News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HUT Kota Medan ke 433, Kepling Medan Amplas dan PUD Pasar, Berhasil Bawa Pulang Piala Walikota Medan

HUT Kota Medan ke 433, Kepling Medan Amplas dan PUD Pasar, Berhasil Bawa Pulang Piala Walikota Medan
Minggu, 2 Juli 2023 - 07:40 WIB
Pemberian Hadiah untuk Pemenang oleh Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap, Jumat (30/6/2023) Stadion Teladan Medan
Sumber :
  • Tim tvOne / sri gustina hasan

Medan, tvOnenews.com - Turnamen sepak bola antar OPD dan Kepala Lingkungan 2023 se-Kota Medan telah usai. Wali Kota Medan Bobby Nasution yang diwakili Kadispora Kota Medan, Pulungan Harahap memberikan piala dan mengalungkan medali kepada para pemenang turnamen di Stadion Teladan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelaran turnamen yang di mulai dari tanggal 20-30 Juni 2023 berhasil keluar sebagai juara pertama tingkat Kepala Lingkungan (Kepling) yakni Kecamatan Medan Amplas, lalu disusul juara ke 2 Kecamatan Medan Marelan, sedangkan juara ke 3 diperoleh Medan Tuntungan dan terakhir juara ke 4 disabet Medan Selayang.

 

Sementara itu untuk tingkat OPD, juara pertama diraih PUD. Pasar Kota Medan, lanjut di susul juara ke 2 Sekretariat Kota Medan, Juara 3 Dishub Kota Medan dan Raihan ke 4 diperoleh Bapenda Kota Medan.

 

“Saya sangat mendukung kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Apalagi memang olah raga sepak bola menjadi olah raga favorit rakyat Indonesia,” ucap Bobby Nasution yang di wakilkan Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap, Jumat (30/6/2023) si Stadion Teladan Medan.

 

Turnamen yang diselenggarakan selama 10 hari dengan menggunakan 2 lapangan sepak bola Stadion Teladan dan Cadika pun berakhir sudah. Kegiatan ini juga menjadi agenda tahunan Kota Medan untuk tahun yang akan datang (2024). Untuk sang juara berhak membawa pulang hadiah berupa uang jutaan rupiah, medali dan piala bergilir Wali Kota Medan Bobby Nasution 2023.

 

Diketahui 27 Tim sepak bola dari instansi Perangkat Daerah dan Kepala Lingkungan. Melalui kompetisi ini Bobby Nasution berharap terjalin kekompakan antara seluruh Perangkat Daerah termasuk Kepala Lingkungan dan Forkopimda Kota Medan. Artinya dengan adanya pertandingan sepakbola ini akan tetap terus terjalin kolaborasi guna mensejahterakan masyarakat kota Medan.

 

Kompetisi ini diharapkan dapat membangun kekompakan dan sinergitas serta terjalin terus kolaborasi guna memberikan kontribusi yang terbaik kita selalu pelayan masyarakat dalam mewujudkan visi misi Pemko Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kompetisi sepak bola antar instansi dan Kepling ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kota Medan ke- 433 tahun 2023. (sgh/fhr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Hujan deras menyebabkan 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Rabu (4/2/2026).
Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menanggapi kasus anak SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri. Ia menyinggung soal bansos.
Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Namun, kepolisian memastikan proses pendalaman tetap dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh.
Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Ketum Kadin menegaskan bahwa agenda pertumbuhan hijau Indonesia tidak terlepas dari kisah besar transisi energi yang kini menjadi medan persaingan global.
Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya amankan dua wanita yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Etomidate di dua lokasi berbeda, wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT