News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abrasi di Pesisir Gresik Ekstrem, Capai 5 Kilometer dalam 15 Tahun

Banjir rob yang menerjang di berbagai wilayah di Gresik berdampak besar.Banjir akibatkan jebolnya ratusan hektar area tambak, dan permukiman warga tergenang.
Jumat, 17 Juni 2022 - 07:28 WIB
Banjir rob rendam area tambak warga Gresik Utara
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur - Bencana banjir rob yang menerjang di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik berdampak besar. Banjir mengakibatkan jebolnya ratusan hektar area tambak ikan siap panen, dan permukiman warga tergenang. Bahkan berdasarkan studi di tahun 2017, laju abrasi di Gresik terbilang ekstrem, yakni mencapai 5,15 km2 dalam 15 tahun terakhir, atau setara 0,34km2/tahun.

Adanya abrasi ekstrem ini diutarakan Pemerhati Lingkungan Perairan Gresik Dr. Farikhah, ketika menanggapi banyaknya tambak ikan petani yang jebol di wilayah Pulau Mengare dan Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Farikhah, banjir rob (pasang air laut) sebetulnya merupakan peristiwa alam, yaitu naiknya muka air laut masuk ke daratan yang diakibatkan gaya pasang surut air laut.

"Beberapa pekan lalu terjadi rob dengan kekuatan hebat, sehingga menyapu wilayah di sepanjang garis pantai utara, seperti di Tuban, Ujungpangkah hingga Pulau Mengare,” kata Farikhah, Kamis (16/6).

Ketua Program Studi Budidaya Perikanan Universitas Muhammadiyah Gresik itu menambahkan, rob yang sekarang tampak lebih hebat dan merusak. Hal ini lantaran kurang adanya tanaman penahan banjir rob sehingga terjadi abrasi.

“Beberapa titik yang saya lihat karena kurangnya tanaman penahan seperti mangrove,” jelasnya.

Di Gresik, kata Farikhah, abrasi selalu beriringan dengan akresi atau penambahan garis pantai akibat sedimentasi atau oleh orang daerah sini disebut sebagai tanah oloran.

"Luasannya juga luar biasa. Sering juga masyarakat lokal menggunakan tanah 'Oloran' tersebut menjadi tambak,” ungkapnya.

Tak hanya itu, berdasarkan wawancara terhadap ribuan petambak di Kabupaten Gresik dan Lamongan ditemukan fenomena kenaikan air laut setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua petambak merasa bahwa muka air laut mereka rasakan semakin tinggi dari tahun ke tahun. Kami mewawancarai 450an petambak tradisional di Gresik dan 1066 orang petambak lamongan pada tahun 2021 dan 2022, hampir 100% mereka merasakan hal sama, yakni muka air laut semakin meninggi," tegasnya.

Dalam sebuah video di channel Youtube Watchdoc Dokumentary yang berjudul ‘TENGGELAM DALAM DIAM' yang tayang pada 27 Maret 2021, dikatakan bahwa di Pulau Mengare ada sekitar 32 ribu hektar tambak yang diperkirakan menghasilkan bandeng 40 ribu ton per tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bagaimana Cara Cek Bansos PKH Tahap 4 Oktober 2026 Lewat HP? Cukup Pakai NIK KTP

Bagaimana Cara Cek Bansos PKH Tahap 4 Oktober 2026 Lewat HP? Cukup Pakai NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 Oktober 2026 lewat HP cukup pakai NIK KTP. Simak panduan situs dan aplikasi Cek Bansos, jadwal pencairan, serta solusi jika nama tidak terdaftar.
I.League Beberkan Mekanisme 3 Pemain Asing di League Cup, Tim Super League Ternyata Bisa Gonta-ganti dengan Syarat

I.League Beberkan Mekanisme 3 Pemain Asing di League Cup, Tim Super League Ternyata Bisa Gonta-ganti dengan Syarat

I.League menetapkan batas tiga pemain asing di League Cup 2026/2027. Klub boleh mengganti nama yang didaftarkan pada periode pendaftaran kedua Januari 2027.
Minola Sebayang Luruskan soal Harta Gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Penjelasannya

Minola Sebayang Luruskan soal Harta Gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, Ini Penjelasannya

Minola Sebayang menjelaskan harta gono-gini Ruben Onsu dan Sarwendah, termasuk status rumah Cilandak, Rempoa, serta tawaran vila Sukabumi.
Wamenhaj Imbau Calon Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit di Tengah Konflik Timur Tengah

Wamenhaj Imbau Calon Jemaah Umrah Tidak Menggunakan Maskapai Transit di Tengah Konflik Timur Tengah

Kemenhaj juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memantau perkembangan situasi. Tujuannya melindungi calon jemaah umrah.
KPK Kembali Periksa Sestama BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana

KPK Kembali Periksa Sestama BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dugaan kasus dana siap pakai (DSP) kebencanaan di BNPB. Dalam menggali
Ferrari Wujudkan Reuni Mercedes di F1 2026, Lewis Hamilton Kembali Bekerja Sama dengan Sosok Penting di Silver Arrows

Ferrari Wujudkan Reuni Mercedes di F1 2026, Lewis Hamilton Kembali Bekerja Sama dengan Sosok Penting di Silver Arrows

Demi meningkatkan performa tim di gelaran F1 2026 ini, Ferrari kembali mendatangkan sosok penting di penghujung musim.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Dirtipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Minyak Olahan Ilegal Pasokan Kontraktor Tambang di Sumsel

Dirtipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Minyak Olahan Ilegal Pasokan Kontraktor Tambang di Sumsel

Minyak mentah ini diketahui secara ilegal atau tanpa izin diolah secara tradisional dengan cara dimasak hingga menghasilkan produk turunan berupa bensin, minyak tanah, dan solar, serta tanpa pengelolaan limbah B3. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT