GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uji Publik Kurikulum Berbasis Cinta Diharapkan Perkuat Karakter Bangsa

Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Uji Publik Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah.
Rabu, 16 April 2025 - 16:51 WIB
Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Uji Publik Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Uji Publik Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah, yang berlangsung di Jakarta pada hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengembangan kurikulum yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dengan pendekatan berbasis cinta. Diharapkan, kurikulum ini dapat mengembalikan peserta didik pada fitrah mereka, yakni rasa cinta kepada bangsa, lingkungan, diri sendiri, dan sesama.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno, dalam sambutannya mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan uji publik yang kelima ini. “Kurikumum Berbasis Cinta ini bertujuan mengembalikan pendidikan agama kepada esensinya, yakni menumbuhkan cinta dalam diri setiap individu. Kita ingin anak-anak didik kita tumbuh dengan rasa cinta yang tulus terhadap bangsa, lingkungan, diri mereka sendiri, dan sesama,” ujar Suyitno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suyitno juga menekankan pentingnya menjauhkan kebencian dalam pendidikan dan menegaskan bahwa rasa cinta akan menciptakan kehidupan yang lebih harmonis. “Orang yang cinta tidak akan mudah menyalahkan orang lain. Jika kita mencintai bangsa dan lingkungan kita, kita tidak akan mudah mengeluh atau menyalahkan pihak lain. Cinta ini harus ditumbuhkan dalam setiap aspek kehidupan kita,” tambahnya.

Sementara itu, Nyayu, Direktur KSKk Madrasah, menyampaikan bahwa kegiatan uji publik ini merupakan bagian dari proses panjang yang dimulai sejak Januari 2025. Sebelumnya, uji publik telah dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi dengan melibatkan peserta dari kalangan guru, pengawas, kepala madrasah, serta berbagai ormas dan pihak terkait lainnya.

“Uji publik ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak agar kurikulum yang dikembangkan tidak hanya relevan, tetapi juga dapat diimplementasikan dengan baik. KBC ini bukanlah kurikulum baru, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang ada dengan menambahkan nilai-nilai cinta dalam setiap unsur pembelajaran,” kata Nyayu.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Yudi Latif, Prof. Fasli Jalal, Prof. Moh. Nuh, Alissa Wahid, serta narasumber internasional, termasuk Profesor Eva, seorang guru besar dari ANU Canberra, Australia. Dalam kesempatan ini, Prof. Yudi Latif menyatakan, “Pendidikan berbasis cinta adalah pendidikan yang menumbuhkan empati, kesadaran sosial, dan saling pengertian. Jika setiap individu dipenuhi dengan cinta dalam proses belajarnya, mereka tidak hanya akan menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam bertindak dan berpikir.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Bumi dan Langit, Timnas Italia Unggul Telak atas Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Bak Bumi dan Langit, Timnas Italia Unggul Telak atas Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Perbedaan di antara Timnas Italia dan Bosnia dan Herzegovina begitu besar. Tak ayal jika Gli Azzurri menjadi unggulan jelang duel di final playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Gagal Naik Podium di F1 GP Jepang 2026, George Russell Sebut Dirinya Bisa Menang di Sirkuit Suzuka Jika Saja...

Gagal Naik Podium di F1 GP Jepang 2026, George Russell Sebut Dirinya Bisa Menang di Sirkuit Suzuka Jika Saja...

Pembalap tim mercedes, George Russell nampaknya masih kecewa dengan kegagalannya naik podium di F1 Gp Jepang akhir pekan kemarin.
Sepak Terjang Dony Tri Pamungkas, Wonderkid Persija Gemilang di FIFA Series 2026 Buka Jalan ke Eropa

Sepak Terjang Dony Tri Pamungkas, Wonderkid Persija Gemilang di FIFA Series 2026 Buka Jalan ke Eropa

Dony Tri Pamungkas bersinar di FIFA Series 2026 dan dipuji Calvin Verdonk. Wonderkid Persija ini digadang-gadang berpeluang menembus klub Eropa.
Motif Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Bekasi

Motif Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Bekasi

Polisi mengungkap motif dua karyawan ayam geprek berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap rekannya berinisial AH, di dalam freezer kios ayam geprek, kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, kok Banyak yang Remehkan Timnas Indonesia, Padahal Kualitasnya Setara Tim Eropa Tengah

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, kok Banyak yang Remehkan Timnas Indonesia, Padahal Kualitasnya Setara Tim Eropa Tengah

Usai menang tipis lawan Timnas Indonesia, pelatih Bulgaria akui tak habis banyak yang remehkan skuad Garuda padahal kualitasnya sudah setara tim Eropa Tengah.
Floyd Mayweather Jr Konfirmasi Rematch Lawan Manny Pacquiao Hanya Duel Ekshibisi

Floyd Mayweather Jr Konfirmasi Rematch Lawan Manny Pacquiao Hanya Duel Ekshibisi

Floyd Mayweather Jr. mengklaim bahwa rematch tinju dunia melawan Manny Pacquiao tidak akan berstatus sebagai duel profesional. The Money mengatakan bahwa duel akbar tersebut hanya akan digelar sebagai laga ekshibisi.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT