GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh! Sedot APBD Hingga Rp8 Miliar, Pudak Galeri Gresik Kini Mati Suri

Meminta OPD terkait, Diskop, UKM dan Perindag serius mengelola Pudak Galeri untuk membangkitkan perekonomian rakyat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid19
Rabu, 6 Juli 2022 - 07:03 WIB
Kondisi Pudak Galeri yang sepi
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur - Upaya Pemkab Gresik membangkitkan ekonomi rakyat pasca pandemi salah satunya dengan membangun pusat produk unggulan dan aneka kuliner (Pudak Galeri), di Jalan Pahlawan, Gresik dinilai gagal. Pembangunan Pudak Galeri yang menyedot uang rakyat dari APBD Gresik sebesar Rp8 Miliar itu, kini jauh dari harapan. Kian sepinya pengunjung membuat para pedagang memilih hengkang dan hanya tersisa satu stand warung kopi di lantai 2.

Dianggap gagalnya program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui UMKM pudak galeri ini, menuai sorotan berbagai kalangan, salah satunya dari Siti Muafiyah, politikus PDI Perjuangan Gresik. Siti menyatakan sangat menyesalkan sepinya tempat untuk pemberdayaan usaha kecil seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai salah satu UMKM, saya sangat menyayangkan sepinya Pudak Galeri yang dibangun dengan dana APBD miliaran rupiah. Padahal, kalau tempat itu bisa dikelola dengan baik, bisa memberdayakan para pelaku usaha kecil, dan menggeliatkan ekonomi," ucap Siti pada awak media, Selasa (5/7).

Mantan anggota DPRD Gresik dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga mempertanyakan kondisi Pudak Galeri saat ini yang dianggapnya sangat memprihatinkan, "Pudak Galeri saat ini menjadi apa?”,cetusnya.

Menurutnya, keberadaan Pudak Galeri masih kalah dengan warung kopi (warkop) kekinian yang mulai bertebaran di Gresik. Meski warkop itu dipindah, namun masyarakat (pelanggan) tetap mencarinya, karena nyaman dengan pelayanannya.
"Contohnya warkop R. Meski pindah, tapi pelanggan tetap mencari, memburu kopinya. Berarti ada sesuatu yang membuat pelanggan, pecinta kopi terpikat, karena itu dimana pun warkop R pindah tetap dicari," ungkapnya.

Siti pun berharap ide pembangunan Pudak Galeri tidak seperti halnya petasan bantingan, "Ojo koyok mencon bantingan, nek punya ide. Jedar !.Buyar! jangan seperti petasan bantingan, kalau punya ide dor, buyar," cetusnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menyatakan, APBD Gresik yang tersedot untuk pembangunan Pudak Galeri dan gedung pertemuan cukup besar, "APBD kita yang tersedot untuk itu cukup besar, mencapai sekitar Rp8 miliar," ucapnya kepada awak media.

Untuk itu Nurhamim meminta kepada OPD terkait, Diskop, UKM dan Perindag agar serius dalam mengelola Pudak Galeri untuk membangkitkan perekonomian rakyat Gresik yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid- 19.

"Aset daerah berupa Pudak Galeri harus benar-benar diberdayakan untuk menberdayakan perekonomian masyarakat," tegasnya.

Plt. Kepala Diskop, UKM dan Perindag Gresik, Malahatul Farda kepada wartawan menyatakan, sepinya Pudak Galeri karena adanya beberapa faktor. Diantaranya beberapa tenant mengundurkan diri karena tidak ada yang menjaga standnya. 

"Kebanyakan mereka mundur dari Pudak Galeri karena sudah punya stand di tempat lain," ungkap Farda.

Namun demikian, kata Farda, Diskop yang memiliki wewenang terhadap Pudak Galeri terus melakukan upaya. Salah satunya untuk meramaikan Pudak Galeri adalah dengan adanya event-event baik dari Pemerintah Daerah maupun Perguruan Tinggi (PT) dan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Juga ada live musiknya untuk meramaikan. Soal UMKM,  tetap kita inventarisir  yang menempati dan kita lakukan evaluasi serta melibatkan dengan OPD terkait," terang Staf Ahli Bupati itu.

Ia lantas mencontohkan bentuk kerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Pariwisata," Dishub  terkait pengelolaan parkir, dan Dinas Pariwisata terkait peziarah, dan seterusnya," pungkasnya. (mhb/rey)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Longsor Tambang Rakyat di Sijunjung Telan 9 Korban Jiwa, Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi

Longsor Tambang Rakyat di Sijunjung Telan 9 Korban Jiwa, Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi

Longsor tambang rakyat di Sijunjung, Sumatera Barat menewaskan 9 warga. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai tertimbun.
700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

Sebanyak 700 personel polisi disiapkan untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5) malam.
Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes cadangan mati (camat) di Ajax setelah Jordi Cruijff dikabarkan mencari sosok kiper baru, dengan Ter Stegen hingga Mark Flekken masuk radar klub.
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kongres XV Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) akan memimpin langsung puncak perhelatan akbar bertajuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih. Parade budaya -
Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi itu merupakan anak pertama pasangan B-S (36) dan N-A (35) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT