Kesaksian Ketua RT saat DBM Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun Sembunyi di Rumah Dukun Jombang, Sempat Ikut Yasinan
- tvOneNews
Kebanyakan warga dari desa lain juga mengunjungi padepokan di dekat area gubuk tersebut. Untuk bagian gubuk, biasanya menjadi wadah bagi para tamu yang beristirahat.
Ia menambahkan, selama ini tidak terlihat hal-hal yang mencurigakan dari para pengunjung. Kondisi tersebut pun selalu berjalan damai dan lancar.
"Sejak kedatangan orang Madiun itu, kok ada banyak pemberitaan yang nyeleneh. Saya saat itu masih enggak tahu dan nggak ngerti," katanya.
Ia mulanya hanya menganggap DBM sebagai orang baik. Pasalnya, pelaku pembunuhan tersebut sangat rajin mengikuti kegiatan yasinan dan shalat berjamaah.
Ia menambahkan, kedatangan DBM juga dianggap karena ingin mencari ilmu. Alih-alih dikenal sebagai orang baik, ternyata pria tersebut merupakan buronan polisi.
"Warga desa makanya tidak tahu sama sekali, tetangga juga enggak tahu kalau dia buronan. Saya kira awalnya mencari ilmu, mencari pengalaman walaupun saya kecewa tidak ada laporan ke RT," jelasnya.
Detik-detik Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak Ditangkap
Ia mengungkapkan momen saat dirinya dan warga dusun melihat keramaian di sekitar gubuk tersebut. Pasalnya, ada banyak polisi melalui tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan kepolisian setempat yang berkumpul pada Sabtu, 25 Oktober 2026 malam.
Situasi keramaian tersebut membuat seluruh warga dusun kaget. Mereka baru mengetahui adanya pemberitaan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh pria tersebut di Madiun.
"Mereka kaget dan banyak bertanya, 'ada apa? Ada apa?'. Ya itu kita tahu-tahunya ada berita di Madiun dan pria itu langsung dibawa polisi di jam sekian," pungkasnya.
(hap)
Load more