News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Sekawan Pencuri Hewan Ternak Ditangkap di Lahat, Empat Pelaku Lainnya Masih DPO

Satreskrim Polsek Kota Lahat berhasil menangkap 2 dari 6 pelaku pencurian hewan ternak di Lahat setelah merusak kandang sapi korban. 4 pelaku lain masih buron.
Selasa, 4 Juli 2023 - 11:07 WIB
Pelaku pencurian hewan ternak, Rusli dan Nirwinsyah (tengah) saat diamankan Satreskrim Polsek Kota Lahat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yudi

Lahat, tvOnenews.com - Satreskrim Polsek Kota Lahat akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pencurian hewan ternak setelah mereka menjadi buron dalam waktu yang cukup lama. Kejadian ini menimpa korban Sulimin (51), seorang warga Desa Ngalam Baru, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat. Pelaku yang berhasil ditangkap adalah Rusli (49), warga Desa Kerung, Kecamatan Lahat Selatan, dan Nirwinsyah (50), warga Desa Pagar Agung, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat.

Pencurian ini terjadi pada 14 November 2022 lalu dan dilakukan oleh dua sekawan bersama empat pelaku lain yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah merusak kandang sapi milik korban yang berlokasi di Simpang Barak, Desa Suka Rame, Kecamatan Gumay Talang, Lahat. Selanjutnya, mereka langsung mengambil seekor sapi betina yang ditandai dengan nomor 16 di telinga kanan sapi tersebut. Sapi tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil pick-up untuk dibawa kabur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Modus operandi mereka adalah merusak kandang sapi dan mengangkut sapi menggunakan mobil pick-up yang sudah disiapkan. Saat ini, kami masih terus melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lain yang masih buron," ungkap Kapolres Lahat AKBP Kunto melalui Kasubsi Penmas Polres Lahat Aiptu Lispono pada Selasa (4/7/2023).

Dalam penangkapan terhadap dua pelaku tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit mobil Pick Up Merk Mitsubishi warna hitam tahun 2009 dengan nomor polisi BG 9046 DH, satu batang besi behel berukuran 1 meter, satu unit tali tandan berwarna orange, satu unit tali tandan berwarna biru, dan satu karung berwarna putih.

Dua pelaku yang ditangkap akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana mengenai pencurian ternak sebagai pertanggungjawaban atas perbuatan mereka. Sementara itu, empat pelaku lain yang masih buron dengan inisial TK (30), DD (28), NV (35), dan HD (28) terus dilacak dan diimbau untuk segera menyerahkan diri.

"Kami telah mengamankan dua pelaku beserta mobil sebagai barang bukti untuk proses hukum selanjutnya. Sementara itu, kami menghimbau empat pelaku lain yang masih dalam daftar pencarian untuk segera menyerahkan diri karena pada akhirnya mereka pasti akan ditangkap, entah cepat atau lambat," tegas Lispono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.
Nasib MotoGP Qatar 2026 Masih Tanda Tanya, Marc Marquez Pilih Tunda Penerbangan ke Sirkuit Losail

Nasib MotoGP Qatar 2026 Masih Tanda Tanya, Marc Marquez Pilih Tunda Penerbangan ke Sirkuit Losail

Keikutsertaan Marc Marquez pada MotoGP Qatar 2026 masih menjadi sorotan di tengah ketidakpastian penyelenggaraan balapan di Sirkuit Lusail akhir pekan ini.
Lexus Siap Rilis SUV Listrik Pertama Buatan China pada 2027

Lexus Siap Rilis SUV Listrik Pertama Buatan China pada 2027

Lexus dikabarkan siap meluncurkan SUV listrik pertama yang diproduksi secara lokal di China pada 2027. Sekaligus mengakhiri hampir tiga dekade ketergantungan merek premium Toyota tersebut terhadap kendaraan impor untuk memenuhi pasar China.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT