GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dipecat UIM, Dosen yang Ludahi Kasir Swalayan Kini jadi Tersangka

Penyidik Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tamalanrea menetapkan mantan dosen Universitas Islam Makassar (AS) jadi tersangka usai meludahi kasir swalayan.
Kamis, 15 Januari 2026 - 12:56 WIB
Oknum dosen ludahi kasir di Makassar ditetatpkan sebagai tersangka
Sumber :
  • wawan setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Penyidik Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tamalanrea menetapkan mantan dosen Universitas Islam Makassar, inisial AS jadi tersangka usai meludahi kasir swalayan. Sebelumnya, AS mendapatkan sanksi pemecatan sebagai dosen UIM Al-Ghazali. 

"Sudah cukup bukti berdasarkan bukti elektronik. Sudah disita bukti berupa rekaman CCTV, terus juga ada pengakuan tersangka dan saksi-saksi," ujar Kapolsek Tamalanrea, Kompol M Yusuf, kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah ada penetapan tersangka, polisi tidak menahan AS. Yusuf beralasan karena AS dikenakan pasal 315 KUHP tentang penghinaan ringan sejak Sabtu (10/1/2026).

"Pasal 315 tentang penghinaan ringan dengan ancaman pidana penjara 4 bulan 2 minggu. Kita pakai KUHP lama, karena kejadiannya masih berlaku KUHP lama (sebelum 1 Januari 2026)," kata dia. 

Mantan Kapolsek Rappocini ini menambahkan penyidik sesegera mungkin merampungkan berkas perkara. Meski demikian, Yusuf menegaskan kasus ini statusnya masih penyidikan. 

"Nanti kita lihat tingkat sidiknya ya, karena masih ada melengkapi saksi-saksi lagi. Saksi dari korban yang melihat di TKP terjadinya tindak pidana," ucapnya. 

Sekadar diketahui, Rektor UIM Al Ghazali Prof Muammar Bakry mengatakan pasca viral video AS meludahi kasir swalayan, pihaknya langsung melakukan tindakan melalui Komdis. Muammar menilai tindakan AS tidak etis dan melanggar etika. 

"Sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama yang Rahmatan Lil Alamin, kemanusiaan dan kearifan lokal, serta berdasarkan keputusan Komdis UIM bahwa yang bersangkutan telah melanggar dosen dan peraturan kepegawaian yang ada dalam lingkup UIM," ujarnya saat jumpa pers di Gedung Rektorat UIM Al Ghazali, Senin (29/12). 

Dengan dasar keputusan Komdis tersebut, kata Muammar, AS diberhentikan sebagai dosen UIM Al Ghazali. Selanjutnya, UIM Al Ghazali mengembalikan AS ke LL-DIKTI wilayah IX. 

"Beliau adalah dosen ASN LL-Dikti wilayah IX yang diperbantukan di UIM Al-Ghazali.

Karena itu Rektor UIM memberhentikan yang bersangkutan, sebagai dosen UIM dan dikembalikan ke LL-DIKTI wilayah IX sebagai dosen negeri," sebutnya. 

Muammar yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel ini menyayangkan kejadian yang menimpa AS. Alasannya, AS merupakan salah dosen berprestasi dan pernah mendapatkan penghargaan dan Presiden RI. 

"Yang bersangkutan sudah mengabdi kurang lebih 20 tahun. Bahkan sudah mendapatkan penghargaan dari Bapak Presiden dalam pengabdiannya yang cukup lama itu," sebutnya. 

Muammar mengungkapkan saat sidang Komdis, AS mengaku menyesal dan khilaf usai kejadian tersebut. Ia pun meminta kepada dosen ataupun civitas akademika UIM Al-Ghazali untuk menjaga nilai kemanusiaan, agama, dan kearifan lokal. 

"Ketika kami menghadirkan dalam sidang komisi etik beliau sangat menyesali dan menganggap sebagai kekhilafan. Tentu pelajaran bagi beliau dan tentu kepada kita semua," tegasnya. 

Muammar juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban akibat kejadian tersebut. Terkait laporan korban, Muammar mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada polisi. 

"Urusan hukum itu nanti diserahkan kepada yang bersangkutan dan pihak korban tentunya. Semoga saja terjadi semacam islah, yang inti kan bagaimana kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua," tambahnya. (wsn/asm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Haul Guru Bangsa, Syarikat Islam Teguhkan Nilai Persatuan dan Kepedulian Global

Haul Guru Bangsa, Syarikat Islam Teguhkan Nilai Persatuan dan Kepedulian Global

Haul Guru Bangsa Syarikat Islam jadi momentum Perisai tegaskan sikap atas isu global, persatuan nasional, dan warisan perjuangan H.O.S. Tjokroaminoto.
WBC Resmi Setujui Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven di Perebutan Gelar Juara Kelas Berat

WBC Resmi Setujui Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven di Perebutan Gelar Juara Kelas Berat

World Boxing Championship (WBC) resmi menyetujui duel tinju antara Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven untuk perebutan gelar kelas berat.
Akhirnya Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Minta Maaf dan Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Pemerintah yang Baik Adalah yang Mau Mendengar

Akhirnya Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Minta Maaf dan Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Pemerintah yang Baik Adalah yang Mau Mendengar

Rudy Mas'ud menyampaikan keputusan tersebut telah dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan suara publik.
Dari Ajudan Setia hingga Cawapres Pilihan Soeharto: Kisah Kedekatan Try Sutrisno yang Sempat Tolak Jadi Wakil Presiden

Dari Ajudan Setia hingga Cawapres Pilihan Soeharto: Kisah Kedekatan Try Sutrisno yang Sempat Tolak Jadi Wakil Presiden

Kedekatan Try Sutrisno dengan Soeharto mengantarkannya ke kursi wapres. Menariknya, Try sempat menolak jabatan itu dan ingin pensiun.
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri pada 19 Maret 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri pada 19 Maret 2026

Ia menjelaskan, lokasi sidang kali ini berbeda dengan penetapan awal Ramadhan yang sebelumnya berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta.
Try Sutrisno Wafat, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Dua Hari

Try Sutrisno Wafat, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Dua Hari

Gubernur Khofifah sampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI ke-6.

Trending

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Terpopuler News: Pimpinan Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia, Hingga Deretan Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Pimpinan Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia, Hingga Deretan Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat dan Israel. Hingga, deretan bisnis penting Dwi Sasetyaningtyas
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
Presiden Iran sebut Tewasnya Ali Khamanei adalah Deklarasi Perang Terbuka Terhadap Umat Muslim

Presiden Iran sebut Tewasnya Ali Khamanei adalah Deklarasi Perang Terbuka Terhadap Umat Muslim

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian sebut serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, adalah deklarasi perang terbuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT