News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalsel Dinyatakan Nihil Hotspot Karhutla, Pengendalian Kalbar dan Kalteng Diperkuat

Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada wilayah yang masih menunjukkan konsentrasi hotspot tinggi.
Kamis, 10 September 2026 - 12:41 WIB
Karhutla yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada wilayah yang masih menunjukkan konsentrasi hotspot tinggi. Pemantauan terbaru menunjukkan Kalimantan Selatan nihil hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence, sementara perhatian operasi saat ini terutama diarahkan ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, hingga Rabu, 9 September 2026 pukul 21.04 WIB, secara nasional terdeteksi 395 hotspot high confidence, turun tipis sebanyak dua titik dibandingkan sehari sebelumnya. Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla, hotspot high confidence tercatat:
• Kalimantan Barat: 134 titik;
• Kalimantan Tengah: 81 titik;
• Sumatera Selatan: 35 titik;
• Riau: 15 titik;
• Jambi: 4 titik; dan
• Kalimantan Selatan: 0 titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalimantan Barat saat ini mencatat hotspot high confidence terbanyak di antara enam provinsi prioritas, disusul Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penentuan prioritas patroli, groundcheck, pemadaman darat, serta dukungan operasi udara.

Di sisi lain, perkembangan positif terlihat di Kalimantan Selatan yang tidak mencatat hotspot high confidence pada pemantauan terakhir. Sumatera Selatan juga menunjukkan jumlah yang lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Namun demikian, kewaspadaan tetap dipertahankan karena kondisi karhutla dapat berubah mengikuti cuaca dan kondisi bahan bakar di lapangan.

Kementerian Kehutanan kembali mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak serta-merta menunjukkan satu kejadian kebakaran. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi menjadi beberapa hotspot. Karena itu, seluruh indikasi tetap diverifikasi melalui pengecekan langsung atau groundcheck.

Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan para pihak terus melakukan patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, mopping up, serta pendinginan.

Dukungan operasi udara juga terus disiagakan. Sebanyak 53 unit armada udara dikerahkan untuk mendukung pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut:
• 19 armada digunakan untuk patroli udara dan mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC); dan
• 34 armada digunakan untuk operasi water bombing.

Pengerahan operasi udara dilakukan menyesuaikan perkembangan hotspot, hasil verifikasi lapangan, kondisi kebakaran, dan kondisi meteorologis. OMC juga tetap disiagakan untuk memanfaatkan potensi awan yang memungkinkan pembentukan hujan dan membantu pembasahan lahan.

Khusus pada lahan gambut, operasi pembasahan dan pendinginan terus menjadi perhatian karena bara dapat bertahan di bawah permukaan meskipun api tidak lagi terlihat secara langsung.

Pemantauan kualitas udara berbasis PM2,5 menunjukkan kondisi di Indonesia masih bervariasi. Sebagian besar wilayah berada pada kategori baik hingga sedang, namun sejumlah wilayah di Kalimantan masih terpantau pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, bahkan pada sebagian area berbahaya. Kondisi tidak sehat juga terpantau pada beberapa bagian wilayah Sumatera.

Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan prioritas pengendalian, karena dampak karhutla tidak hanya dilihat dari jumlah hotspot dan luas area yang terbakar, tetapi juga dari pengaruh asap terhadap masyarakat dan aktivitas sehari-hari.

Pemantauan meteorologi penerbangan BMKG pada Rabu, 9 September 2026 siang, menunjukkan asap masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah wilayah prioritas. Pada pukul sekitar 12.47 WIB, BMKG mencatat:
• Pontianak: sekitar 2 kilometer, berasap;
• Palangka Raya: sekitar 4,5 kilometer, berasap;
• Palembang: sekitar 5 kilometer, berasap;
• Pekanbaru: sekitar 4 kilometer, berasap;
• Jambi: sekitar 3 kilometer, berasap; dan
• Banjarmasin: sekitar 9 kilometer, cerah berawan.

Kondisi Pontianak menjadi perhatian sejalan dengan tingginya hotspot high confidence yang terpantau di Kalimantan Barat. Namun, kondisi jarak pandang bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti konsentrasi asap, arah dan kecepatan angin, kelembapan, hujan, serta perkembangan kebakaran di lapangan.

Kementerian Kehutanan bersama seluruh pihak terkait terus melakukan pemantauan secara terpadu terhadap hotspot, kondisi api di lapangan, kualitas udara, sebaran asap, cuaca, curah hujan, serta jarak pandang sebagai dasar menentukan prioritas operasi berikutnya.

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api, atau indikasi kebakaran agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT