GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga 2 Desa Ancam Golput Jika Ganti Rugi Lahan Mereka Tidak Dibayar

warga kelurahan Pobundayan dan Warga Desa Bilalang ancam akan golput jika pemerintah tidak membayar ganti rugi lahan mereka yang dijadikan lokasi transmigrasi
Selasa, 12 September 2023 - 19:06 WIB
Warga mendatangi kantor Pengadilan Negeri Kotamobagu tuntut pembayaran ganti rugi lahan transmigrasi, Selasa ( 12/9/2023)
Sumber :
  • Rifandi Kamaru

Kotamobagu, tvOnenews.com - Ratusan Warga Kelurahan Pobundayan Kota Kotamobagu dan Warga Desa Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. Mereka meminta Pengadilan Negeri Kotamobagu memfasilitasi pertemuan antara warga dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terkait ganti rugi lahan yang ada di Desa Mopuya Utara dan Mopuya Selatan.

Menurut warga pemerintah seharusnya sudah membayarkan ganti rugi lahan yang saat ini telah ditempati oleh warga transmigrasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Putusan di pengadilan sudah dinyatakan inkrah. Namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari pemerintah Daerah bahkan Pemerintah sampai saat ini tidak ada kepedulian sama sekali pada warga,” ungkap Hasa'ad.

Hasa'ad Paputungan juga menuturkan bahwa dari hasil pertemuan yang difasilitasi oleh Pengadilan Negeri Kota Kotamobagu memutuskan agar pihak Pemda Bolmong dapat menindaklanjuti tuntutan warga, dengan jangka waktu yang diberikan selama 2 Minggu kedepan, sebab jika tidak selain menduduki lahan tersebut warga juga mengancam tidak akan ikut dalam pemilihan baik Pemilihan Calon Legislatif Maupun pada Pilpres mendatang.

"Menurut Pemerintah Daerah progresnya sudah berjalan, sehingga saya katakan kalau bisa satu Minggu karena dikawatirkan masyarakat akan bereaksi apalagi sudah ada putusan inkrah. Dan jika nanti selang dua minggu tidak ada kejelasan, masyarakat akan menduduki tanah adat tersebut dan akan Golput saat Pilcaleg maupun Pilpres mendatang,” jelas Hasaad.
 
Disisi lain Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bolmong, Deddy R Mokodongan, menjelaskan bahwa terkait anggaran ganti rugi lahan yang dibandrol sebesar 7,5 Miliar ini, nantinya pemerintah Daerah masih akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah pusat melalui Dirjen Keuangan dan Kementerian Desa dan Transmigrasi.

“Pemerintah kabupaten Bolmong sudah  menindaklanjuti apa tuntutan masyarakat. Kami juga telah berupaya menemui Kemenkeu-RI melalui Dirjen Perimbangan Daerah dan meminta memberikan ganti rugi kemungkinan dengan cara bisa penambahan DAU, tapi kami justruh disuruh untuk berkomunikasi dengan dirjen anggaran, sementara atas petunjuk Dirjen Anggaran kami juga diperintahkan berkomunikasi dengan Kementerian Desa dan Transmigrasi,” terang Deddy.

Deddy Paputungan menyebut bahwa Pemerintah Daerah sudah melakukan upaya secara maksimal, namun alasan Kemenkeu-RI mereka tidak bisa melakukan pembayaran langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebab menurut mereka harus lewat DIPA Kementerian Desa dan Transmigrasi, kalau anggaran itu memang harus dianggarkan. Dan untuk itu kami pun sudah menyurat ke Kemendes untuk kiranya ganti rugi dapat dianggarkan lewat Kemendes atau ada petunjuk lain dari Kemendes, kami masih menunggu,” tutup Deddy.

(rfk/asm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT