News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Psikolog: Begal, Akibat Pengaruh Narkoba dan Kurangnya Sentuhan Peran Ayah, Jadikan Anak Berjiwa Sadis.

Maraknya aksi begal yang terjadi di Kota Medan akhir-akhir ini mendapat perhatian khusus Irna Minauli, Psikolog dan Direktur Minauli Consulting. Menurutnya,
Jumat, 30 Juni 2023 - 15:15 WIB
Ilustrasi begal motor.
Sumber :
  • Tim tvOne/Sri Gustina Hasan

Medan, tvOnenews.com - Maraknya aksi begal yang terjadi di Kota Medan akhir-akhir ini mendapat perhatian khusus Irna Minauli, Psikolog dan Direktur Minauli Consulting.

Menurutnya, begal merupakan tindak kejahatan yang lebih berpeluang menimbulkan trauma bagi korban karena dilakukan secara mendadak dan langsung berhadapan dengan pelaku yang sering disertai tindak kekerasan, bahkan dapat mengancam nyawa korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini sedikit berbeda dengan pencurian sepeda motor yang hanya menyebabkan kehilangan kendaraannya semata. "Pelaku begal yang disertai kekerasan sering kali di bawah pengaruh narkoba, sehingga mereka memiliki keberanian dan berkurang empatinya. Mereka tidak memiliki belas kasihan dan hanya mementingkan keinginannya untuk segera mendapatkan hasil," jelasnya Jumat (30/6/2023) di Medan.

Motif ekonomi sering melatarbelakangi terjadinya pembegalan. Akan tetapi hal ini diperkuat oleh adanya masalah gangguan kepribadian (conduct disorder) pada pelaku pembegalan yang berusia di bawah 18 tahun.

"Gangguan perilaku inilah yang membuat mereka seringkali melakukan tindakan melanggar hukum. Itu sebabnya gangguan ini sering disertai masalah kecanduan narkoba," lanjutnya.

Jika ditinjau dari penyebabnya, umumnya para pelaku kejahatan seperti pembegalan adalah mereka yang tidak mendapatkan sentuhan peran ayah (fatherless) dalam kehidupannya. Saat ini, Indonesia menduduki posisi tertinggi dalam masalah ketiadaan peran ayah (fatherless) ini. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi pemicu maraknya kejahatan. 

Tiadanya peran ayah menyebabkan anak kurang memiliki disiplin dan tidak menghargai figur otoritas lain seperti guru atau orang dewasa lain. Secara emosional menjadi labil dan impulsif. 

Itu sebabnya penegakan disiplin dan aturan serta norma-norma agama menjadi sangat penting dalam penanganan remaja yang sudah memperlihatkan kejahatan yang di luar batas. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat melahirkan para psikopat yang dengan kejam dapat melakukan kejahatannya.

Menurutnya, penegakan hukum saat ini dinilai masih terlalu lembek, khususnya bagi pelaku yang masih di bawah umur. Hal inilah yang meresahkan masyarakat karena dianggap kurang sesuai dengan kejahatan yang mereka lakukan. (sgh/wna)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT