News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Ibu Rumah Tangga di Takalar Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi, Duit Ratusan Juta Ludes

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengaku ditipu ratusan juta rupiah oleh oknum polisi yang bertugas di Kabupaten Gowa.
Jumat, 23 Juni 2023 - 01:45 WIB
Cerita Ibu Rumah Tangga di Takalar Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi
Sumber :
  • Tim tvOne/Idris

Takalar, tvOnenews.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengaku ditipu ratusan juta rupiah oleh oknum polisi yang bertugas di Kabupaten Gowa.

Korbannya bernama Herlina (42) warga Desa Bonto Mangngape, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herlina mengungkap jika dirinya ditipu oleh oknum polisi berinisial AM berpangkat Aipda yang bertugas di Polsek Bontonompo Polres Gowa.

Penipuan itu diceritakan Herlina, di mana  Pada 27 Mei 2021,istri oknum Polisi berinisial SW (42), mendatangi rumahnya, yang kebetulan adalah tetangganya.

SW kemudian meminta kepada Herlina (Korban) untuk meminjamkan sejumlah uang sembari SW memperlihatkan Akte Jual Beli dan surat kuasa dari Suaminya Aipda AM untuk dijadikan jaminan.

"Saat itu, SW, Istri dari Aipda AM mendatangi rumah saya dengan tujuan untuk meminjam uang saya sambil membawa surat tanah berupa AJB dengan surat kuasa dari suaminya sebagai jaminannya," kata Herlina. Kamis (22/6/23).

Herlina kemudian memberikan uang sebesar Rp209 juta kepada SW dengan memberikan kuitansi pinjaman yang ditandatangani oleh kedua belah pihak disaksikan oleh seorang Kepala Desa.

"Saat saya memberikan uang kepada SW saya memberikan kuitansi yang ditandatangani oleh saya dan SW, kemudian disaksikan oleh Kepala Desa," jelasnya.

Herlina menyebutkan, jika uangnya itu di pinjam oleh Aipda AM, namun yang disuruh untuk meminta adalah istrinya.

"Kata istrinya Aipda AM saat datang ke saya untuk meminjam uang, itu keperluan untuk modal usaha, seperti berdagang Sayur, Buah bahkan untuk urus mengurus tanahnya," pungkas Herlina.

Uang yang dia serahkan ke Istri Aipda AM di ungkapkan Herlina, melalui beberapa tahapan.

"Awalnya 84 juta rupiah, terus saya kasih 25 juta sembari SW memberikan AJB tanahnya sebagai jaminannya. Sampai 109 juta rupiah," sebut Herlina.

Tidak sampai di situ, Aipda AM kemudian kembali meminjam uang kepada Herlina (Korban) sebesar Rp158 juta dengan alasan untuk menebus mobil miliknya yang kemudian mobil tersebut diserahkan ke saya sebagai jaminan.

"Bayangkan, saya kembali kena tipu, Aipda AM kembali meminta uang sebesar Rp158 juta, dengan alasan untuk menebus mobilnya. Terus mobil itu diserahkan ke saya sebagai jaminan," jelas Herlina.

Namun tidak lama kemudian, Kata Herlina,  mobil itu diminta oleh Ipar Aipda AM adik dari Sw yang bernama Dudi Wahyudi dengan alasan untuk mengangkut lemari, namun sayangnya mobil tersebut justru dijual oleh SW.

"Itu mobil yang diserahkan kepada saya sebagai jaminan, justru di jual oleh SW dan Adiknya bernama Dudi Wahyudi," bebernya.

Akibat dijualnya mobil yang dijadikan sebagai jaminan tersebut, Herlina kemudian melaporkan Dudi Wahyudi adik dari SW atau ipar dari Aipda AM ke Polres Takalar dengan tuduhan penggelapan mobil.

"Adek SW atas nama Dudi Wahyudi sudah saya lapor saat itu, dan sekarang sudah divonis bersalah di pengadilan negeri takalar terkait dugaan penggelapan mobil dengan kerugian 60 juta rupiah. Namun saya dengar dia banding," terangnya.

Herlina juga membeberkan jika saat istri Aipda AM meminjam uangnya, ia sempat di janji oleh SW Istri Aipda AM jika akan mengembalikan uang yang ia pinjam pada bulan Desember 2021 saat itu, namun sayangnya uang tersebut justru tidak dikembalikan hingga hari ini.

"Uang saya sebanyak Rp422 juta yang dipinjam Aipda AM rencana akan dia kembalikan pada bulan Desember 2021 sesuai janjinya saat itu, namun sayangnya uang tersebut justru tidak kunjung di kembalikan," terangnya.

Karena uangnya tidak kunjung di kembalikan, Herlina kemudian menempuh jalur hukum, dengan melaporkan istri Aipda AM ke Polda Sulsel.

"Sudah saya laporkan si SW itu, istrinya Aipda AM, ke Polda Sulsel. Infonya sudah ditetapkan tersangka, namun polisi menangguhkannya karena SW sedang hamil," kata Herlina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Pengacara Herlina, Ida Hamidah dan Irwandi saat ditemui, mengungkap jika pihaknya akan melaporkan Aipda AM ke Propam Polda Sulsel terkait dugaan memberikan keterangan palsu di Polsek Bontonompo dengan membuat laporan jika surat AJB tanahnya dia katakan hilang.

"Besok Hari Jumat (23/6/23) kami akan melaporkan Aipda AM secara resmi di Polda Sulsel terkait dugaan Aipda AM memberikan keterangan palsu didalam laporan polisinya di Polsek Bontonompo yang mengatakan surat AJB tanahnya hilang, sementara surat AJB tersebut justru di jaminkan oleh Aipda AM melalui istrinya ke Klien kami bernama Herlina," tegas Ida Hamidah, pengacara Herlina. (itg/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT