News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Gurih dan Renyah, Krupuk Rambak Cumi Khas Tuban, Mulai Diminati Warga

Kabupaten Tuban terkenal dengan hasil laut yang melimpah. Sri Kayati membuka usaha krupuk rambak cumi-cumi atau biasa disebut Squid.
Minggu, 25 September 2022 - 14:00 WIB
squid, krupuk rambak cumi-cumi khas Tuban
Sumber :
  • Tim tvone - hartono

Tuban, Jawa Timur - Kabupaten Tuban terkenal dengan hasil laut yang melimpah. Nampaknya peluang ini tidak disia- siakan Sri Kayatin (50), warga Desa Dawung, Kecamatan Palang, Tuban. Berbekal semangat dan kerja keras, ibu dua anak ini mencoba membuka usaha inovasi beraneka camilan berbahan hasil laut. Salah satunya adalah krupuk rambak cumi-cumi atau biasa disebut Squid.

Pada umumnya krupuk rambak dibuat dari kulit sapi atau kulit kerbau, namun krupuk rambak Squid ini sesuai namanya dibuat dari bagian tubuh cumi-cumi yaitu kulitnya. Meski demikian, rasa rambak Squid tak kalah lezat dengan pendahulunya yakni rambak kulit sapi atau kerbau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pengolahannyapun tidak terlalu rumit. Kulit cumi-cumi yang terkumpul diberi bumbu racikan, setelah bumbu meresap, kulit cumi dikeringkan di bawah terik sinar matahari. Setelah kering, kulit cumi digoreng menggunakan minyak panas, hingga mengembang dan teksturnya renyah.

Menurut para penikmat krupuk, rambak cumi-cumi ini dianggap lebih gurih dan renyah dibanding krupuk kulit sapi atau kerbau.

“Kalau dibanding dengan krupuk rambak lainya, Squid (krupuk cumi-red) ini, teksturnya lebih gurih dan lebih renyah,” ujar Rokhim, penikmat krupuk asal kota Tuban.

“Meski aroma seafoodnya masih kuat terasa, namun krupuk ini tidak amis,” imbuhnya.

Selain itu rambak cumi ini memiliki tekstur lembut, sehingga saat dimakan tidak serik di tenggorokan seperti krupuk rambak kulit sapi atau kerbau.

Menurut Sri Kayatin, pembuat krupuk rambak squid ini, mengaku terinspirasi dari keberadaan pabrik pengolahan cumi-cumi di desa tetangga. Pabrik hanya mengambil daging cumi-cumi, sementara kulitnya dibuang menjadi limbah. Berbekal kemampuan memasak, Sri Kayatin mencoba mengolahnya menjadi camilan.

Sejak dipasarkan, permintaan rambak squid terus meningkat. Namun minimnya tenaga serta bahan kulit cumi, membuat Sri Kayatin harus membatasi pesanan hanya 50 bungkus per minggu. Harga yang dipatok adalah Rp17 ribu, untuk kemasan premium dan Rp15 ribu untuk kemasan biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami terpaksa membatasi jumlah pesanan, karena sulit bahan bakunya,” ungkap Sri Kayatin, pembuat krupuk rambak cumi.

Selain membuat krupuk rambak squid, Sri Kayatin juga memproduksi berbagai macam camilan lain. Diantaranya rengginang cumi-cumi, rempeyek cumi-cumi, krupuk cumi-cumi, serta aneka camilan berbahan hasil laut. Kini produk Sri Kayatin tersebut bisa ditemui di swalayan, pusat oleh-oleh dan perhotelan di Kabupaten Tuban. (htn/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang bagaimana suasana di alam kubur yang jarang dibahas, sebagai pesan penting tentang menghadapi kematian.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Mbappe Terus Dikritik Publik! Didier Deschamps Berani Pasang Badan soal Kondisi Sebenarnya

Mbappe Terus Dikritik Publik! Didier Deschamps Berani Pasang Badan soal Kondisi Sebenarnya

Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps angkat bicara untuk membela Kylian Mbappe yang belakangan menjadi sasaran kritik.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT