GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Perusahaan Proyek Lampu Pocong Gagal di Medan Mengembalikan Dana Secara Menyicil

Empat perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek lampu pocong yang gagal di kota Medan telah mengembalikan sebagian dana proyek kepada Pemerintah Kota Medan.
Jumat, 26 Mei 2023 - 18:09 WIB
Proyek lampu pocong & Walikota Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ahmidal

Medan, tvOnenews.com - Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, mengungkap bahwa empat perusahaan yang ditugaskan untuk proyek lampu pocong yang gagal di Kota Medan telah mengembalikan anggaran proyek tersebut kepada pemerintah kota. Total dana yang telah dikembalikan adalah sebesar Rp2 miliar dari total Rp21 miliar yang dianggarkan.

Kadis Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Topan Ginting, menjelaskan bahwa pemegang tender telah membayar tagihan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan dengan cara menyicil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hingga saat ini, sudah ada empat perusahaan yang mengembalikan dana secara menyicil. Kami memberikan waktu 60 hari bagi mereka untuk melunasi, dan saat ini sudah ada empat perusahaan yang mengembalikan total Rp2 miliar, dengan pembayaran cicilan sebesar Rp250 juta," jelasnya pada Jumat (26/5/2023).

Topan juga menyebutkan bahwa empat perusahaan yang telah mengembalikan dana kepada Pemerintah Kota Medan melalui pembayaran menyicil adalah CV BTP, CV EDP, CV A, dan CV SS.

"Kami memberikan waktu 60 hari bagi mereka untuk melunasi. Ini bukan jumlah uang yang sedikit kami berikan kepada para pengusaha," tambahnya.

Topan menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PPTK terkait alamat perusahaan yang tidak sesuai atau alamat palsu. Hal ini bertujuan untuk mempermudah komunikasi antara perusahaan dan Pemerintah Kota Medan.

"Saya sudah menyurati PPTK dan memberikan mereka surat tersebut. Melalui PPTK, surat tersebut akan langsung berhubungan dengan pimpinan perusahaan," jelasnya.

Topan juga menyebutkan bahwa dua perusahaan yang belum melunasi tagihannya masih diberi waktu, namun keduanya menunjukkan niat baik untuk mengembalikannya.

"Kami telah berkomunikasi dengan kedua perusahaan tersebut, dan rata-rata mereka memiliki niat baik untuk mengembalikan dana. Namun, mereka membutuhkan waktu. Jika niat baik sudah ada, pasti segalanya akan berjalan dengan baik," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait pembongkaran proyek yang gagal, Topan mengatakan bahwa setelah semua perusahaan melunasi tagihan, tahap selanjutnya adalah memulai proses pembongkaran proyek tersebut.

"Setelah mereka melunasi tagihan, kami akan menyuratinya dan memulai tahap pembongkaran yang harus diselesaikan," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SMAN 1 Pontianak Temui SMAN 1 Sambas, Tegaskan Dukungan untuk Wakili Provinsi Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Nasional

SMAN 1 Pontianak Temui SMAN 1 Sambas, Tegaskan Dukungan untuk Wakili Provinsi Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Nasional

Setelah bertemu dengan SMAN 1 Sambas, perwakilan dari SMAN 1 Pontianak tegaskan dukungan kepada untuk wakili Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI tingkat nasional.
2 Jurnalis Republika Diculik Zionis Israel, Pemimpin Redaksi Ungkap Kondisi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

2 Jurnalis Republika Diculik Zionis Israel, Pemimpin Redaksi Ungkap Kondisi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

Tentara Israel melakukan intersepsi atau penyergapan terhadap sejumlah kapal bantuan Internasional, Global Sumud Flotilla yang hendak menuju ke Gaza, Palestina
Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Sampai menguras air mata, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi puji drama kolosal berjudul "Peuting Munggaran" berdurasi 2,5 jam yang disutradarai oleh Sujiwo Tejo.
Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Komitmen institusi Polri dalam memerangi peredaran gelap narkoba kini menyasar hingga ke internal mereka sendiri. 
Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Megawati Hangestri akui kalau dirinya sempat curhat kepada sang suami soal niatnya untuk berhenti main voli. Hal itu ia sampaikan saat Proliga berlangsung.
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Aparat kepolisian dari Polres Gowa tengah mendalami temuan sejumlah barang bukti terkait tewasnya seorang mahasiswi tingkat akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19). 
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Upaya Cegah Praktik Korupsi, LKPP Bangun Ekosistem Tata Kelola Pengadaan Desa

Upaya Cegah Praktik Korupsi, LKPP Bangun Ekosistem Tata Kelola Pengadaan Desa

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terus melakukan pembenahan dengan membangun ekosistem pengadaan yang transparan dan profesional sekaligus upaya pencegahan korupsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT