GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Keluarga Tragedi Kanjuruhan Tuntut Kesejahteraan

uluhan keluarga korban tragedi kanjuruhan di Kota Malang, menuntut kesejahteraan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
Minggu, 5 Februari 2023 - 21:24 WIB
Puluhan keluarga korban tragedi kanjuruhan di Kota Malang menuntut kesejahteraan untuk keluarga yang ditinggalkan
Sumber :
  • Tim tvOne/Edy Cahyono

Malang, tvOnenews.com - Puluhan keluarga korban tragedi kanjuruhan di Kota Malang, menuntut kesejahteraan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Selain itu, keluarga korban kanjuruhan juga menolak aksi yang mengatasnamakan keluarga korban, karena proses hukum tragedi kanjuruhan sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu perwakilan keluarga korban, Hari Prasetiono mengatakan, seluruh keluarga korban saat ini prinsipnya mencari kedamaian setelah ditinggal oleh orang terkasih dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.

“Kita tidak mau rame lagi, jangan lagi mengatasnamakan korban lagi,”tegasnya.

Selanjutnya, mereka meminta agar keluarga korban tidak dijadikan tameng atau senjata dalam aksi yang bermuatan atas kepentingan golongan tertentu.

Kami tidak mau tahu kejadian kemarin (kericuhan), lanjutnya, jangan ada korban lagi. Tolong mereka mengerti, jangan kami dijadikan kambing hitam, semua tidak mau dijatuhkan pada korban,” 

Selain itu, Hari juga meminta kepada pemerintah daerah maupun pusat agar terus memperhatikan nasib keluarga yang ditinggalkan korban. Ia mengaku banyak anggota keluarga yang mengalami kesusahan ekonomi karena banyak beban pikiran.

“Intinya kita sama pemerintah tuntut kesejahteraan, tolong diperhatikan. Kami pikirannya masih gak karuan, tidak bisa kerja pikir anak cucu. Tolong pemerintah carikan pekerjaan mereka ini,” ujarnya.

Sementara untuk proses peradilan yang sedang berjalan, keluarga korban sudah menyerahkan sepenuhnya ke hukum yang berlaku.

“Untuk urusan hukum, sudah ada yang mengatur dan Tuhan juga sudah tahu. Kita enggak mau ramai lagi. Kita ikuti hukum yang telah berjalan ini, intinya jangan sampai mengatasnamakan korban. Kita sudah susah, jangan dibikin susah,” ungkap Hari.

Sementara itu perwakilan keluarga korban yang lain, Hanif mengaku tidak ada anggota keluarga korban yang mengikuti aksi pada Ahad (29/1/2023) di depan Kantor Arema FC.

“Kayak kemarin, mengatasnamakan 135 korban jadi ngikuti korban kanjuruhan sedangkan kita tidak merasa dalam aksi tersebut pada Minggu itu. Enggak ada keluarga korban. Kita fokus ke depan, untuk semua keluarga korban yaitu kesejahteraan, kesehatan semunya,” tambahnya.

Hal yang sama juga dirasakan Wiyono, ia merasa oknum yang mengatasnamakan keluarga korban malah tidak ada yang peduli. Ia bercerita sempat opname selama delapan hari, tapi ia justru banyak dibantu anggota polisi dan keluarga korban yang lain.

“Kemarin saya opname sampai 8 hari, itu tidak ada yang peduli kepada saya. Kecuali sesama keluarga korban yang hadir di sini. Bukan mereka yang mengatasnamakan keluarga korban,”keluh Wiyono.

Hal ini di ungkapan oleh 28 perwakilan keluarga korban kanjuruhan,saat  menggelar deklarasi bersama pasca insiden kericuhan pada minggu (29/1/2023) lalu.

Dalam deklarasi itu ada tiga poin yang dibacakan. Poin pertama adalah meminta agar tidak ada kesenjangan ekonomi dan kesehatan bagi keluarga korban.

Selanjutnya, mereka meminta agar keluarga korban tidak dijadikan tameng atau senjata dalam aksi yang bermuatan atas kepentingan golongan tertentu.

Poin terakhir, pihak keluarga meminta kesejahteraannya diperhatikan dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang ada. (eco/mii)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Jelang UFC 330, Islam Makhachev Remehkan Ian Machado Garry: Bukan Tantangan Terbesar Saya

Jelang UFC 330, Islam Makhachev Remehkan Ian Machado Garry: Bukan Tantangan Terbesar Saya

Islam Makhachev tampil percaya diri menjelang duel melawan Ian Machado Garry di UFC 330. Sang juara bahkan menilai Garry bukan tantangan terbesar dalam karier.
PLN Pulihkan Kelistrikan Bertahap Pascagempa Flores, 429 Gardu Sudah Kembali Menyala

PLN Pulihkan Kelistrikan Bertahap Pascagempa Flores, 429 Gardu Sudah Kembali Menyala

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan pascagempa bumi M7,7 di Laut Flores yang terjadi Sabtu (15/8) pukul 06.00 WITA.
4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Prabowo Mau Siswa SD Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing, Mendikdasmen Angkat Bicara

Prabowo Mau Siswa SD Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing, Mendikdasmen Angkat Bicara

Menurut Mu’ti, maksud dari pernyataan Prabowo adalah bahasa asing yang dipelajari di SD sebagai mata pelajaran wajib.
Sinergi PNM dan OJK Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas

Sinergi PNM dan OJK Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fokus alam mendampingi perempuan pengusaha ultra mikro di Aceh.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT