News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penertiban Aset Negara untuk Lahan Pembangunan Poltekpar Manado Bentrok, Petani Iba Minta Bantuan Presiden Jokowi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan penertiban aset Negara di Desa Kalasey dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara berujung bentrok
Selasa, 8 November 2022 - 05:44 WIB
ricuh
Sumber :
  • Istimewa

Minahasa, Sulawesi Utara - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan penertiban aset Negara di Desa Kalasey dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara berujung bentrok Senin (07/11/2022) Siang.

Aksi bentrokan terjadi ketika ratusan aparat gabungan dari Polisi dan Pol PP memaksa masuk ke lokasi yang akan dibangun kampus Politeknik Pariwisata Manado, namun mendapat perlawanan keras dari warga dengan memblokir jalan dan membakar ban bekas di akses jalan masuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas gabungan dari Pol PP, Shabara,  Brimob dan Resmob Polresta Manado terus memukul mundur warga sehingga bentrok pun tak terhindarkan. Aksi saling dorang dan saling pukul antara warga dan petugas pun mewarnai jalannya proses pengosongan lahan tersebut.

Agustin Lombunaung, salah satu petani mengaku lahan tersebut sudah digarap oleh keluarganya sejak tahun 1932, dan kini dilanjutkannya sampai bisa menyekolahkan anak-anaknya dari hasi perkebunan.

"Anak-anak saya ada yang sudah jadi Polisi, dan ada yang sudah sarjana karena hasil dari perkebunan ini, dan sekarang lahan saya tinggal ini mengapa mau diambil lagi,"ujarnya dengan berlinang air mata.

Sambil menangis wanita parubaya ini juga berharap jeritannya bersama puluhan warga Desa Kalasey dua ini bisa didengar oleh Presiden Joko Widodo, karena mereka tidak pernah mendapatkan ganti rugi dari pemerintah.

"Pak Presiden Jokowi, tolong kami pak, kami hanya ingin mencari makan, kami hanya bertahan hidup dari hasil kebun kami ini, kami bukan mencari kekayaan pak, lahan kami yang tersisah tinggal ini pak, tolong kami pak Jokowi," harapnya.

Sementara itu, Kabag OPS Polresta Manado, Kompol Tommy Aruan mengatakan sebelumnya telah dilakukan tiga kali sosialisasi dan kegiatan penggalangan terhadap petani.

"Kami membantu Pol PP dalam hal ini memberikan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menggagalkan rencana pemerintah dari aksi-aksi anarkis warga," ujar Aruan 

Menurut Aruan, petugas gabungan dari  Polisi 150 personil dan Pol PP 70 orang melakukan pengamanan masuknya alat berat untuk melakukan pagar keliling di lokasi yang akan di bangun kampus.

"Ini adalah kegiatan proyek pemerintah untuk pembangunan kampus poltekpar dan lahannya telah di hibakan ke kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Aruan.

Dia juga melanjutkan tadi sempat terjadi aksi-aksi anarkis warga yang mencoba menghadang dan menggagalkan proses pengosongan lahan.

"Tadi juga terlibat aksi dorong mendorong dari masyarakat dengan petugas keamanan namun telah dilakukan himbauan dan dilakukan dorongan untuk membuka akses masuk alat ke lokasi dan saat ini situasi sudah dapat terkendali. Juga beberapa warga dan mahasiswa yang diduga sebagai provokator sementara telah kami amankan" bebernya.

Tomy juga menghimbau kepada masyarakat Desa Kalasey dua agar mentaati apa yang telah menjadi aturan dari pemerintah.

"Sejarah tanah ini adalah tanah HGU milik negara yang telah di hibakan ke kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membangun kampus poltekpar Manado," jelas Aruan

Sebelumnya Lahan seluar 22 hektar di desa Kalasey dua ini telah di hibahkan Pemprov Sulut ke Kemenparekraf RI untuk pembanguna kampus politeknik pariwisata yang nantinya diharapkan akan menopang sumber daya manusia, dimana Likupang, Sulawesi Utara  merupakan satu dari lima destinasi wisata super prioritas Indonesia yang telah di tetapkan pemerintah pusat.

"Dengan dibangunnya kampus di daerah itu saya kira akan membawa dampak perputaran ekonomi yang sangat luar biasa besarnya, dimana masyarakat bisa berjualan, bisa membangun tempat usaha kos-kosan, tempat foto copy dan tentunya bisa menyerap banyak tenaga yang nantinya akan dibutuhkan dalam mengelola kampus tersebut," ujar Harianto SPI, Sekertaris Umum Umum Lembang Sembilan Sulawesi Utara saat di wawancarai di Manado (07/11/2022) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya dampak ekonomi yang akan dirasakan langsung warga sekitar nanti sangat besar, dan mempunyai peluang tinggi untuk dibangun berbagai macam tempat usaha.

"Saya kira jangan dilihat hari ini kedepannya daerah sekitar kawasan kampus itu akan sangat ramai, orang-orang dari berbagai daerah akan datang berkuliah di situ, jika momen ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga tentu akan membawa berkah dan sejahtera bagi mereka," tutup Harianto SPI.(mdz/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT