GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup BUkti, Pria Pelaku Perampasan Motor di Pacitan, Dibebaskan

seorang pria asal Sukoharjo, Jateng dihajar massa. Pria tersebut kedapatan melakukan perampasan motor milik warga yang melintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Pacitan
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:16 WIB
diduga lakukan penipuan dan perampasan, seorang pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah dihajar massa
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Seorang pria warga keturunan Tionghoa asal Sukoharjo, Jawa Tengah dihajar massa. Pria tersebut kedapatan merampas motor milik warga yang tengah melintas di Jalan Mayjen Sutoyo lingkungan Pojok, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan Kota,  Selasa (9/9).

Video amatir milik warga yang beredar memperlihatkan penangkapan seorang pria berkacamata yang digelandang hingga dihajar massa, setelah terjatuh dari motor yang dirampasnya.
 
Cendro Siswanto (44) ditangkap warga karena diduga melakukan penipuan dan perampasan sepeda motor milik warga yang sedang melintas di lokasi kejadian.
 
Berdasarkan keterangan saksi, pria tersebut awalnya menawarkan produk minuman serbuk ke warga dengan harga satu juta delapan ratus ribu rupiah. Pelaku datang menggunakan mobil seorang diri. Namun saat ditanya warga, pria tersebut justru kabur meninggalkan mobilnya dan merampas motor milik warga yang sedang melintas, lalu dibawa kabur.
 
"Kebetulan kios daging itu yang jaga saya dan adik. Pria itu datang dan bilang kalau ada pesanan untuk owner harganya 1,8 juta rupiah. Karena saya tidak merasa memesan, saya telepon dulu pemilik usaha tempat saya bekerja ini. Ketika sedang menelpon bos saya, orang itu langsung kabur dan merampas motor yang melintas. Tahu ada perampasan, warga langsung berdatangan hingga mengejar pelaku dan pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa sebelum diamankan oleh pihak kepolisian," terang Vira (38), penjaga kios.
 
Pelaku sempat diamankan di Mapolres Pacitan untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil proses penyidikan, pria keturunan Tionghoa tidak cukup bukti melakukan tindak pidana penipuan dan perampasan sepeda motor.
 
Kasatreskrim Polres Pacitan, Iptu Andreas Hekso Soepriyo membenarkan adanya peristiwa itu di Kecamatan Pacitan. Pelaku beserta barang bukti berupa jahe instan, lem kini juga sudah diamankan di Mapolres Pacitan.
 
"Jadi, orang itu datang ke toko milik warga terus menawarkan barang dagangan. Mungkin karena ketakutan dirinya kabur dengan menggunakan mobilnya. Motor yang tergeletak di jalan itu bukan hasil rampasan. Motor tersebut mau dipakai kabur tapi tidak jadi," terangnya.
 
Sementara itu, karena dari penyidikan tidak terbukti melakukan tindak pidana. Pria itu tidak ditahan. (asw/hen)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron

Trending

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT