News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluhkan Naiknya Harga BBM, Nelayan di Muncar Banyuwangi Memilih tak Melaut

Dampak naiknya harga BBM paling dirasakan para nelayan di pesisir Muncar, Banyuwangi. Biaya melaut melonjak, sedangkan tangkapan ikan cenderung sepi
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 9 September 2022 - 08:44 WIB
Deretan perahu nelayan di Muncar, Banyuwangi
Sumber :
  • Happy Oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Dampak naiknya harga BBM paling dirasakan para nelayan di pesisir Muncar, Banyuwangi. Biaya melaut melonjak, sedangkan tangkapan ikan cenderung sepi. Tak sedikit yang memilih libur melaut. 

"Dahulu, kita sudah bisa dapat ikan hanya dengan melaut sekitar 1 mil. Sekarang, minimal 5 mil. Tentunya, biaya operasional bertambah dengan naiknya harga BBM," keluh Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi, Hasan Basri, Jumat (9/9/2022) pagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hasil tangkapan ikan nelayan di Muncar cenderung turun dalam beberapa dekade terakhir. Penyebabnya, diduga terganggunya ekosistem laut. Sehingga, ikan banyak berkurang. Imbasnya, nelayan harus melaut lebih jauh lagi. 

Selama ini, nelayan menggunakan perahu 5000 GT dengan konsumsi BBM minimal 45 liter. Padahal, hasil tangkapan ikan tidak bisa dipastikan. Tak jarang, nelayan justru merugi.

"Terkadang, kita pulang dengan tangan kosong. Padahal, sudah keluar biaya BBM dan operasional," keluhnya lagi. 

Pihaknya berharap, pemerintah bisa membatalkan kenaikan harga BBM ini. Sebab, harga solar yang tinggi akan memperburuk nasib nelayan. Naiknya harga solar yang melebihi Rp1000 per liter cukup memukul pendapatan nelayan. 

"Naik seribu rupiah saja sudah terasa bagi nelayan. Lha ini hampir dua ribu kenaikannya, ini menyengsarakan," tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama libur melaut, nelayan memilih memperbaiki peralatan perahu. Mereka belum memastikan sampai kapan akan libur.

"Ya menunggu ada modal, karena BBM tidak bisa utang," kata Mansur, salah satu nelayan di Muncar. (hoa/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub, Kasus Suap Proyek Rel Kian Melebar

KPK Periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub, Kasus Suap Proyek Rel Kian Melebar

KPK periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub terkait kasus suap proyek rel DJKA, jumlah tersangka capai 21 dan libatkan korporasi.
Kabar Baik untuk Warga Jakarta! Naik MRT, TransJ hingga LRT Jakarta Besok Gratis

Kabar Baik untuk Warga Jakarta! Naik MRT, TransJ hingga LRT Jakarta Besok Gratis

Ia menegaskan, fasilitas gratis ini diberikan sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat sekaligus ajakan untuk memanfaatkan transportasi publik
Kemenhaj Lumajang Terima Aduan Dugaan Penipuan Percepatan Berangkat Haji, Segini Kerugian Korban

Kemenhaj Lumajang Terima Aduan Dugaan Penipuan Percepatan Berangkat Haji, Segini Kerugian Korban

Kasus penipuan berkedok percepatan ibadah haji mulai bermunculan di Lumajang. Kemenhaj Lumajang, bahkan telah menerima dua laporan dari warga korban penipuan.
RUPS 2026 Astra International Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

RUPS 2026 Astra International Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

PT Astra International Tbk. (ASII) gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini. Rapat mengumumkan adanya perombakan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Temui Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diejek Siswa, KDM Lakukan Sidak ke Sekolah

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Temui Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diejek Siswa, KDM Lakukan Sidak ke Sekolah

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi temui Guru SMAN 1 Purwakarta, Bu Atun yang diejek siswa. Kang Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke sekolah bertemu para siswa
Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru

Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru

Nasib pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terancam berada di ujung tanduk. Kariernya bersama Bangkok United diselimuti tanda tanya usai kehadiran bek Korea.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT