News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan, Produksi Uang Palsu Diduga Beroperasi Di Dalam Kampus Ternama Di Gowa

Polres Gowa mengungkap kasus pembuatan uang palsu yang diduga beroperasi didalam salah satu kampus ternama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:13 WIB
Dugaan produksi uang palsu di dalam Kampus
Sumber :
  • Antara

Gowa, tvOnenews.com - Polres Gowa mengungkap kasus pembuatan uang palsu yang diduga beroperasi didalam salah satu kampus ternama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari informasi yang dihimpun sejumlah narasumber, uang palsu yang diamankan oleh Polres Gowa beberapa hari lalu, mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi atau mencetak uang palsu tersebut telah diamankan pihak kepolisian.

 

Ironinya produksi uang palsu didalam kampus yang diamankan oleh pihak kepolisian Polres Gowa, diduga melibatkan Beberapa orang pegawai pihak kampus.

 

Dari hasil penelusuran tvonenews.com, Pengungkapan peredaran uang palsu ini berawal dari personil Polsek Pallangga yang mengamankan seorang pelaku.

 

Meskipun enggang memberikan keterangan lengkap terkait pengungkapan awal peredaran uang palsu tersebut, Kapolsek Pallangga yang di konfirmasi, membenarkan jika pihaknya memang mengamankan terduga pelaku pengedar uang palsu, namun kasus itu kini diambil alih oleh Polres Gowa.

 

"Siap, di polres sodaraku, komunikasi ki dengan bapak Kapolres atau Pak Kasat Reskrim," balas Iptu Firman, Kapolsek Pallangga Secara Singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp.

 

Sementara itu, beberapa perwira kepolisian di polres Gowa yang sempat di konfirmasi tvOnenews.com menolak memberikan keterangan perihal pengungkapan dan penangkapan terduga pelaku pengedar dan pembuat uang palsu itu.

 

Para perwira polisi yang di konfirmasi hanya menyampaikan jika pengungkapan kasus uang palsu itu akan dirilis oleh Kapolres dan Kapolda Sulsel.

 

Kasi Humas Polres Gowa yang dikonfirmasi mengenai pengungkapan kasus peredaran uang palsu itu memilih tidak banyak menjawab.

 

Ia hanya menyampaikan jika unit Satreskrim Polres Gowa masih melakukan pengembangan.

 

"Masih dalam tahap pengembang, Kalo ada konfirmasi dari Reskrim untuk rilis, nanti disampaikan," ungkap Iptu Kusman Jaya dengan singkat, Jum'at (13/12/2024)

 

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak yang yang dikonfirmasi via telepon WhatsApp mengatakan sedang mengejar seorang pelaku utama yang kabur keluar kota.

 

"Minta tolong Teman-Teman bersama sedikit lagi, itukan masih ada satu orang yang belum kita tangkap , Agak bahaya kalau bocor infonya keluar, takutnya kabur itu orangnya, karena tersangkanya sekarang kabur keluar kota. sementara kita kejar tersangkanya. Kami minta tolong sedikit waktunya," harap AKBP Reonald Simanjuntak, Kapolres Gowa.

 

Sementara itu dihubungi terpisah, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis yang dikonfirmasi belum mau berkomentar banyak terkait kasus itu. Kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

 

"Maaf, saya belum bisa menyampaikan (informasi) apa-apa, karena belum ada penyampaian resmi dari polisi ke kampus," kata Prof Hamdan dikonfirmasi, Jum'at (13/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Menurut Hamdan, Jika terbukti melakukan tindak kriminal maka sanksi akademik yang tegas akademik akan diambil.(itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT