News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produksi Garam di Sumbawa Capai 6000 Ton per Tahun

Kabupaten Sumbawa, NTB, memproduksi garam beryodium, sebanyak 4000 sampai 6000 ton per tahun.
Rabu, 7 Juni 2023 - 06:13 WIB
Produksi Garam di Lokasi tambak garam Desa Labuan Kuris, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa.
Sumber :
  • Tim Tvone-Irwansyah

Sumbawa, tvOnenews.com - Kabupaten Sumbawa, NTB, memproduksi garam beryodium, sebanyak 4000 sampai 6000 ton per tahun. 

Dengan luas lahan potensial yang dimanfaatkan hingga saat ini mencapai sekitar 339,49 Ha, dengan jumlah 210 petambak," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat, Selasa (06/06/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, kelompok usaha garam rakyat (Kugar) di Sumbawa, terus dikembangkan dengan hasil produksi garam rakyat mencapai 4.000 - 6.000 ton pertahun.

Adapun kelompok usaha petani garam yang berjalan dengan hasil produksi dihasilkan setiap tahunnya diantaranya di lokasi Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, dengan luas lahan potensial 700 Ha dan telah dimanfaatkan seluas 224,7 Ha dengan hasil produksi garam mencapai 3.000 - 5.000 ton per tahunnya.

"Kemudian di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, dengan luas potensi lahan 550 Ha yang dimanfaatkan 28 Ha dengan hasil produksi 150 - 400 ton pertahun," katanya. 

Selanjutnya, Desa Labuhan Bajo, Kecamatan Utan , potensi lahan seluas 50 Ha yang dimanfaatkan 6,79 Ha dengan total produksi 90 - 200 ton per tahun. Desa Sepayung, Kecamatan Plampang memiliki potensi lahan Seluas 320 Ha yang dimanfaatkan 80 Ha dengan hasil produksi 1.500 ton per tahun.

"Aktivitas perikanan dan kelautan, baik itu kegiatan budidaya, penangkapan dan pengolahan serta pemasaran hasil perikanan memperlihatkan perkembangan yang cukup menggembirakan dalam menumbuhkan semangat wirausaha masyarakat," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan kelompok-kelompok pembudidaya, penangkapan dan pengolahan serta pemasaran hasil perikanan perlu diperkuat dengan kelembagaan yang baik untuk menjamin keberlangsungan dan kemandirian kelompok, sehingga kelembagaan kelompok kelautan dan Perikanan dapat menjadi kelompok wirausaha yang mandiri. (Irw/ask) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, seluruh wilayah administratif DKI Jakarta pada hari ini Rabu 28 Oktober 2026 diguyur hujan ringan hingga sedang.
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Berikut ini merupakan jadwal KRL Commuter Line untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini, Rabu, 28 Oktober 2026 melansir dari aplikasi C-Access.
Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Dramaga memaksa Pemkab Bogor mengambil langkah tegas di sektor pendidikan. 
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 
Dugaan Keracunan Massal Siswa di Dua Sekolah Bogor: Sampel Makanan Diteliti di Lab, Hasilnya Ditunggu

Dugaan Keracunan Massal Siswa di Dua Sekolah Bogor: Sampel Makanan Diteliti di Lab, Hasilnya Ditunggu

Pemerintah Kabupaten Bogor kini tengah menanti hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi ratusan siswa dua SMP di Dramaga. 

Trending

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT