GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Lebaran 2023, Polantas Sumbar Dituding Pungut Tilang Jutaan Rupiah

Beberapa akun media sosial Tik-Tok membuat postingan mengkritik kinerja Polisi Lalu Lintas di Sumatera Barat, disaat libur hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah ata
Rabu, 3 Mei 2023 - 15:05 WIB
Direktorat Lalu Linta Polda Sumbar tanggapi postingan memojokkan petugas, namun tidak diindahkan pemilik akun
Sumber :
  • Tim TvOne/Wahyudi Agus

Padang, tvOnenews.com – Beberapa akun media sosial Tik-Tok membuat postingan mengkritik kinerja Polisi Lalu Lintas di Sumatera Barat, disaat libur hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah atau 2023 Masehi. Rata-rata mereka menyebutkan, kena tilang hingga jutaan rupiah, namun tidak diberikan surat Bukti Pelanggaran atau Tilang.

Misalnya pada akun bbgarnst_026, dalam video postingannya diberi judul; “KOK DI PLAT BA BANYAK YAH POLISI PUNGLI KAMI KAGET BUKAN KARENA GEMPA KAMI KAGET DITILANG GK ADA SURATNYA,” demikian tulisan di videonya yang berdurasi 20 detik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pada ‘caption’ video tersebut ditulis; GIMANA NIH SANAK KOK GITU DI KOTA KALIAN KAMI BANGKRUT NGASIH THR POLISI SETIAP POS #bukittinggi #payahkumbuh #jamgadang #kelok9. Postingan dua hari yang lalu ini, Minggu (30/4/2023), langsung mendapat balasan dari netizen.

“Sy sdh puas touring keliling sumbar...insya allah aman2 saja selama surat menyurat lengkap dan kendaran sesuai spek ny...salam dari plat BH kota jambi,” ujar akun @darian yang menjawab Selasa (2/4/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sementara, netizen lainnya mengomentari motor si pemilik akun yang terlihat tidak lengkap. Seperti tidak memasang nomor polisi bagian depan dan tidak memasang kaca spion. Serta mempertanyakan surat-surat motor tersebut.

“Yg penting taat peraturan lalu lintas dan surat2 lengkap aman bang mo kemana ajha gk prlu takut kena tilang,” tulis akun ritahardianti449 masih di aplikasi Tik-Tok. Senada, juga disampaikan akun@Rendymunandard; “MINIMAL MOTOR LENGKAP OM, "TA'ATI PERATURAN, LENGKAPI SURAT2 KENDARAAN", DI SUMBAR BUKAN JALAN KEBON SAWIT OM.

Sementara, akun lainnya @andrigunawan862 menorehkan dalam postingannya sebuah video berlatar pemandangan pantai dengan judul “ngeri polisi di sumbar tepatnya di padang lupa bawa surat motor kalo mau dilepas bayar 1jt 2motor jadi 2jt,” demikian tulisannya dengan caption; “plat bm waspada aja ke sumbar kalo bisa bawa surat sama sim #sumbar,” tulisnya.

Tulisan yang diposting Minggu (30/4/2023) ini juga dikomentari banyak netizen. Tak hanya mendukung, juga ada komentar yang menyalahi pengunggah yang tidak membawa surat-surat lengkap kendaraannya.

“Kami juga plat BM juga bang dari riau. jd inti ny kalau mau pergi bawa motor tuh utama kan surat kita lengkap. biar kemana kita aman,” tulis akun@May Siska br tamba. Sedangkan akun @HANAN ABISEKA ALFATIH, juga menyebut hal yang sama katanya; “maka nya jangan biasa kan di kampong bro. kalau di kampung iya surat2 dan pajak mu mati pun gak ada yg razia,” tulisnya.

Ada juga yang mendukung postingan tersebut terkait dugaan pungli yang terjadi. Seperti akun @wanita tangguh??.

“Kejadian di ank saya,surat lengkap tetap kena 1 JT,alasan plat ketutup,” tulisnya. Juga melalui akun @user7626653842491.

“Saya warga minang sendiri pernah juga ditlang damai dg Polisi di kota Padang sekitar Plaza Andalas gara2 teman sebelah tak pakai sabuk,” katanya.

Dir Lantas Polda Sumbar: Nominal Tilang Tak Masuk Akal!

Postingan dari sejumlah netizen yang notabene adalah pengendara tersebut disesali oleh Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Sumbar. Komisari Besar Polisi (Kombes Pol) Hilman Wijaya sebut tulisan para oknum pengendara tersebut bernada hoaks, lantaran tidak memperlihatkan bukti yang jelas.

“Masuk akal nggak petugas kami meminta biaya tilang hingga jutaan rupiah, dari mana angkanya itu. Saya meyakini mereka (netizen pengendara) memang ditilang karena motor yang mereka pakai sesuai postingannya sangat tidak lengkap,” ujar Hilman, Selasa petang (2/4/2023) saat dikonfirmasi tvOnenews.com.

Namun tambahnya, yang janggal adalah nominal tilangnya dengan jumlah satu sampai dua juta rupiah. Atas dasar apa si pemilik akun menyatakan nilai tilang sebanyak itu. Kombes Pol Hilman Wijaya meyakini sipemilik akun sepertinya sakit hati lantaran ditilang dan membuat konten tak bertanggung jawab.

“Bagi kita (Polantas) tak masalah diviral-viralkan yang penting nanti dia bertanggung-jawab dengan apa yang dia viralkan. Apabila nanti kita klarifikasi dan ternyata tidak ada benar ada tilang sebesar yang dia sebutkan, berarti dia (pemilik akun) telah menyebarkan hoaks berpotensi tindak pidana,” tegas Hilman lagi.

Lebih lanjut, pihak Dir Lantas Polda Sumbar sendiri telah melakukan klarifikasi langsung ke akun yang bersangkutan untuk menanyakan detil penilangan yang meminta denda tilang hingga jutaan rupiah, serta meminta data personil dilapangan yang melakukan hal tersebut, namun klarifikasi polisi tidak ditanggapi pemilik akun.

“Kita berupaya menanggapi postingan mereka untuk mengetahui pengecekan personil kita dilapangan yang melakukan penilangan seperti yang dituduhkan, namun sampai saat ini tidak ada jawaban. Intinya, jika tidak ada lengkap maka tidak akan ada penindakan. Coba lihat motor mereka dalam postingan, sangat tidak lengkap, tak pakai plat nomor, knalpot brong dan ngebut-ngebutan,” ulas Hilman.

Banyak keluhan masyarakat yang harus ditangani kepolisian dibandingkan konten-konten yang memojokkan seperti itu. Dengan demikian, pihak Dir Lantas Polda Sumbar tidak terlalu memusingkan postingan terkait tudingan memungut biaya tilang hingga jutaan rupiah tersebut, karena tanpa fakta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka tidak berfikir, ketika mereka bisa berlebaran kesana kemari, coba lihat anggota Polantas di tengah jalan yang rela tidak berlebaran demi kelancaran arus lalu lintas yang mereka gunakan. Kami (Polantas) juga punya keluarga yang menunggu dirumah untuk berlebaran, tapi malah sibuk ditengah jalan, sudah jelas melanggar malah mencela petugas,” sesal Kombes Pol Hilman Wijaya. (was/haa)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN

Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN

Pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ditujukan pemerintah dalam memperkuat koordinasi pertahanan negara di tengah ancaman multidimensi.
Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Tim asal Kota Daejeon, Red Sparks telah mengumumkan pemain asing pilihan mereka untuk V League 2026/2027 beberapa waktu yang lalu setelah melalui proses draft.
Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta masih menjadi ibu kota negara sebelum terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).
Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya angkat bicara soal aksi penjambretan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT