GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Terhenti, Harga BBM di Nunukan Dijual hingga Rp35 Ribu per Botol

Warga kesulitan mendapatkan BBM, bahkan sebagian tidak dapat beraktivitas karena kehabisan bahan bakar.
Minggu, 11 Januari 2026 - 03:29 WIB
Salah satu pom bensin di Nunukan nampak tutup.
Sumber :
  • Zulkifli Guntur

Nunukan, tvOnenews.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kenaikan drastis sejak Jumat (9/1/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh terhentinya pasokan BBM.

Kelangkaan BBM mulai dirasakan masyarakat sejak Kamis (8/1/2026). Warga kesulitan mendapatkan BBM, bahkan sebagian tidak dapat beraktivitas karena kehabisan bahan bakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andi Irwansyah, salah seorang warga Nunukan, mengaku sudah berkeliling sejak Kamis untuk mencari BBM, namun tidak menemukannya. Hingga Sabtu (10/1/2026), ia akhirnya tidak bisa bepergian karena kendaraannya kehabisan BBM.

“Sejak Kamis sudah keliling cari bensin, tapi tidak ada yang jual. Jumat masih ada sisa di tangki motor. Hari ini sudah tidak bisa ke mana-mana karena habis,” ujarnya.

Andi mengatakan, BBM yang ia peroleh didapatkan melalui informasi dari rekan dan grup WhatsApp. BBM jenis Pertalite dijual dengan harga Rp35 ribu per botol.

“Di grup ada yang tawarkan bensin Rp35 ribu per botol. Mau tidak mau dibeli walaupun mahal,” katanya.

Hal serupa juga dialami Rina (32), warga Nunukan lainnya. Ia mengaku harus berkeliling cukup jauh untuk mendapatkan BBM. Meski demikian, Rina tergolong lebih beruntung karena mendapatkan BBM dengan harga Rp25 ribu per botol, meski ukuran botol lebih kecil.

“Sempat keliling cukup jauh baru bisa dapat. Itu pun cuma satu botol,” ucapnya singkat.

Menurut Rina, harga BBM melambung karena pasokan Pertalite tersebut didatangkan dari Pulau Sebatik. Penjual BBM eceran menyebutkan pasokan terbatas dan hanya menjual dalam jumlah kecil.

“Kata penjual, bensin dipesan dari Sebatik dulu. Makanya dijual terbatas, hanya dua jeriken. Harganya Rp25 ribu per botol,” jelasnya.

Sementara itu, Manager dan Pengawas PT SAINI Nunukan, Megawati Sulaiman, menjelaskan bahwa keterlambatan masuknya stok BBM disebabkan oleh hambatan transportasi kapal. Menurutnya, sejumlah kapal mengalami perbaikan serta pembaruan dokumen di akhir tahun.

“Mulai Minggu kami akan kembali melayani. Stok BBM yang masuk diperkirakan cukup untuk satu minggu ke depan,” ungkap Megawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia merinci, stok yang akan masuk terdiri dari 5 ton Pertalite, 2 ton Pertamax, dan 10 ton Solar. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan distribusi BBM tersebut.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tutupnya. (zgr/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.

Trending

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT