News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Keracunan Kue Ipau Bertambah Menjadi 33 Orang, 1 Korban Meninggal Dunia

Dari 33 korban keracunan kue Ipau, terdapat satu meninggal dunia. Sebagian besar korban sudah berangsur membaik dan mendapat perawatan di RSUD dr Murdjani.
Sabtu, 1 April 2023 - 11:22 WIB
Para korban keracunan wadai (kue) Ipau saat mendapat penanganan medis dari pihak RSUD Dr. Murdjani Sampit, Sabtu (1/4/2023)
Sumber :
  • Didi Syachwani

Sampit, tvOnenews.com - Jumlah warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang  diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap wadai (kue) ipau saat mereka berbuka puasa, terus bertambah hingga menjadi 33 orang, dan 1 orang diantaranya meninggal dunia.

"33 orang itu berdasarkan data korban yang dibawa ke rumah sakit (Dr. Murdjani Sampit) dan laporan langsung dari warga yang menjadi korban kue Ipau kepada kami," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Sabtu (1 April 2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskannya, warga yang menjadi korban tidak hanya berasal dari kecamatan sekitar kota saja yaitu kecamatan Baamang dan Mentaya Baru Ketapang, tapi juga warga di daerah pedalaman yakni kecamatan Kotabesi, Cempaga dan Antang Kalang.

"Mungkin kebetulan mereka sedang berada di Sampit dan membeli kue ipau tersebut di hari Rabu (29/3/2023) kemaren, sehingga mereka juga turut menjadi korban," kata Umar.

Para korbn tersebut membeli kue ipau tersebut disebuah rumah makan yang berada di Jalan Usman Harun, Sampit. Tapi ada juga korban yang membeli melalui online di rumah makan tersebut.

Dari 33 orang itu terdapat lima korban yang masih dibawah umur, dari umur 10 tahun,  11 tahun, 14 tahun, dan 16 tahun. Tapi dari puluhan korban itu sudah ada kondisi yang membaik dan masih ada yang mendapat perawatan medis di rumah sakit RSUD dr Murjani Sampit.

"Untuk korbannya sendiri terdiri dari berbagai macam latar belakang, mulai dari anggota Polri, PNS, pegawai BUMN hingga pelajar. Para korban juga mengalami gelaja serupa mulai dari diare, mual, muntah, demam, nyeri perut dan pusing," terang Umar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan satu diantaranya yang sempat dirawat di IGD RSUD dr Murjani meninggal dunia pada hari ini. Saat ini Dinas Kesehatan Kotim telah melakukan langkah pengambilan sampel sisa makanan dari pasien untuk diperiksa di Labkesda.

"Kemungkinan hasilnya nanti akan keluar sekitar 3 sampai 5 hari kedepan. Untuk sementara kami juga sudah meminta kepada pemilik warung yang bersangkutan untuk tidak menjual kue tersebut hingga hasil pemeriksaan keluar," pungkasnya. (dsi/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jakarta diprediksi mengalami kepadatan arus lalu lintas pada Rabu (28/10). 
Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, seluruh wilayah administratif DKI Jakarta pada hari ini Rabu 28 Oktober 2026 diguyur hujan ringan hingga sedang.
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Berikut ini merupakan jadwal KRL Commuter Line untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini, Rabu, 28 Oktober 2026 melansir dari aplikasi C-Access.
Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Dramaga memaksa Pemkab Bogor mengambil langkah tegas di sektor pendidikan. 
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 

Trending

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT