GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Karhutla, Udara Kota Sampit Dinyatakan Tidak Sehat

Akibat Karhutla, udara di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dinyatakan tidak sehat bagi manusia, hewan dan tumbuhan.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 11:32 WIB
angka parameter kiritis dari stasiun Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kotim, yang menunjukan angka 101/PM 2,5
Sumber :
  • didi syahwani

Kotawaringin Timur, tvOnenews.com - Hari ini udara di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dinyatakan tidak sehat bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Hal tersebut berdasarkan angka parameter kiritis dari stasiun Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kotim, yang menunjukan angka 101/PM 2,5 atau berada pada warna kuning, akibat karhutla yang terus terjadi.

Sehari sebelumnya, yaitu pada Senin (28/8/2023), pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim, sebenarnya sudah mengeluarkan peringatan jika kwalitas udara di Sampit cenderung memburuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingatkan kepada semua pihak, khususnya warga untuk mempersiapkan masker. Pakai masker jika melakukan kegiatan diluar rumah," tegas Kepala DLH Kotim, Machmur, melalui kepala UPT Laboratorium Lingkungan Hidup Kotim, Dhody Wiriyanto.

Peringatan ini dikeluarkan DLH, mengingat grafik pencemaran udara dari stasiun ISPU DLH Kotim ada menunjukan trand kenaikan sejak seminggu terakhir ini.

"Kami akan segera memgkordinasikan ini dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan BPBD, agar bisa mengambil langkah yang tepat dan cepat, untuk mengatasi masalah ini, sebab kwalitas udara ini sangat pentiMuhammad Takbing bagi kesehatan masyarakat," katanya.

Sementara itu, sepanjang hari kemaren hingga malam hari, sedikitnya ada 10 titik lokasi karhutla disekitar wilayah perkotaan. Namun titik tersebut sebenarnya merupakan lahan sebelumnya yang sudah pernah terbakar tapi menyala kembali.

Lokasi lahan yang terbakar tersebut diantaranya, Jl. Pramuka, Jl. Bumi Raya, Perumahan Pandawa, Perumahan Wengga Metropolitan (WMP), Jl. MT. Haryono, Jl. Panglima Sudirman (belakang SPBU KM 2,5), Desa Eka Bahurui dan Jl. Kapten Mulyono. Bahkan untuk yang di Perumahan Pandawa kebakarannya berlangsung hingga malam tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itulah sulitnya pemadaman dilahan gambut, diatas permukaan api terlihat sudah padam, tapi didalam tanah kemungkinan masih ada bara api yang menyala. Karena kondisi lahan disini kering, maka setiap saat api akan kembali menyala," terang Kepala BPBD Kotim, Multazam K. Anwar

Sementara data terakhir karhutla dari Puadlops BPBD Kotim, hingga Senin (28/8/2023) kemarin, sejak ditetapkannya status siaga bencana bulan Mei lalu, luas lahan yang terbakar sudah mencapai 456,672 hektar lahan yang terbakar, atau seluas 478,602 hektar sejak awal tahun 2023 lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT