News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIMA Sultra: TNI Alat Negara, Bukan Alat Kepentingan

TNI adalah alat keamanan negara yang peran fungsi dan tugasnya telah diatur berdasarkan UU RI Nomor 34 tahun 2004. Salah satu fungsi yang paling menonjol dalam peran TNI berdasarkan pasal 6 adalah melakukan antisipasi atau penangkalan terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kesalamatan bangsa.
Senin, 29 Mei 2023 - 23:57 WIB
Ketua Umum HIMA Sultra, Eghy Seftiawan
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - TNI adalah alat keamanan negara yang peran fungsi dan tugasnya telah diatur berdasarkan UU RI Nomor 34 tahun 2004. Salah satu fungsi yang paling menonjol dalam peran TNI berdasarkan pasal 6 adalah melakukan antisipasi atau penangkalan terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kesalamatan bangsa.

"Keterlibatannya dalam pengamanan keamanan nasional memberikan pengaruh terhadan eksistensi negara. Tentu itu harus dilakukan berdasarkan tuntunan yang telah diatur berdasarkan sistem perundang-undangan," jelas Ketua Umum HIMA Sultra, Eghy Seftiawan, Senin (29/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jati diri TNI selain sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional adalah Tentara Profesional. Hal ini ditegaskan dalam pasal 2 poin (d) bahwa TNI adalah tentara yang terlatih, terdidik, dan diperlengkapi secara baik. Selain itu TNI dilarang untuk melakukan manuver- manuver politik dan berbisnis karena telah dijamin kesejahteraannya.

TNI dituntut untuk mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

Dengan melihat peranan TNI yang telah diatur berdasarkan sistem perundang-undangan yang ada maka secara kebijakan amat disayangkan ketika mengacu pada penutupan 9 Jetty di Marombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diambil oleh Dandim Konawe Utara atas perintah Danrem HO 143.

Kebijakan ini dinilai merugikan dan memperhambat ekonomi nasional melalui Izin Operasional yang diberikan negara melalui perusahan-peusahan yang beroperasi. 

"Tentu, secara peran dapat dinilai bahwa TNI telah melakukan penyalahgunaan kewenangan (abouse of power) yang diluar kewenangannya yang telah diatur berdasarkan UU," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperhambat ekonomi melalui aktivitas penambangan perusahan, kebijakan TNI ini pun dinilai tidak mempertimbangan ribuan pekerja yang menaruh nasib di bawah 5 perusahan sebagai berikut, CV. UBP, PT. Bososi, Apolo, Bosowa dan Tristaco.

Konsekuensi hukum tentu telah diketahui oleh pihak TNI berdasar ketentuan pasal 162 UU Nomor 3 tahun 2020 yang kemudian dirampingkan kedalam UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Hal ini menjadi momok memalukan bagi institusi negara sekelas TNI yang memiliki peran andil dalam integritas negara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Motivasi Terbesar Comeback ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Motivasi Terbesar Comeback ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri ungkap motivasi terbesar di balik keputusannya kembali ke Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate. Kali ini, Megatron membawa ambisi besar.
Ini Awal Mula Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipanggil 'Ayah' oleh Siswa

Ini Awal Mula Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipanggil 'Ayah' oleh Siswa

Seseorang yang mengaku alumni dari sekolah tersebut memberikan penjelasan kenapa oknum guru terduga pelaku pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Lima Bandara Kembali Dibuka Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Lima Bandara Kembali Dibuka Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Dudy menyampaikan pernyataan tersebut secara langsung dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa dini hari.
Yusril: Judul Buku Islam ala Prabowo Bikin Orang Salah Paham

Yusril: Judul Buku Islam ala Prabowo Bikin Orang Salah Paham

Yusril mengatakan perdebatan yang berkembang lebih banyak berkaitan dengan pemilihan judul buku. Menurut dia, judul tersebut berpotensi
Ole Romeny Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, membawakan kabar baik untuk John Herdman jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Padahal, sebelumnya dia absen pada lanjutan kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Gagal Cetak Sejarah UFC, Alex Pereira Bersikukuh Ingin Rematch Lawan Ciryl Gane

Gagal Cetak Sejarah UFC, Alex Pereira Bersikukuh Ingin Rematch Lawan Ciryl Gane

Setelah gagal mewujudkan sejarah sebagai juara tiga divisi UFC, Alex Pereira kembali menegaskan keinginannya untuk menghadapi Ciryl Gane dalam rematch demi.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT