News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah Bersaing, Pemdes Tulungrejo Berencana Benahi Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Talun Batu

Kalah bersaing dengan tempat wisata alam lainnya, Pemerintah Desa Tulungrejo, berencana akan mengembangkan kawasan wana wisata Coban Talun
Rabu, 21 Desember 2022 - 18:12 WIB
Pemdes Tulungrejo akan benahi kawasan wana wisata Coban Talun
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Batu, Jawa Timur - Kalah bersaing dengan tempat wisata alam lainnya, Pemerintah Desa Tulungrejo, berencana akan mengembangkan kawasan wana wisata Coban Talun. Selain menyiapkan investor lokal, juga menyiapkan perencanaan konsep dan anggaran untuk membenahi air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 50 sampai 60 meter itu. Hal ini disampaikan Kepala Desa Tulungrejo Suliyono, saat ditemui tvonenews.com di ruang kerjanya, Rabu (21/12).

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono menjelaskan, rencananya ada beberapa hal yang akan dibenahi, seperti taman bunga, permainan anak-anak, pasar wisata, wahana dan memperluas lahan parkiran, hingga menambahkan fasilitas air hangat pada toilet-toilet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konsepnya, tetap wisata alam dan tidak akan merubah apapun, hanya melengkapi saja supaya minat masyarakat berkunjung lebih tinggi," kata Suliono.

Menurut Suliyono, urgensi dari pembenahan kawasan Coban Talun karena sudah kalah bersaing dengan wisata air terjun lainnya. Anggaran sebesar Rp5 miliar selama tiga tahun akan dipersiapkan dari APBDes dan investor lokal.

"Di sekitar Batu ini sudah banyak wisata alam yang kondisinya lebih baik, seperti Coban Rondo, Coban Rais dan pemandian air hangat Cangar yang memiliki fasilitas lebih, sehingga lebih baik kami juga meningkatkan pelayanan kepada wisatawan," ujarnya.

Terkait kunjungan wisatawan di wana wisata air terjun Coban Talun menurut Supervisor Site Coban Talun, Sugeng Priyanto, untuk saat ini rata-rata pengunjung yang datang di hari kerja sekitar 100 orang setiap harinya. Sedangkan saat akhir pekan pada Sabtu dan Minggu bisa mencapai 400 orang setiap harinya.

Pengunjung yang datang saat ini masih didominasi dari wilayah Malang Raya, dan daerah Jawa Timur lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang meningkat dibandingkan dua tahun pandemi Covid-19 lalu, tapi belum signifikan masih sekitar 10 sampai 20 persen. Harapannya dengan rencana akan dilakukan pembenahan tersebut bisa bersaing dengan wana wisata lain, sehingga tingkat kunjungan wisata juga bersaing," jelas Sugeng.

"Sejauh ini, kondisi kios-kios yang berada di pasar wisata juga masih sepi atau banyak penjual yang tutup. Dari sekitar lebih dari 20 kios hanya 50 persen yang buka," diakui Sugeng.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beda dari John Herdman, Kim Sang-sik Sudah Punya Rencana TC untuk Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Beda dari John Herdman, Kim Sang-sik Sudah Punya Rencana TC untuk Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Memiliki rencana untuk mengawinkan trofi Piala AFF dengan FIFA ASEAN Cup, pelatih Vietnam Kim Sang-sik pun telah lebih dahulu mempersiapkan timnya.
Kasus Peredaran SGD Palsu, Kuasa Hukum Sebut Terlapor Tolak Ajakan ke Singapura

Kasus Peredaran SGD Palsu, Kuasa Hukum Sebut Terlapor Tolak Ajakan ke Singapura

Kasus dugaan uang palsu pecahan 10.000 Dolar Singapura (SGD) eeus berlanjut dengan sejumlah perkembangan barunya.
Mengapa Persib Tak Boleh Pakai SJH sedangkan Persija Bisa Gunakan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup? Ini Alasan PSSI

Mengapa Persib Tak Boleh Pakai SJH sedangkan Persija Bisa Gunakan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup? Ini Alasan PSSI

PSSI mengungkap alasan Persib tak bisa memakai SJH saat lawan PSM, sedangkan Persija dapat menggunakan GBK untuk menghadapi Persib di Super League 2026/2027.
BNN Imbau Garuda Indonesia Perketat Larangan Rokok Elektrik, Waspada Peredaran Narkotika Cair

BNN Imbau Garuda Indonesia Perketat Larangan Rokok Elektrik, Waspada Peredaran Narkotika Cair

BNN mengimbau Garuda Indonesia melarang penggunaan vape atau rokok elektrik di lingkungan perusahaan. BNN menyoroti ancaman narkotika cair melalui rokok elektrik.
Kehilangan Tempat di KTM, Brad Binder Akhirnya Putuskan Gabung BMW dan Menyebrang ke WorldSBK Musim Depan

Kehilangan Tempat di KTM, Brad Binder Akhirnya Putuskan Gabung BMW dan Menyebrang ke WorldSBK Musim Depan

Brad Binder dipastikan meninggalkan MotoGP setelah BMW mengumumkan kepindahannya ke tim pabrikan WorldSBK untuk musim 2027.
Fajar Sahrudin dan Pesan yang Tertinggal: Sinyal SOS, Donasi Rp40 Juta, dan Ulang Tahun yang Tak Lagi Dirayakan  

Fajar Sahrudin dan Pesan yang Tertinggal: Sinyal SOS, Donasi Rp40 Juta, dan Ulang Tahun yang Tak Lagi Dirayakan  

Kisah Fajar Sahrudin bermula dari penemuan jasad di GBK, pesan terjadwal di X, hingga donasi Rp40 juta. Hari ini, 10 September 2026, ia seharusnya genap

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT