Salat Istiska di Surabaya, Jemaah Panjatkan Doa untuk Korban Kabut Asap Kalimantan
- tvOne - zainal azkhari
Surabaya, tvOnenews.com – Ratusan siswa, guru, dan karyawan SMP Muhammadiyah 7 Surabaya bersama SD Muhammadiyah 12 Surabaya dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan menggelar salat istiska di halaman gedung Boarding Putri SMP Muhammadiyah 7 Surabaya, Jumat (23/10/2026).
Salat meminta hujan tersebut digelar di tengah kondisi kemarau. Selain memohon turunnya hujan, jemaah juga memanjatkan doa agar kebakaran hutan di Kalimantan segera padam dan masyarakat terlindungi dari dampak kabut asap.
Salat istiska dipimpin oleh Ustaz Jufri Mustafa, S.Ag., M.Pd.I. Setelah salat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan Ustaz Imam Sapari, S.H.I., M.Pd.I., atau yang akrab disapa Gus Imsap.
Dalam khutbahnya, Gus Imsap mengajak jemaah melakukan introspeksi diri serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan di tengah ujian musim kemarau.
"Password agar Allah SWT menurunkan hujan adalah dengan memperbanyak istighfar serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Sering kali kemarau panjang dan bencana terjadi akibat kelalaian serta kerusakan yang ditimbulkan oleh tangan manusia sendiri," ujar Gus Imsap dalam khutbahnya.
Doa bersama menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dalam munajatnya, Gus Imsap secara khusus memohon agar hujan turun di Kalimantan sehingga kebakaran hutan dapat segera dipadamkan dan masyarakat tidak lagi terpapar kabut asap.
Pelaksanaan salat istiska ini juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi bencana di daerah lain. Doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan bagi wilayah Surabaya, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan kabut asap. (zaz/gol)
Load more