News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Masih Kejar Mahasiswi Stikes Pemilik 7 Janin di Kamar Kost di Makassar

7 janin yang sudah membusuk, diduga kuat hasil praktek aborsi ilegal yang ditinggal dalam kotak plastik kedap udara di sebuat kamar kost di jalan Pajjaiyyang.
Rabu, 8 Juni 2022 - 08:45 WIB
Tim Dokkes Polda Sulsel mengamankan 7 janin dalam kotak plastik kedap udara, Minggu ( 05/06/2022 )
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Polisi belum bisa mengungkap temuan 7 janin yang dikemas dalam kotak plastik kedap udara yang kini diamankan tim Dokpol Polda Sulsel, sejak Minggu, 05 Juni 2022. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap mahasiswi pengguna kamar yang berada di jalan Paccerakkang, Kota Makassar. Ketua RT setempat, Hadesiah, mengungkap jika mahasiswi penyewa kamar tersebut sudah lama meninggalkan kamar kost tersebut.

"Saya diceritakan sama pemilik kost yang curiga karena kamar kos sangat bau dan banyak tikus, masa kontrak mahasiswi Stikes yang menyewa sebelumnya sudah habis pada Desember 2021, tapi mahasiswi tersebut pindah ke Kendari, tidak kembali dan tidak lagi pernah bayar uang sewa ke pemilik kamar Kos, makanya pemilik Rumah kost ingin menyewakan kembali ke orang lain, saat itu akhirnya ketahuan jika di dalam kamar tersimpan 7 janin yang sudah membusuk," Ungkap Ketua RT setempat, Hadesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita berawal, saat pemilik Kos ingin menyewakan kembali kamar yang sebelumnya disewa oleh seorang mahasiswi salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( Stikes ) di Makassar.

Saat pemilik Kos membuka kamar kostnya, tercium aroma menyengat. Setelah diperiksa, pemilik Kos menemukan bau itu berasal dari sebuah kardus yang didalamnya terdapat kotak plastik kedap udara.

Saat dibuka, ditemukan janin dalam kotak plastik kedap udara. Pemilik Kos lalu menghubungi Polisi. Dugaan sementara, janin itu merupakan praktik ilegal aborsi yang dilakukan oleh penghuni kamar kos. 

Tim Dokpol Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar mengamankan Kotak Plastik berisi janin usai melakukan olah TKP di lokasi penemuan janin dalam tupperware. Kotak plastik tersebut dikemas dalam kardus setinggi 50 Centimeter dengan dipenuhi lilitan lakban saat ditinggal pemiliknya sejak Desember 2021.

Kuat dugaan, mahasiswi pengguna kamar Kos tersebut telah melakukan praktik aborsi ilegal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, Aparat Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap mahasiswi pengguna kamar yang berada di luar Sulawesi Selatan. 

Polisi juga masih belum bisa memberikan keterangan terkait temuan tujuh janin itu. ( RSU / MTR )

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah pemerintah mencabut izin tambang emas Martabe di Tapanuli, Sumatera Utara merupakan bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.
Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT