GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Balita, Seorang Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Ditetapkan Jadi Tersangka

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Manggarai Timur, NTT tengah menyelidikin kasus pencabulan terhadap seorang balita, terlapor adalah eks anggota DPRD.
Selasa, 7 Februari 2023 - 00:11 WIB
Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai Timur, tvOnenews.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menyelidikin kasus pencabulan terhadap seorang balita, terlapor diketahui bekas anggota DPRD.

Peristiwa pencabulan itu terjadi di dalam rumah terduga pelaku FH di Kelurahan Tiwu Kondo Kecamatan Elar pada 26 Januari 2023 dan kasus tersebut resmi dilaporkan ke Polres Manggarai Timur pada 29 Januari 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FH Jadi tersangka

Sepekan setelah menerima laporan kasus pencabulan itu polisi akhirnya menetapkan Feliks Heni (FH) sebagai tersangka.

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP serta hasil visum kita sudah melakukan gelar perkaranya dan menetapkan FH sebagai tersangka,” kata Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta dihubungi tvOnenews, Senin (6/2/2023).

Kapolres Widiarta mengatakan, pihaknya belum menahan tersangka karena masih harus melengkapi syarat obyektif penahanan tersangka.

“Masih finalisasi masih memantapkan penyidikannya biar kita tidak salah langkah. Saya masih harus mendengar dari penyidik ya kira-kira progresnya seperti apa. Kalau tersangka sudah ada tapi belum dilakukan penahanan,” ujarnya.

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta sebelumnya mengatakan, pencabulan yang diduga dilakukan FH itu menyebabkan kelamin korban yang baru berusia 3 tahun itu berdarah.

 “Terlapor FH ini diduga memasukkan jarinya ke kelamin korban,” terangnya.

tvonenews

Kronologi

Ayah korban, YWL, menuturkan, anaknya mengalami pencabulan berawal dari ekspresi korban yang seakan menahan perih dan terlihat selalu memegang area kemaluannya.

Ibu korban mengira anaknya kebelet pipis lalu disuruhnya ke kamar mandi tapi anaknya bilang bukan kebelet. Supaya memastikan ada apa dengan anaknya, ibu korban berinisiatif memeriksa celana dalam anaknya dan hanya menemukan sehelai rambut.

YY ibu korban belum menaruh kecurigaan meskipun batinnya sepanjang hari itu mulai dilanda kecemasan yang tidak diketahui penyebabnya.

Beberapa menit kemudian, lanjut YWL, korban yang sedang bermain dekat ibunya YY tiba-tiba ngompol dan urin yang merembes di lantai terlihat bercampur darah.

“Saat itu istri saya mulai panik dan mengingat lagi genangan air bercampur darah yang dia lihat di dalam dapur sebelumnya ternyata dari anak saya. Istri saya mulai pikir macam-macam mungkin ada penyakit serius pada anak kami. Istri saya memang mylai cemas ketika anak kami minta ijin bermain di rumah terduga pelaku ,” tutur YWL ketika dihubungi terpisah.

Tidak berlama-lama, ibu korban lekas membawa anak sulungnya itu ke rumah dokter yang berjarak 100 meter.

“Pemeriksaan dokter mengarah pada hal yang mengerikan begitu. Awalnya anak saya bilang karena jatuh tapi saat diminta diperagakan bagaimana jatuhnya sangat tidak mungkin berdampak pada area kemaluan. Dokter bertanya lagi kepada anak saya sampai dia mengaku digitukan sama FH. Istri saya sambil menangis mengabarkan saya melalui WhatsApp. Mendengar itu saya langsung oleng pak nyaris jatuh,” ungkap YWL.

“Malam sekitar jam 8 saya berangkat dari Ceka Likang ke Elar pakai motor sampai jam 11 malam disana. Hancur hati saya pak ketika anak saya terbangun dan langsung memeluk saya dan minta main HP. Dalam hati saya bilang Tuhan kenapa kejahatan FH ini menimpa anak saya,” tuturnya.

Meski dipastikan bahwa anaknya menjadi korban kekerasan seksual tapi orang tua korban belum langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Mereka lebih memilih mengobati anak mereka ke dokter anak di Ruteng Manggarai.

“Keesokannya kami ke Ruteng dan nginap semalam di Ceka Likang tempat saya mengajar lanjut ke Ruteng diperiksa di dokter anak,” lanjut YWL.

Kasus pencabulan yang menimpa korban yang tergolong masih balita ini dilaporkan secara resmi di Polres Manggarai Minggu 29 Januari 2023.

Modus main petak umpet

Ayah korban YWL menuturkan pencabulan tersebut terjadi di dalam rumah FH. Korban sebelumnya minta ijin bermain dengan anak anjing di rumah oma M (ibu FH) berjarak hanya 7 meter dari mes puskesmas tempat orang tua korban tinggal.

Selain tinggal berdekatan, beber YWL, oma M dan orang tua dari istrinya masih memiliki hubungan kekerabatan yang cukup dekat.

“Anak saya ke oma M karena ingin main dengan anjing kecil. Memang biasa kesitu dia. Istri saya juga punya hubungan keluarga yang dekat dengan keluarga terduga pelaku ini. Rumah kami dekat saja hanya dipisahkan satu bangunan sebelah mes kami,” kata dia.

Pengakuan korban kepada orang tuanya dan penyidik, tidak berbeda bahwa pelaku yang memanggil korban masuk ke dalam rumah dan mengajak main petak umpet.

“Dia dicabul dekat lemari samping sofa di ruang tamu,” sebut YWL mengutip pengakuan anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayah korban meminta kepolisia segera menangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

“Saya sangat berharap Bapak Kapolres Manggarai Timur dan jajarannya bertindak profesional. Tolong segera tahan pelakunya pak tolong,” pinta YWL. (jku/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT