau penyelenggaraan umrah yang dilaksanakan oleh travel PT Annisa Ahmada Travelindo,” jelasnya.

Ilham mengatakan, untuk calon jemaah yang belum berangkat, sejumlah komponen biaya masih perlu diperiksa sebelum menentukan besaran refund. Hal itu mencakup kemungkinan biaya visa, koper maupun berbagai kebutuhan lain yang telah diproses oleh pihak travel.

“Kalau yang belum berangkat ini, kita komunikasikan dulu, karena kita secara tertulis belum mengantongi antara pernyataan dari pihak travel dengan jemaah yang belum diberangkatkan, belum divisakan, belum juga yang lainnya,” ujarnya.

Ilham menegaskan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah memiliki kewajiban memenuhi hak-hak jemaah yang telah mendaftarkan diri. Hak tersebut antara lain kepastian jadwal keberangkatan dan kepulangan, tiket perjalanan, akomodasi, visa, serta layanan sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan.

“Para travel sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah tentunya betul-betul hak-hak jemaah itu bisa dipenuhi,” katanya.

Kemenhaj juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum memilih biro perjalanan umrah. Calon jemaah diminta memastikan legalitas penyelenggara serta mengecek status pendaftaran melalui SISKOPATUH.

Sebelumnya, Kemenhaj memang telah memblokir akses SISKOPATUH PT Annisa Ahmada Travelindo sebagai tindakan administratif untuk menghentikan pendaftaran dan transaksi jemaah baru. Kebijakan itu diambil setelah muncul persoalan terkait keberangkatan jemaah dari Indonesia maupun kepulangan jemaah dari Arab Saudi.

Kemenhaj menyebut PT Annisa Ahmada Travelindo sebelumnya menghadapi persoalan yang berdampak pada jemaah, termasuk 82 jemaah yang mengalami ketidakpastian penerbangan kepulangan dari Arab Saudi serta 282 calon jemaah di Indonesia yang gagal diberangkatkan sesuai kesepakatan. (roi/hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praktisi Sorot Permasalahan Sengketa Tanah di Ambon

Praktisi Sorot Permasalahan Sengketa Tanah di Ambon

Sengketa lahan eks Hotel Anggrek di kawasan Batu Gajah, Ambon, kembali mendapat sorotan. Kali ini, Praktisi Hukum Ferdinand Hutahaean meminta Mahkamah Agung dan DPR RI memberi perhatian terhadap persoalan tanah yang mencuat di Ambon.
Hasil Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Sumbang Medali Perunggu ke-15 untuk Merah Putih

Hasil Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Sumbang Medali Perunggu ke-15 untuk Merah Putih

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga Sepak Takraw putra yang kembali berhasil menambah perolehan medali untuk Indonesia pada hari ini, Kamis 24 September.
Reaksi Pelatih Wales usai Cristiano Ronaldo Bilang Ingin Cetak 1000 Gol: Itu Konyol

Reaksi Pelatih Wales usai Cristiano Ronaldo Bilang Ingin Cetak 1000 Gol: Itu Konyol

Pelatih Timnas Wales, Craig Bellamy, memberikan reaksi mengenai harapan Cristiano Ronaldo untuk mencetak 1000 gol. Menurutnya, itu adalah hal yang konyol, namun tetap mendoakan Ronaldo mampu melakukannya.
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Full Abroad Saat Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Belakang hingga Depan Mengerikan!

Prediksi Formasi Timnas Indonesia Full Abroad Saat Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Belakang hingga Depan Mengerikan!

Timnas Indonesia diprediksi menurunkan formasi 3-4-3 dengan 11 pemain dari klub luar negeri saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta.
Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Minta Komisi XIII Dalami

Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Minta Komisi XIII Dalami

Ombudsman menemukan dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. DPR menyerahkan temuan tersebut ke Komisi XIII untuk ditindaklanjuti.
Tantangan Era AI di Depan Mata, Fotografi Dituntut Jaga Otentisitas Budaya Indonesia

Tantangan Era AI di Depan Mata, Fotografi Dituntut Jaga Otentisitas Budaya Indonesia

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Sofian Tan saat membuka diskusi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI dan DPR RI di Aula PFI Medan, Jalan Setia Budi, Medan, Rabu (22/9/2026).

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT