News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Kerajaan Majapahit, 14 Tahun Ditemukan, Situs Watesumpak Mojokerto Baru Bisa Diekskavasi

Situs Watesumpak yang ditemukan warga sekitar 14 tahun yang lalu akhirnya di ekskavasi tim arkeolog dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.
Rabu, 21 September 2022 - 14:31 WIB
Situs Watesumpak itu mulai dari artefak genting, ukel dan bumbungan atap hingga struktur dinding
Sumber :
  • tvOne - ika nurulla

Mojokerto, Jawa Timur - Situs Watesumpak yang ditemukan warga sekitar 14 tahun yang lalu akhirnya diekskavasi tim arkeolog dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Menginjak hari ke empat, ekskavasi tahap 1 situs yang ada di Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Mojokerto ini menuai hasil.

Arkeolog BPCB Jatim mendapati sejumlah temuan pada situs Watesumpak itu mulai dari artefak genting, ukel dan bumbungan atap hingga struktur dinding. Meski begitu BPCB Jatim belum bisa memastikan potensi arkeologis pada situs yang ada di tengah lahan persawahan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditemukan warga sekitar tahun 2008-2009. Baru kali ini kita coba untuk mengupas seperti apa potensi arkeologis yang ada di situs Watesumpak ini. Kami upayakan bagaimana potensi-potensi yang belum sempat kita kerjakan untuk upaya pelestarian. Karena wilayah ini berkaitan dengan kawasan cagar budaya tingkat nasional," kata Koordinator Tim Ekskavasi Situs Watesumpak Vidi Susanto, Selasa, (20/9).

Ekskavasi tahap 1 situs Watesumpak ini tim arkeolog BPCB Jawa Timur memfokuskan di area gundukan tanah seluas 20x20 meter persegi. Pengalian situs Watesumpak digelar selama 10 hari kerja, yaitu tanggal 17 hingga 26 September 2022.

"Sekitar 20x20 meter persegi ini dari gumukan saja. Kita lihat potensinya dulu karena yang kita fokuskan saat ini berkaitan dengan adanya temuan pada tahun 2008 yang selama ini kita duga itu adalah candi," ujar Vidi.

Hari ke empat ekskavasi tahap 1 ini tim arkeolog menemukan artefak berupa genting, ukel dan bumbungan atap. Selain itu juga menampakkan struktur memanjang dari barat ke timur. Baik di sisi utara maupun di sisi barat situs Watesumpak.

"Strukturnya ini memanjang dari timur ke barat. Kalau sisi selatan panjangnya 10 meter. Stuktur sisi utara belum bisa kita hitung, tapi yang utara kita temukan pilar," tegasnya.

Menurut Vidi, teknik penyusunan bata merah pada bangunan situs Watesumpak ini berbeda dengan struktur umpak di sisi barat. Jika struktur umpak menggunakan teknik gosok, struktur seperti dinding ini menggunakan teknik spasi.

"Dari struktur juga kita lihat ada pola struktur yang berbeda, artinya dari sistem pengerjaan itu ada yang sistem kosot (gosok) lalu ada sitem yang dia menggunakan spasi. Itu yang kita temukan di ekskavasi kali ini," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hipotesis situs Watesumpak ini menurut Vidi, merupakan bangunan profan yang mengarah ke bekas permukiman. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya temuan pecahan genting, bubungan atau puncak atap bangunan, dan ukel atau hiasan atap bangunan.

"Dugaan awal candi, tetapi dengan kita lakukan ekskavasi kali ini kita belum berani mengatakan bahwa ini bangunan suci. Karena temuan-temuan yang mengarah ke bangunan suci belum bisa kita dapatkan. Hanya saja temuan serta yang cukup beragam disini lebih cenderung ke bangunan yang sifatnya plafon karena kita menemukan genting yang cukup banyak kuantitasnya. Selain itu kita juga menemukan bubungan atap, kemudian ukel yang biasanya digunakan disudutan atap tumpang," tandasnya. (ikn/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT