Pasar Hewan Terbesar Indonesia Timur di Bolu, Toraja Utara Tutup, Pasca 7 Kerbau Ditemukan Terindikasi PMK
- joni tonapa
Toraja Utara, Sulawesi Selatan - Pasar hewan terbesar di Kawasan Indonesia Timur yang terletak di Kecamatan  Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, sejak beberapa hari terakhir ditutup, pasca ditemukannya 7 kerbau yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Â
“Gejala PMK terindikasi pada senin lalu, saat Tim Dokter dari Dinas Pertanian Pemkab Toraja Utara melakukan pemeriksaan hewan yang dijual oleh para pedagang, dari temuan tersebut kami melakukan isolasi pasar, dengan tujuan untuk mengurangi penyebaran PMK," tegas Lukas Pasarai, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Toraja Utara, Rabu (6/7/2022).
Langkah tersebut dilakukan Dinas Pertanian setelah melihat 7 ekor kerbau yang terindikasi terserang Virus PMK mengalami gejala, seperti mengeluarkan liur berlebihan, luka pada bagian mulut dan kuku, akibatnya aktifitas dipasar hewan terbesar itu sepih dari pengunjung.
Â
Selain itu, Dinas Pertanian Pemkab Toraja Utara juga melakukan karantina, terhadap 7 tujuh ekor kerbau yang diduga terindikasi PMK, sementara kerbau yang masuk dan keluar dari pasar hewan tersebut saat ini tak diperbolehkan, guna menekan terjadinya penyebaran Virus PMK.
Â
“Penutupan pasar kami lakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu hasil LAB, sebab ciri - ciri yang ditemukan tim dokter sudah delapan puluh lima persen terindikasi pada virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," tambah Lukas.
Untuk mengantisipasi terjadinya transaksi jual beli di pasar kerbau terbesar tersebut, saat ini pihak Kepolisian dan TNI serta Satpol PP masih melakukan penjagaan di pintu masuk pasar tempat diisolasnya 7 kerbau yang terindikasi PMK.
Â
(jbt/asm)Â
Load more