GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naas, Berniat Terapi Renang Sembuhkan Penyakit Jantung, Seorang Guru SMP di Ngawi Ini Malah Tewas Tenggelam

Nasib naas dialami Titik Purwaningsih (47) seorang guru SMP di Kabupaten Ngawi yang tewas tenggelam saat mengikuti latihan berenang bersama teman dan instruktur
Senin, 25 Juli 2022 - 01:59 WIB
Kolam Renang Tempat Guru SMP Tewas Tenggelam
Sumber :
  • Miftakhul Erfan

Ngawi, Jawa Timur - Nasib naas dialami Titik Purwaningsih (47) seorang guru SMP, warga Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi yang tewas tenggelam saat mengikuti latihan berenang bersama teman dan instruktur renang di kolam renang Adess Poll di kota Ngawi, Minggu malam (24/7/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban saat tenggelam sempat diselamatkan dan mendapatkan pertolongan dari instruktur renang. Namun naas, saat korban di bawa ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju RSUD dr Soeroto Ngawi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban saat tenggelam sempat diselamatkan dan mendapatkan pertolongan dari instruktur renang. Namun naas, saat korban di bawa ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju RSUD dr Soeroto Ngawi. 

Menurut hasil keterangan yang berhasil di himpun AKP Suyadi, Kapolsek Ngawi, Korban memang latihan berenang untuk menjalankan terapi sakit jantung. Latihan renang ini juga sesuai rekomendasi dokter spesialis jantung yang menanganinya. 

"Awalnya korban ini ikut latihan renang untuk terapi menyembuhkan penyakit jantungnya, ini juga sesuai arahan dari dokter ahli jantung yang menanganinya,” ujar Suyadi usai melakukan olah TKP di kolam renang

Korban diketahui baru kali pertama ikut latihan renang, korban juga ditangani langsung oleh instruktur renang, namun saat baru masuk kolam renang badan korban langsung lemas dan tenggelam. 

"Korban sempat mendapat pertolongan dari pelatih renang, namun saat dilarikan ke rumah sakit, ternyata korban sudah meninggal sebelum sampai di rumah sakit, hasil penyelidikan kita korban meninggal akibat sakit, jantungnya kambuh.” Tambahnya. 

Selain melihat kondisi korban di UGD RSUD dr Soeroto Ngawi guna keperluan visum dan identifikasi, polisi juga mendatangi kolam renang Adess Pool di jalan Teuku umar di kelurahan Margomulyo Kecamatan Ngawi kota, guna melakukan olah tkp. 

Sementara itu, suami korban Agus Supriyanto (39) membenarkan bahwa istrinya memang sedang ikut latihan renang. Korban juga sempat mendapat pertolongan dan juga melihat korban masih bisa memuntahkan air sebelum dibawa ke rumah sakit. 

“Itu memang latihan renang dipinggir sambil pegangan tapi tau-tau sudah gak pegangan gitu lalu dievakuasi dinaikkan gitu. Korban masih hidup masih muntah juga kok,” terang Agus di UGD RSUD dr Soeroto Ngawi. 

Dari hasil pemeriksaan polisi bersama tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau mencurigakan pada tubuh korban. Sehingga korban dipastikan meninggal akibat serangan jantung saat berenang.

Selanjutnya jenazah korban oleh polisi diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan segera dimakamkan. Kasus tenggelamnya korban ini telah ditangani oleh petugas kepolisian dari Polsek Ngawi Kota. (men/ade)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT