News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:56 WIB
Rekaman CCTV hotel di Madiun menangkap gambar ibu dan anak serta suami siri sebelum pembunuhan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan kasus pembunuhan ini diduga bermula dari komunikasi antara istri sah dan siri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun kasus ini melibatkan seorang ayah berinisial DBM. Sementara itu, korbannya adalah ibu berinisial DH dan anak berinisial AG.

Tersangka yang merupakan suami siri DH ditangkap pada Minggu (25/10/2026). Penangkapan dan pengungkapan kasus itu bermula dari adanya laporan hilangnya DH dan AG yang berasal dari Bogor.

Olah TKP kasus pembunuhan sadis istri siri dan anak di Madiun, Jawa Timur
Olah TKP kasus pembunuhan sadis istri siri dan anak di Madiun, Jawa Timur
Sumber :
  • Threads/piscessgurllss

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan atas laporan hilangnya DH dan AG.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata hilangnya korban karena terjadi pembunuhan yang dilakukan suami siri dari perempuan,” katanya di Surabaya, Senin (26/10/2026).

Detik-Detik Ibu-Anak di Madiun Jadi Korban Pembunuhan

Disclaimer: Berita ini mengandung informasi tentang aksi kekerasan atau pembunuhan yang mungkin bisa memicu rasa tidak nyaman bagi pembaca.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Selasa (20/10/2026) di sebuah kamar hotel di Jalan Dr. Soetomo, Madiun, Jawa Timur.

DBM diduga lebih dulu membunuh DH. Setelah itu, DBM menghabisi AG yang masih berusia empat tahun. Kedua jasad korban lalu dibawa ke pekarangan rumah. Di sana DBM diduga membakar jasad korban.

Dia juga diduga menggunakan mesin penggilingan daging untuk menghancurkan bagian tubuh. Setelah itu, sisa-sisa jasad korban kembali dibakar.

DBM diduga akan membuang sisanya ke laut. Namun, hal ini masih didalami pihak kepolisian. Roy menduga tindakan sadis tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak.

Sejumlah barang bukti diamankan terkait kasus ini. Bersamaan dengan itu, pihak kepolisian masih mencari potongan tulang yang diduga berkaitan kedua jasad korban untuk melengkapi bukti dan mengungkap rangkaian tindak pidana yang terjadi secara menyeluruh.

Soal motif pembunuhan, Roy menyebut kasus ini diduga dilatarbelakangi persoalan rumah tangga yang memicu dendam.

Perselisihan tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.

“Dendam karena persoalan rumah tangga,” ungkapnya. (nsi)

 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sementara Satu Orang, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pihak Lain Terlibat

Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sementara Satu Orang, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pihak Lain Terlibat

Terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, sementara berjumlah satu orang. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila ada pihak-pihak lainnya yang terlibat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan terduga pelaku.
Persija Jakarta Menang Comeback atas Persik Kediri, Kata-Kata Shin Tae-yong di Ruang Ganti Dibongkar Rizky Ridho

Persija Jakarta Menang Comeback atas Persik Kediri, Kata-Kata Shin Tae-yong di Ruang Ganti Dibongkar Rizky Ridho

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkap instruksi khusus Shin Tae-yong yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Macan Kemayoran melakukan comeback atas Persik Kediri.
Empat Atlet Para Balap Sepeda Indonesia Terbang ke Belanda, Bidik Poin Paralimpiade 2028

Empat Atlet Para Balap Sepeda Indonesia Terbang ke Belanda, Bidik Poin Paralimpiade 2028

Sebanyak empat atlet para balap sepeda Indonesia langsung bertolak ke Belanda setelah menyelesaikan perjuangan di Asian Para Games 2026 di Jepang. Keempat atlet tersebut akan unjuk gigi di UCI Para-cycling Track World Championships 2026.
Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Kasus pembunuhan istri siri di madiun menuai perhatian publik. Sejauh ini, kepolisian Jawa Timur masih mendalami motif tersangka yang kini telah diamankan.
tvOne Hadirkan Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045

tvOne Hadirkan Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045

tvOne menggelar Program Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, dengan menghadirkan pemerintah daerah, BUMN/BUMD, sektor swasta, dan tokoh publik yang mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Rizky Billar Tak Kuasa Tahan Air Mata saat Tukul Arwana Tak Mengenalinya

Rizky Billar Tak Kuasa Tahan Air Mata saat Tukul Arwana Tak Mengenalinya

Rizky Billar tak kuasa menahan air mata saat berkunjung ke rumah Tukul Arwana dan sang komedian tak mengenalinya.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT