GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Cipayung Plus Kota Medan Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Sumut Hingga Mundur dari Jabatan, Ini Poin-poin Tanggapan Polda Sumut

Organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan bersama Mahasiswa se-Sumatera Utara mengeluarkan statemen akan menggelar aksi jilid 2 ke Polda Sumut.
Senin, 10 April 2023 - 00:01 WIB
Tangkapan Layar Video Konferensi Pers Cipayun Plus Kota Medan.
Sumber :
  • Yoga Syahputra

Medan, tvOnenews.com - Organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan bersama Mahasiswa se-Sumatera Utara mengeluarkan statemen akan menggelar aksi jilid 2 ke Mako Polda Sumatera Utara. 

Hal tersebut diunggah ke media sosial pada Sabtu (8/4/2023). Ada empat tuntutan dan harapan yang mereka sampaikan dalam video yang beredar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cipayung Plus menegaskan harapan mereka kepada Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra, hingga mundur dari jabatannya.

Dalam video unggahan berdurasi 1 Menit 30 detik, salah satu perwakilan dari mereka mengatakan, melihat kondisi aksi yang dilakukan pada tanggal 6 April 2023 lalu,  di mana Kapolda sumatera Utara dikatakan tidak berani bertemu dalam menanggapi isu dan persoalan yang diadvokasi Cipayung Plus Kota Medan. 

"Kami akan menagih janji Kapolrestabes Medan untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan anak di bawah umur di wilayah Hukum Polsek Delitua, Polrestabes Medan dengan kurun waktu 3 x 24 jam dengan dibuktikan dalam penandatangan pakta integritas,” katanya.

"Maka kami Cipayung Plus Kota Medan bersama mahasiswa se-Sumatera Utara dengan ini akan melaksanakan aksi jilid 2,” lanjut mereka.

Berikut tuntutan yang disampaikan:
1. Tangkap tersangka penganiayaan di wilayah hukum Polsek Deli Tua, Polrestabes Medan.
2. Usut tuntas aktor utama penggelapan pajak di Polres Samosir dan kematian Bripka AS.
3. Menuntut Kapolda Sumatera Utara untuk menjalankan perintah Undang-Undang Pasal 13 UU No 2 Tahun 2002 tentang tugas kepolisian.
4. Menuntut Kapolda Sumatera utara untuk segera menuntaskan persoalan Kamtibmas di Sumut.

Disebutkan bila tuntutan mereka berangkat dari persoalan-persoalan yang saat ini menuai keprihatinan publik. 

“Jika Kapolda Sumatera Utara tidak mampu melaksanakannya maka kami mendesak Kapolri untuk segera mengevaluasi Kapolda Sumut atau segera kapolda sumut untuk mundur dari jabatannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, memberikan penjelasan terkait hal aksi Cipayung Plus Jilid 2 di Mako Polda Sumut.

"Saat adik-adik mahasiswa berunjuk rasa, Alhamdulillah sudah diterima secara baik dan santun oleh Bapak Kapolrestabes Medan dan salah satu pejabat utama Polda Sumut. Tentu hal ini menunjukan responsivitas kita kepada adik-adik mahasiswa,” kata Hadi, Minggu (9/4/2023).

Hadi menegaskan terkait penganiayaan di Polsek, sedang berproses dan ditangani oleh Polrestabes Medan. 

“Kasus Bripka AS itu sdh tuntas penyebab kematiannya apa, semua proses pengungkapan dilakukan oleh Polda Sumut secara scientific crime investigation dan transparan serta terbuka," lanjut Hadi.

Ia juga menjawab kasus penggelapan uang pajak di UPT Samsat Samosir juga saat ini dalam penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kelima, berbagai dinamika Kamtibmas tentu menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya Polri. Akan tetapi semua kita memiliki tanggung jawab menjaga Sumut,” tambah Hadi.

"Beliau (Kapolda Sumut) selalu mendengar dan menerima apa yang menjadi masukan kritikan untuk perbaikan dan kemajuan Polri khususnya Polda sumut," tutup Hadi. (ysa/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT