News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gudang Lampu di Surabaya Ludes Terbakar, 22 Unit Mobil PMK Dikerahkan Padamkan Api

Kebakaran terjadi di sebuah gudang lampu di Jalan Kalianak Barat 51 D, Surabaya. 22 unit mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan api.
Jumat, 9 September 2022 - 17:19 WIB
Gudang lampu di Jalan Kalianak Barat Surabaya terbakar
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Sebuah gudang lampu di Jalan Kalianak Barat 51 D, Surabaya, terbakar, Jumat (9/9). Asap hitam membumbung tinggi terlihat dari berbagai lokasi, hingga exit tol Margomulyo. Sedikitnya 22 unit mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan api.

“Iya sudah ada 22 unit mobil PMK yang mengupayakan pemadaman,” ujar Romi petugas Command Center Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api di gudang lampu Jalan Kalianak Barat 51 D Surabaya. Hingga pukul 13.00 WIB lebih, asap hitam masih membumbung tinggi di atas bangunan. Menurut keterangan salah satu anggota pemadam kebakaran, penyebab api belum padam karena petugas kesulitan mendapat sumber air.

“Masih cari sumber air, gotnya nggak jalan semua. Api jadi masih nyala,” kata salah satu petugas PMK Surabaya saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran.

Selain kesulitan mencari sumber air, lokasi kebakaran juga tidak bisa disterilisasi. Pasalnya banyak warga sekitar dan anak-anak kecil menyaksikan pemadaman dari depan gudang. Petugas beberapa kali meminta jalan kepada warga yang menonton agar bisa melintas.

Terlihat pula beberapa unit sepeda motor masih terus bergantian dikeluarkan dari parkiran gudang, karena diduga pemilik kendaraan belum mengetahui. Termasuk beberapa motor diangkat bersama-sama karena dalam keadaan terkunci setir. 

Sementara menurut Zainal, salah satu pegawai yang bekerja di gudang tersebut menjelaskan, api berasal dari ruangan yang digunakan untuk mencharge lampu. Api begitu cepat menyambar ke ruangan lainnya termasuk yang dipakai untuk kantor. Ia menduga api merambat dengan cepat karena banyaknya material kardus yang digunakan untuk menyimpan lampu yang mudah terbakar.

“Tadi dari ruangan samping situ (tempat mencharge lampu) terus sekarang sampai ke bagian kantornya yang depan,” kata Zainal.

Untuk penyebab kebakaran, Zainal tidak mengetahui dengan pasti. Pria ini melanjutkan, saat kebakaran terjadi mayoritas pegawai sedang melaksanakan shalat Jumat di masjid, sehingga saat kembali sekitar pukul 12.15 WIB kobaran api sudah membesar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pegawai shalat semua, rata-rata cuma ada beberapa yang di kantor,” timpalnya.

Salah satu saksi mata kebakaran gudang lampu di Jalan Kalianak Barat 51D Kota Surabaya menyebut sempat mendengar suara ledakan dari salah satu ruangan di sisi samping gudang.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blitar resmi mengamankan Rasipan (44), warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.
Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT