News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Warga Sampit Diduga Keracunan Kue Ipau Saat Berbuka Puasa

Dari hasil interview dokter IGD  dengan para pasien yang mengalami gejala keracunan, semuanya mengaku tiba-tiba mengalami diare sehabis mengkonsumsi kue Ipau,
Sabtu, 1 April 2023 - 06:33 WIB
Potongan Kue Ipau
Sumber :
  • Ilustrasi

Sampit, tvOnenews.com - Belasan warga di Kecamatan Baamang dan Kecamatan MB Ketapang Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, diduga mengalami keracunan kue ramadan yaitu kue Ipau, yang mereka nikmati saat berbuka puasa.

"Total ada 11 pasien yang kami tangani di IGD. Mereka datang waktunya tidak bersamaan, ada yang datang pada hari Rabu (29/3/2023), kemudian hari Kamis dan terakhir sore hari ini," terang Wakil Direktur RSUD Dr Murdjani Sampit, dr. Ahya Ridzkie, Jumat (31/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil interview dokter IGD  dengan para pasien yang mengalami gejala keracunan makanan tersebut, semuanya mengaku tiba-tiba mengalami diare sehabis mereka mengkonsumsi kue Ipau, terang Ahya.

Sementara itu, menurut pengakuan korban bernama Farida, yang ditemui dirumahnya di Jalan Delima 6, dirinya memakan kue khas ramadan itu setelah diberi tetangga pada Selasa malam lalu, dirinya menyantap kue itu pada saat berbuka puasa. Namun pada tengah malam gejala yang ia rasakan mulai dirasakan.

"Malamnya itu tengah malam itu mulai terasa sakit perut, sakitnya lebih daripada mau melahirkan, saya puluhan kali buang air besar dan muntah, tengorokan terrasa kering dan dada panas," katanya.

Ternyata rasa skit luar viasa yang dialaminya ini juga dirasakan oleh para tetangga juga mengonsumsi kue tersebut, termasuk para warga yang saat bertadarus di langgar dekat kediamannya.

"Ternyata warga di sini juga mengalami hal yang sama, termasuk yang memberi kue itu. Ternyata kue itu dibeli disebuah kedai kue yang terletak di Jalan Usman Harun, Baamang. Kisaran harganya dari 20 ribu rupiah hingga 23 ribu rupiah," bebernya.

Akibat keracunan makanan ini, Ia mengaku terpaksa tidak bisa memberikan asi kepada anaknya yang masih balita karena khawatir anaknya juga turut keracunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya berharap dinas terkait dan aparat dapat mengusut dan membuka fakta sebenarnya dibalik kejadian itu. Karena ia meyakini tidak sedikit yang menjadi korban gejala diduga keracunan itu.

"Semoga bisa cepat diungkap, kita juga sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Tidak menutup kemungkinan kita akan melapor," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Persija resmi mendatangkan striker baru, Ivan Mamut. Mantan bomber Timnas Kroasia itu langsung diharapkan menjadi penerus Marko Simic bersama Macan Kemayoran.
Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Singapura mendapat kesempatan menghadapi Brasil pada jeda internasional November. Laga tersebut menjadi bagian persiapan The Lions menuju Piala Asia 2027.
Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas selama wilayah terdampak kabut asap.
Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muliama, yakni Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Posisi rupiah itu menguat 16 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.552 pada perdagangan Rabu, 9 September 2026.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Berdasarkan data resmi per Jumat (11/9/2026) pukul 07.02 WIB, berikut adalah penjelasan peta persaingan di tangga klasemen sementara. Al Hilal masih di puncak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT