News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klaim “Republik Oligarki” Dinilai Ngawur

Evident Institute menemukan kekeliruan Celios berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik yang menunjukkan arah sebaliknya.
Jumat, 15 Mei 2026 - 14:30 WIB
Evident Institute menemukan kekeliruan Celios berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik yang menunjukkan arah sebaliknya.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Lembaga riset EVIDENT Institute menilai laporan Celios Republik Oligarki; Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026 bertumpu pada perhitungan yang keliru dan dimaksudkan sekadar sebagai alat retorika.

Kritik akademis tersebut dipaparkan EVIDENT Institute dalam laporan terbaru berjudul Mitos Republik Oligarki: Konon Ekonomi Indonesia Dikuasai Segelintir Orang, yang dirilis pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rinatania Anggraeni Fajriani, Executive Director di EVIDENT Institute laporan Celios yang menyatakan kekayaan 50 orang terkaya setara dengan 55 juta penduduk Indonesia tidak menggunakan parameter ketimpangan ekonomi yang valid.

“Klaim Celios adalah dengan membagi estimasi total aset miliarder Indonesia versi Forbes (Rp4.651 triliun) dengan median kekayaan dewasa global dari Global Wealth Report (sekitar Rp84 juta), masalahnya, dua angka ini tidak setara!,” tuturnya.

Faktanya, lanjut dia, aset miliarder bergerak naik turun mengikuti pasar saham, sementara Rp84 juta hanyalah proyeksi statistik, bukan cerminan uang yang benar-benar dipegang masyarakat. Hasilnya adalah rasio yang tampak mengejutkan, tetapi tidak mengukur apa-apa secara akurat,” paparnya.

Evident Institute menemukan kekeliruan Celios berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik yang menunjukkan arah sebaliknya. Rasio Gini Indonesia turun dari 0,379 pada Maret 2024 ke 0,375 pada Maret 2025, dan kini berada di 0,363 per September 2025. Kemiskinan ekstrem ikut turun ke 0,85% pada Maret 2025. Tren ini tidak disebut dalam laporan Celios.

“Kami tidak menyangkal bahwa ketimpangan adalah masalah serius. Tapi diagnosisnya yang dilakukan harus benar, jika tidak tidak dilakukan maka obatnya juga akan salah!” tegas Rinatania Anggraeni Fajriani.

Rinatania Anggraeni Fajriani, Executive Director di EVIDENT Institute.
Rinatania Anggraeni Fajriani, Executive Director di EVIDENT Institute.
Sumber :
  • Istimewa

Direktur Eksekutif EVIDENT Institute itu menegaskan kebijakan publik tidak boleh dibangun di atas angka yang dibuat untuk efek kejut. Apalagi jika itu kemudian menjadi dasar struktur pajak dan regulasi yang menyangkut hidup jutaan orang.

Selain soal angka, EVIDENT menyoroti penggunaan label “oligarki” secara serampangan oleh Celios. Tidak semua kekayaan elit Indonesia berasal dari sektor ekstraktif yang merugikan publik. 

Sebagian justru terbangun dari telekomunikasi, ritel, dan layanan keuangan — sektor-sektor yang manfaatnya dinikmati Masyarakat luas. “Menyamakan keduanya, justru menutupi persoalan struktural yang sesungguhnya!”

EVIDENT juga mempertanyakan rekomendasi pajak kekayaan yang diajukan Celios tanpa konteks. Dimulai oleh Jerman mencabut instrumen serupa pada 1997, disusul Belanda pada 2001, kemudian Swedia pada 2007 dan terakhir Prancis pada 2017.

Alasan sejumlah negara tersebut karena permasalahan implementasi yang sama: terjadinya modal keluar (capital flight), sulitnya menilai aset non-likuid, dan biaya administrasi yang membengkak. 

Fakta yang tidak bisa dibantah adalah negara yang masih menerapkannya hanya menghasilkan penerimaan sekitar 1% PDB. Sebagai gantinya, EVIDENT menawarkan empat agenda kebijakan yang telah teruji di sejumlah negara di Asia yakni Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Tiongkok. 

Pertama, insentif pajak yang mengarahkan reinvestasi dari sektor ekstraktif ke manufaktur bernilai tambah, dengan klausul sunset agar tidak menjadi subsidi abadi. Kedua, adopsi Pajak Bagian Adil (Fair Share Tax) yang dirancang Brian Galle (2026), yang mengenakan tambahan pajak pada aset yang dipegang terlalu lama. 

Ketiga, penguatan kapasitas birokrasi teknis. Hal ini syarat penting karena kebijakan industri tidak akan jalan tanpa kementerian yang kompeten. Keempat, investasi besar di pendidikan kejuruan dan infrastruktur publik.

“Konsolidasi modal bisa menjadi fondasi pertumbuhan, bukan hambatan, asal negara cukup cerdas mendesain insentif dan kewajibannya, yang Indonesia butuhkan bukan retorika anti-oligarki, tapi kebijakan industri yang berani dan pajak yang dirancang serius,” pungkas Rina.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vanja Bukilic hingga Jordan Wilson Liburan Bareng, Tanpa Sosok Megawati Hangestri

Vanja Bukilic hingga Jordan Wilson Liburan Bareng, Tanpa Sosok Megawati Hangestri

Para pemain asing Liga Voli Korea menarik atensi volimania setelah terlihat menghabiskan waktu bersama di Korea Selatan, namun sayangnya sosok Megawati Hangestri justru tidak terlihat dalam momen tersebut.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal semifinal bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Sebanyak empat wakil Indonesia telah memastikan meraih medali, namun Alwi Farhan dan kawan-kawan tetap masih akan berjuang demi meraih medali emas.
Tambah Pundi Medali Indonesia, Tim Esports Nomor Pokemon Unite Lewati Target Asian Games 2026

Tambah Pundi Medali Indonesia, Tim Esports Nomor Pokemon Unite Lewati Target Asian Games 2026

Pelatih kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana mengungkapkan bahwa target awal mereka sebenarnya hanya medali perunggu.
Nyaris Jegal Tuan Rumah, Pokemon Unite Indonesia Catatkan Medali Perak Asian Games 2026

Nyaris Jegal Tuan Rumah, Pokemon Unite Indonesia Catatkan Medali Perak Asian Games 2026

Nyaris menjegal tuan rumah, Tim Esports Indonesia berhasil meraih medali perak setelah kalah tipis 1-3 dari Jepang, di final nomor Pokemon United, Minggu (27/9/2026). 
Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Tim Indonesia sudah memastikan medali usai empat pebulu tangkis tanah air tampil di semifinal. Sedangkan Timnas Voli Indonesia akan kembali berjuang.

Trending

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Tim Indonesia sudah memastikan medali usai empat pebulu tangkis tanah air tampil di semifinal. Sedangkan Timnas Voli Indonesia akan kembali berjuang.
Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

KPK terus melakukan pendalaman terkait proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9/2026).
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Nyaris Jegal Tuan Rumah, Pokemon Unite Indonesia Catatkan Medali Perak Asian Games 2026

Nyaris Jegal Tuan Rumah, Pokemon Unite Indonesia Catatkan Medali Perak Asian Games 2026

Nyaris menjegal tuan rumah, Tim Esports Indonesia berhasil meraih medali perak setelah kalah tipis 1-3 dari Jepang, di final nomor Pokemon United, Minggu (27/9/2026). 
Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal semifinal bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Sebanyak empat wakil Indonesia telah memastikan meraih medali, namun Alwi Farhan dan kawan-kawan tetap masih akan berjuang demi meraih medali emas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT