News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Jadi Tempat Penampung Bahan Berbahaya Sianida, Gudang Penimbun Besi Tua Digeledah

penggeledahan Inspeksi Mendadak di salah satu gudang Plastik yang diduga menyimpan bahan berbahaya jenis sianida di Desa Kopandakan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Rabu, 30 April 2025 - 12:42 WIB
gudang Plastik yang diduga menyimpan bahan berbahaya jenis sianida di Desa Kopandakan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow
Sumber :
  • Rifandi Kamaru
Kotamobagu, tvOnenews.com - Tim gabungan yang melibatkan Polres Kotamobagu, Dinas Lingkungan Hidup  (DLH), Dinas Perdagangan,Dinas Kesehatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, melakukan penggeledahan Inspeksi Mendadak di salah satu gudang Plastik yang diduga menyimpan bahan berbahaya jenis sianida di Desa Kopandakan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Senin (28/4/2025).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penggeledahan tersebut, petugas gabungan tidak menemukan bahan zat berbahaya Sianida melainkan hanya tumpukan puluhan kaleng bekas Sianida kosong, padahal sebelumnya gudang ini sempat viral karena di duga sebagai gudang penampung bahan berbahaya jenis Sianida.
 
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agus Sumandik mengatakan,berdasarkan hasil penggeledahan yang dilakukan,pihaknya tidak menemukan adanya bahan berbahaya sianida, meski demikian pihak kepolisian masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut sambil menunggu keterangan dari Dinas terkait seperti Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan hingga Warga setempat.
 
“Dari hasil pemeriksaan di lapangan tidak di temukan Bahan berbahaya Sianida, namun petugas masih melakukan pengembangan sambil menunggu keterangan dari Dinas Terkait,” singkat kapolres melalui Kasat Reskrim AKP Agus Sumandik.
 
Sementara itu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bolaang Mongondow Aldi Pudul mengaku bahwa penggeledahan di Gudang penampungan besi tua yang di duga jadi tempat penimbun bahan berbahaya sianida sudah di lakukan oleh tim gabungan, namun saat di geledah tidak di dapati adanya bahan berbahaya seperti sianida, melainkan hanya tumpukan sampah,Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga serta Sampah Spesifik. 
 
"Dimana kami menemukan beberapa sampah spesifik yang mengandung Limbah Bahan Berbahaya Beracun berupa ± 77 Jerigen Asam Nitrat (HNO3) yang tergolong dalam Limbah B3 dari Sumber Tidak Spesifik dan beberapa Limbah B3 lainnya," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bolmong, Aldy Pudul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Sebelumnya Gudang penampungan besi tua yang sempat viral karena di duga di jadikan tempat penampungan bahan berbahaya Sianida ini, sempat menjadi  keluhan warga yang ada di Desa kopandakan 2, pasalnya warga kawatir ini akan berdampak pada kesehatan warga jika memang di dalam gudang tersebut terdapat bahan berbahaya seperti sianida. (rku/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rapat RUU Perampasan Aset Memanas, Chandra Hamzah Ingatkan: Jangan Ujug-ujug Rampas Tanpa Delik

Rapat RUU Perampasan Aset Memanas, Chandra Hamzah Ingatkan: Jangan Ujug-ujug Rampas Tanpa Delik

Mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah mengingatkan agar RUU ini tidak diberlakukan untuk semua jenis tindak pidana, terutama yang tidak berkaitan dengan kepentingan negara.
Dapat Tandem Pemain Asing Baru di Jakarta Pertamina Enduro, Ini Kata Megawati Hangestri Soal Irina Voronkova

Dapat Tandem Pemain Asing Baru di Jakarta Pertamina Enduro, Ini Kata Megawati Hangestri Soal Irina Voronkova

Pada babak final Four Proliga 2026, tim juara bertahan yakni Jakarta Pertamina Enduro melakukan perubahan susunan pemain asingnya.
Selat Hormuz Dibuka 2 Minggu, DPR Sentil Diplomasi RI: Jangan Sampai Hanya Formalitas

Selat Hormuz Dibuka 2 Minggu, DPR Sentil Diplomasi RI: Jangan Sampai Hanya Formalitas

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, menilai momentum ini sebagai ujian nyata bagi diplomasi Indonesia yang selama ini kerap digembar-gemborkan.
Siswa SMK di Sleman Tewas Usai Kena Lemparan Batu, Diduga Salah Sasaran Akibat Emosi Terima Tantangan

Siswa SMK di Sleman Tewas Usai Kena Lemparan Batu, Diduga Salah Sasaran Akibat Emosi Terima Tantangan

Seorang siswa SMK di Sleman, DI Yogyakarta, meninggal dunia pasca menjadi korban salah sasaran pelemparan batu oleh dua orang yang terprovokasi tantangan dari orang yang tak dikenal. 
Performa AI Melejit di 2026, Dari Kerja hingga Hiburan Kini Serba Cepat

Performa AI Melejit di 2026, Dari Kerja hingga Hiburan Kini Serba Cepat

Performa AI 2026 makin canggih untuk kerja dan hiburan. Simak manfaatnya dan rekomendasi perangkat AIO terbaik untuk produktivitas modern.
Di Tengah Lonjakan Avtur Global, Prabowo Turunkan Biaya Haji 2026 Rp2 Juta: Kebijakan Berani Lindungi Rakyat

Di Tengah Lonjakan Avtur Global, Prabowo Turunkan Biaya Haji 2026 Rp2 Juta: Kebijakan Berani Lindungi Rakyat

Prabowo turunkan biaya haji 2026 Rp2 juta meski harga avtur melonjak global. Kebijakan ini dinilai bentuk keberpihakan pada rakyat kecil.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT