News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Tak Turuti Perintah, Seorang Ibu Tega Habisi Nyawa Anak Kandungnya di Jambi

Entah setan apa yang merasuki jiwa seorang Ibu di Merangin, Jambi yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri hingga tewas. Kasat Reskrim Polres Merangin, Lumb
Minggu, 26 Februari 2023 - 02:33 WIB
Ilustrasi Kekerasan Anak
Sumber :
  • Istimewa

Jambi, tvOnenews.com - Entah setan apa yang merasuki jiwa seorang Ibu di Merangin, Jambi yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri hingga tewas.

Kasat Reskrim Polres Merangin, Lumbrian Hayudi Putra menyebutkan, peristiwa itu terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari rumah sakit tentang seorang anak yang mengalami luka-luka hingga kritis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya laporan kami terima dari rumah sakit, anaknya sempat kritis namun meninggal dunia sekitar pukul 01.00 wib,” ujar Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Lumbrian Hayudi Putra, Sabtu (25/2/2023).

Lumbrian mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan telah melakukan tindakan visum kepada sang anak dan di seluruh tubuh memang terdapat bekas luka.

"Dari laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan melakukan visum terhadap korban, dan ditemukan luka lebam disekujur tubuh sang anak," katanya.

tvonenews

Ia mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, dirinya tega menganiaya anak kandungnya sendiri, hanya gegara korban tidak mau menuruti kemauan pelaku untuk mengambil air.

"Dari pengakuan pelaku, ia melakukan penganiayaan itu, hanya gara-gara tidak mau menuruti kemauan pelaku untuk mengambil air," ungkapnya.

Sehingga tambahnya, pelaku langsung menganiaya anak kandungnya yang masih berumur 7 tahun itu dengan cara memukul menggunakan tangkai sapu dan membanting korban ke lantai, sehingga kepala korban terbentur.

"Pelaku kesal, langsung menganiaya korban hingga mengalami luka berat dibagian kepala," tambahnya.

Ia menuturkan, setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, Ibu korban langsung membawa korban ke RSUD Kolonel Abujani Bangko. Namun, karena mengalami luka berat di bagian kepala, akhirnya korban meninggal dunia saat berada di Ambulance.

"Korban meninggal di Ambulance saat ibunya membawa korban ke RSUD Kolonel Abujani Bangko, setelah menganiaya korban," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, pihak Sat Reskrim Polres Merangin masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku, adanya dugaan motif lain dari penganiayaan tersebut.

"Belum, ada atay tidaknya motif lain, masih atau tidaknya motif lain dari penganiayaan ini, masih dilakukan penyelidikan," tutupnya. (dar/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT