GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tambang Emas Ilegal Marak Terjadi, Pemerhati Lingkungan: Sangat Memprihatinkan

Maraknya Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) atau tambang emas ilegal dibeberapa kawasan hutan di Pegunungan Potolo, Desa Tanoyan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, akhir-akhir ini sangat memprihatinkan
Sabtu, 9 Desember 2023 - 10:03 WIB
Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) atau tambang emas ilegal di Pegunungan Potolo
Sumber :
  • Rifandi Kamaru

Bolmong, tvOnenews.com - Maraknya Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) atau tambang emas ilegal dibeberapa kawasan hutan di Pegunungan Potolo, Desa Tanoyan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, akhir-akhir ini sangat memprihatinkan. Bahkan terkesan sengaja dibiarkan baik oleh Pemerintah Daerah setempat  maupun Aparat Penegak Hukum (APH ) yang ada.

Menurut Ando Lobud, salah satu Pemerhati Lingkungan, mengatakan bahwa hampir sebagian besar lingkungan hidup dan ekosistem yang ada di lokasi PETI kini rusak parah, seperti halnya aktifitas tambang emas ilegal yang ada di pegunungan Potolo Desa Tanoyan dan Pegunungan Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi pegunungan yang ada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, akhir- akhir ini rusak parah dan sangat memprihatinkan setelah dijadikan lokasi tambang emas ilegal,” ungkap Ando Lobud.

Ando Lobud, mengatakan, bahwa aktivitas tambang ilegal ini, sudah berlangsung sekian lama bahkan kondisi pegunungan  telah rusak parah akibat hutan yang ada justruh dibabat habis menggunakan alat berat berupa eksavator, hal ini dilakukan untuk mengambil material tanah dan kemudian diolah menjadi emas melalui proses bak siraman yang telah dirancang para penambang,

"Kondisi hutan rusak parah setelah dibabat habis para penambang dengan cara menggunakan alat berat, dan kemudian tanahnya diambil untuk di oleh menjadi emas lewat proses pengolahan menggunakan bak siraman yang sudah dirancang," tambah Ando.

Kendati kondisi hutan memprihatinkan akibat adanya praktek PETI atau Ilegal, ironisnya sampai saat ini tidak ada tindakan secara maksimal yang dilakukan baik dari dinas terkait baik pemerintah daerah, provinsi maupun aparat kepolisian.

"Saya berharap agar pemerintah daerah terutama APH, baik ditingkat pusat dan daerah, khususnya Kapolri  dan Kapolda Sulawesi Utara untuk menindak tegas para pelaku tambang emas Ilegal bersama para oknum yang diduga turut serta terlibat bermain di PETI serta tidak terkesan pilih kasih,” tandasnya. (rku/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu Pemain Diaspora Eropa Tiba-tiba Sudah di Indonesia, Bakal Dipanggil Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Satu Pemain Diaspora Eropa Tiba-tiba Sudah di Indonesia, Bakal Dipanggil Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik?

Penyerang diaspora Eropa sudah tiba di Indonesia jelang FIFA Matchday Juni. Sinyal kuat dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk lawan Oman dan Mozambik
Peternakan Ayam di Probolinggo Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Peternakan Ayam di Probolinggo Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Kebakaran melanda sebuah peternakan ayam di Dusun Siwalan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Resmi, Timnas Malaysia Pinang Sosok Persib Ini untuk Jadi Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF

Resmi, Timnas Malaysia Pinang Sosok Persib Ini untuk Jadi Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF

Timnas Malaysia U-19 memanggil sosok yang sudah tak asing dengan sepak bola Indonesia.
Sherly Tjoanda Tolak Mentah-mentah Permintaan Warga Ternate soal Pinjol: Jaga Nama Baik

Sherly Tjoanda Tolak Mentah-mentah Permintaan Warga Ternate soal Pinjol: Jaga Nama Baik

Sherly Tjoanda menolak membantu utang dan pinjol warga saat dialog bersama nelayan di Ternate. Ia menegaskan integritas dan nama baik lebih mahal dari apa pun.
Defisit APBN Menyusut, Purbaya: Ini Kabar Gembira, Defisit Tinggal 0,64 Persen dari PDB

Defisit APBN Menyusut, Purbaya: Ini Kabar Gembira, Defisit Tinggal 0,64 Persen dari PDB

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai menunjukkan perbaikan signifikan di tengah tekanan ekonomi global dan gejolak pasar keuangan.
Belanja Negara Hingga April 2026 Capai Rp1.082,8 Triliun, Naik 34,3 Persen dari Periode Tahun Lalu

Belanja Negara Hingga April 2026 Capai Rp1.082,8 Triliun, Naik 34,3 Persen dari Periode Tahun Lalu

Lonjakan pengeluaran negara tersebut naik drastis 34,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang masih berada di level Rp806,2 triliun.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor geger kembali di dunia maya. Pasalnya, baru-baru ini viral di media sosial hingga hebohkan kalangan mahasiswa, karena Politeknik IDN Bogor
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT