News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Saksi Sidang Korupsi Rektor Unila, Mantan Ketua PWNU Lampung Akui Berikan Infaq Ratusan Juta untuk Pembangunan Gedung LNC

Terdakwa mantan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Karomani Cs kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (16/3/2023). Kali ini sidang mendengarkan keterangan saksi mantan Ketua PWNU Lampung, Prof. Muhammad Mukri.
Jumat, 17 Maret 2023 - 16:44 WIB
Saksi Mantan Ketua PWNU Lampung, Prof Muhammad Mukri, saat tiba di PN Tanjungkarang.
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Terdakwa mantan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Karomani Cs kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (16/3/2023). Kali ini sidang mendengarkan keterangan saksi mantan Ketua PWNU Lampung, Prof. Muhammad Mukri.

Dalam keterangan tersebut, Prof Muhammad Mukri mengakui memberikan infaq ratusan juta rupiah untuk pembangunan Gedung Lampung Nahdiyin Center (LNC), melalui orang kepercayaan terdakwa Karomani yakni Mualimin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diakui Prof Mukri saat menjadi saksi Jaksa KPK terhadap Karomani Cs dugaan suap penerimaan mahasiswa baru Unila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Menurut Mukri, pada tahun 2021 lalu bertemu dengan Prof Karomani disebuah acara di Novotel Lampung, disitu keduanya berbincang dan terdakwa mengatakan ingin membangun Gedung LNC.

"Waktu itu Prof Karomani bilang ingin bangun Gedung LNC. Kemudian saya katakan siap membantu untuk pembangunan gedung tersebut," kata dia.

Beberapa minggu setelah perbincangan tersebut, ketua panitia pembangunan LNC yakni Mualimin datang kerumah Mukri, untuk mengambil sejumlah uang pembangunan yang akan diberikan kepada Karomani.

Namun, Prof Mukri mengaku lupa berapa jumlah uang yang diberikannya kepada Karomani melalui Mualimin. "Untuk pasti jumlah uangnya saya lupa. Tapi sekitar dua ratus juta lebih, tidak sampai lima ratus seinget saya," terangnya.

Lantas Jaksa KPK menampilkan daftar sumbangan yang direkap oleh panitia pembangunan LNC. Disitu tertera bahwa Prof Karomani ketua PWNU Lampung memberikan uang sebesar Rp300 juta.

"Ada di nomor sembilan, tertuliskan Mukri ketua PWNU menyumbang tiga ratus juta untuk pembangunan LNC," kata jaksa.

Namun terdakwa Karomani membantah."Saya tidak tahu tulisan itu," jawab Karomani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Mukri juga membantah bahwa uang tersebut terkait penerimaan mahasiswa baru di Unila. Karena menurutnya uang yang diberikan murni dari hati dan untuk kepentingan NU.

"Karena saya melihat Unila lembaga pendidikan yang mencetak manusia cerdas. Sahabat saya Karomani ingin paham-paham keagamaan modern di Unila," ungkapnya. (PUJ/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 50 persen bagi masyarakat yang membeli rumah pertama di Jakarta.
Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja/Buruh Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama ke-24 Periode 2026-2028

Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja/Buruh Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama ke-24 Periode 2026-2028

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas bersama tiga Ketua Serikat Pekerja/Buruh PTFI menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PTFI ke-24 periode 2026-2028, di Jakarta, Jumat (10/4).
Daftar 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Turut Diperiksa KPK, Buntut OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo

Daftar 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Turut Diperiksa KPK, Buntut OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo

Sebanyak 12 pejabat Pemkab Tulungagung diboyong KPK ke Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan terkait OTT terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Ekonomi Diisukan Lemas, Seskab Teddy: Dua Kali Lebaran Pemerintahan Prabowo Tetap Stabil

Ekonomi Diisukan Lemas, Seskab Teddy: Dua Kali Lebaran Pemerintahan Prabowo Tetap Stabil

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan daya beli masyarakat tidak terganggu, bahkan dalam momentum krusial seperti Lebaran.
Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Samator Bangkit! Hadi Sampurno Soroti Mental Tim Usai Taklukkan Garuda Jaya

Surabaya Samator akhirnya meraih kemenangan perdana di putaran pertama Final Four Proliga 2026.
Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Ruang Menteri hingga Wamen PU Digeledah Kejati Jakarta, Dody Hanggodo: Demi Allah Saya Enggak Tahu

Menurut Dody, tidak ada urgensi untuk membicarakan perkara tersebut secara internal lantaran prosesnya berada di tangan aparat penegak hukum.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT