GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beraksi di 5 TKP, 2 Orang Komplotan Curanmor Dibekuk Buser Macam Mentaya

Tim Buser Macan Mentaya Satreskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim), mengungkap kasus curanmor 2 orang pelaku, yang telah beraksi di 5 tempat berbeda di Sampit
Kamis, 13 Januari 2022 - 09:13 WIB
Tersangka kasus curanmor Multazam dan M. Novan Rizki, saat menunjukan sepedamotor hasil curian mereka di Mapolres Kotim
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi

Kotawaringin Timur, Kalteng - Tim Buser Macan Mentaya Satreskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim), kembali mengungkap kasus curanmor dengan menangkap 2 orang pelaku, yang telah beraksi di 5 tempat berbeda di Sampit. Aksi penangkapan terhadap pelaku diawali dengan penyamaran yang dilakukan oleh salah seorang anggota buser, yang berpura-pura hendak membeli motor bodong kepada salah seorang pelaku bernama Multazam.

"Anggota kami kemudian membuat janji dengan pelaku untuk bertransaksi di sebuah tempat di wilayah Baamang Barat. Saat pelaku datang dengan mengendarai motor curiannya, anggota kami langsung meringkusnya," terang Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, Rabu (12/01/2022) sore kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pelaku Multazam, akhirnya terungkap jika dirinya selalu berkomplot dengan temannya bernama M. Novan Rizki, yang tinggal di wilayah Kabupaten Seruyan, tepatnya di Desa Telaga Pulang, Kecamatan Seruyan Raya.

Tanpa membuang waktu, tim Buser Macan Mentaya pun langsung bergerak saat itu juga ke tempat tinggal pelaku Novan Rizki, dan meringkus pelaku yang saat itu tengah tidur nyenyak di dalam kamar rumahnya.

"Kedua pelaku ini memang sudah lama menjadi TO, namun kami terkendala untuk menemukan alat bukti, sebab mereka selalu menjual sepeda motor hasil curiannya di wilayah pedalaman sana," terang Sarpani.

Selama ini, sambungnya, kedua pelaku yang sekarang sudah resmi berstatus sebagai tersangka ini, mengaku sudah 5 kali melakukan pencurian, yaitu empat kali di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan satu kali di wilayah Kecamatan Baamang.

Adapun modus yang digunakan pelaku yaitu dengan memanfaatkan kelengahan korban yang membiarkan kendaraannya berada di dalam rumah pada malam hari. 

Setelah itu mereka mengamati situasi di sekitar TKP, jika diyakini sudah cukup aman, salah seorang pelaku langsung beraksi melakukan eksekusi dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan alat kunci T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka beraksi sangat cepat, hanya dalam hitungan beberapa menit saja sudah berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban," katanya.

Untuk menghilangkan jejak, sebelum dijual sepeda motor curian tersebut terlebih dahulu mereka modifikasi dengan menutup body motor menggunakan stiker. Selanjutnya sepeda motor itu mereka jual ke wilayah perkebunan yang berada di pedalaman Kotim dengan harga murah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT