GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Hilang Beberapa Hari, Seorang Mahasiswi di Simalungun Ditemukan Tewas Mengenaskan Diduga Dibunuh Mantan Pacar

Sempat hilang beberapa hari, seorang mahasiswi Universitas Simalungun (USI), kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ditemukan tewas dengan kondisi menggenaskan.
Minggu, 16 Juli 2023 - 01:50 WIB
Mahasiswi Universitas Simalungun yang Tewas Dibunuh Mantan Pacar
Sumber :
  • Daud Sitohang

Simalungun, tvOnenews.com - Dikabarkan sempat menghilang selama beberapa hari, seorang mahasiswi Universitas Simalungun (USI), kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ditemukan tewas dengan kondisi menggenaskan. 

Korban seorang mahasiswi Universitas Simalungin ditemukan tewas oleh petugas Kepolisian pada  Sabtu (15/7/23) pagi hari tadi di lokasi pemandian di daerah Dusun I, Desa Afdeling VI Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui bernama Tantri Yulaila adalah warga Jalan Anjangsana, Karang Anyer Pasar Dua Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ini diduga dihabisi oleh mantan pacarnya, karena sakit hati.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto mengatakan bahwa pada Sabtu (15/7/23) sekira pukul 06.00 WIB, mendapat informasi dari Polsek Serbelawan, dan Polsek  Bangun Wilkum Polres Simalungun, bahwa telah diamankan seorang laki-laki diduga melakukan kekerasan terhadap pacarnya sehingga meninggal dunia yang terjadi di Dusun 1, Desa Afdeling VI Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Merawan.

   (Proses Evakuasi Jenazah Mahasiswi Universitas Simalungun yang Dibunuh Mantan Pacar)

"Pelaku diketahui berinisial AL (20) yang berprofesi sebagai tukang buat tahu, warga Jalan Cempaka Bawah Nagori Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, pelaku diinformasikan adalah mantan pacar korban, diamankan oleh petugas dari Polsek Bangun dan di serahkan kepada Polsek Serbelawan, Polres Simalungun" tutur Kasi Humas.

Lebih dalam AKP Agus Arianto menjelaskan bahwa mayat korban ditemukan berdasarkan pengakuan pelaku yang telah diamankan sebelumnya oleh Polres Simalungun.

Selanjutnya Agus menyebutkan, setelah memperoleh informasi tersebut personel Polsek Dolok Merawan dan Polsek Serbelawan, kemudian langsung meluncur ke lokasi kejadian guna mengevakuasi jasad korban.

"Saat di TKP, petugas menemukan sesosok mayat perempuan dengan posisi telentang mengenakan kaos dan celana panjang. Selanjutnya dilakukan olah TKP oleh tim Inafis Polres Tebing Tinggi lalu mayat tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Kota Medan, Sumatera Utara guna dilakukan autopsi," jelasnya.

Agus menyebutkan pihaknya juga mengamankan barang bukti di TKP berupa sebongkah batu cadas dan 1 buah helm warna hitam.

”Pelaku menggunakan batu tersebut dan  memukul kepala bagian belakang korban," sambungnya.

Kembali dijelaskan Kasi Humas, pelaku dan korban diketahui pernah  berpacaran sekitar satu bulan di tahun 2022 dari Oktober sampai November 2022 lalu, namun kemudian putus dan tak pernah komunikasi hingga beberapa lama.

"Setelah hilang kontak, pada 1 Juli 2023, korban membalas story dari instagram yang berlanjut ke nomor Whatsapp, selanjutnya pada hari Minggu 9 juli 2023 lalu pelaku memastikan untuk janjian bertemu pada Senin 10 juli 2023 sekira pukul 10.00 WIB, lalu korban menjemput pelaku di daerah Rambung Merah Pematang Siantar," terangnya.

Pelaku dan korban akhirnya menuju TKP, lalu saat turun ke lokasi, pelaku menyuruh korban untuk berjalan duluan.

"Saat itulah pelaku mengambil batu di sekitar TKP dan memukul kepala korban dari belakang sehingga korban terjatuh dan menjerit minta tolong, namun pelaku kembali memukuli korban di bagian wajah serta leher sehingga korban tidak berkutik lagi, usai tidak bernyawa, pelaku mengambil handphone berikut sepeda motor dan meninggalkan lokasi menuju Pematang Siantar," papar Kasi Humas.

Menurut Agus, tersangka diduga kuat telah merencanakan pembunuhan terhadap korban guna menguasai harta benda milik korban, dan di jerat telah melanggar pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati seumur hidup atau 20 tahun penjara," tutup Kasi Humas.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bangun, Iptu Bontor Lumban Tobing menyebutkan, pengungkapan kasus ini berawal saat pihak nya menerima laporan pengaduan anak hilang oleh orang tua korban Suyadi  pada tanggal 13 Juli 2023 silam ke Polsek Bangun, Polres Simalungun”, sebut Bontor Tobing.

Selanjutnya, dari keterangan pihak keluarga, bahwa seseorang yang menyamar sebagai korban menelpon pihak keluarga untuk mentransfer uang sebesar Lima Juta Rupiah kepada Pelaku

“Kita menerima laporan pihak keluarga pada tanggal 13 Juli 2023 silam, yang melaporkan ayah kandungnya , dan dari laporan tersebut ada seseorang yang mengaku korban dan memintai uang untuk di transfer sebesar Lima Juta Rupiah," sebut Bontor.

Usai menerima laporan pengaduan pihak keluarga korban, petugas Polsek Bangun kemudian bergerak cepat melakukan pencarian, hingga kemudian berhasil mengamankan tersangka yang bekerja sebagai karyawan pabrik tahu dari rumah kost kost annya di Jalan Cempaka Bawah Nagori Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, pada Sabtu dini hari.

“Tersangka ini warga asal Labuhan Batu yang merantau dan bekerja di Kabupaten Simalungun. Tersangka diciduk dari rumah kost kostannya Sabtu (15/7/2023) pagi sekira pukul 00.05 Wib, berikut sepeda motor milik korban yang telah di label stiker guna mengelabui petugas”, sebut Bontor lagi.

Setelah di interogasi, awalnya Pelaku tidak mengaku bahwa sepedamotor tersebut merupakan milik korban, namun petugas yang tak mau menyerah dan terus melakukan interogasi dan pengumpulan bukti bukti di lapangan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya telah membunuh korban dan merampas harta  benda milik korban.

“Awalnya pelaku ini tidak mengaku, tapi setelah di interogasi dan  berbagai upaya yang di lakukan termasuk sepedamotor milik korban yang telah diperbaharui oleh pelaku, akhirnya pelaku mengaku bahwa telah merencanakan untuk  membunuh korban, guna  menguasai  harta benda milik korban”, tegas mantan Kanit Propam Polres Simalungun ini.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, setelah berkordinasi dengan pihak Polsek Serbelawan dan melakukan pengecekan lokasi korban di bunuh dan menemukan jasad korban, petugas Polsek  Bangun kemudian menyerahkan Pelaku berikut barang bukti kepada pihak Polsek Serbelawan.

Selanjutnya, karena wilayah temuan jasad korban berada di wilayah Polsek Dolok Merawan, Polres Tebingtinggi, pelaku berikuti barang bukti dan penanganan kasus ini  kemudian ditangani oleh Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi. (dsg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan Media Bulgaria, Ivan Kolev Blak-blakan Bongkar Fakta Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Singgung Naturalisasi & Pelatih Asing

Di Depan Media Bulgaria, Ivan Kolev Blak-blakan Bongkar Fakta Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Singgung Naturalisasi & Pelatih Asing

Dalam wawancaranya dengan media Bulgaria, Ivan Kolev blak-blakan soal Timnas Indonesia. Ia melontarkan kritik terkait kebijakan sepak bola Indonesia soal
Memangnya Boleh Menikah dengan Sepupu? Ternyata Begini Hukumnya Kata Ustaz Khalid Basalamah

Memangnya Boleh Menikah dengan Sepupu? Ternyata Begini Hukumnya Kata Ustaz Khalid Basalamah

Apa hukumnya menikah dengan sepupu? Benarkah menikahi sepupu adalah sesuatu yang dilarang dalam ajaran Islam? Ustaz Khalid Basalamah beri pernyataan tegas.
Ini Alasan PBVSI Turunkan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya jadi Wakil Indonesia di AVC Men's Championship League

Ini Alasan PBVSI Turunkan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya jadi Wakil Indonesia di AVC Men's Championship League

Perdebatan pun muncul karena PBVSI tidak secara gamblang membeberkan wakil Indonesia sebelum AVC melaksanakan drawing pembagian Pool AVC Men's Champions League pada Minggu (15/3/2026) lalu.
Jelang Terbang ke Jakarta, Bulgaria Sudah Siapkan Rencana Besar, Siap Tantang Timnas Indonesia di Final FIFA Series?

Jelang Terbang ke Jakarta, Bulgaria Sudah Siapkan Rencana Besar, Siap Tantang Timnas Indonesia di Final FIFA Series?

Keseriusan ditunjukkan Timnas Bulgaria jelang tampil di FIFA Series 2026 yang akan digelar di Indonesia. Calon lawan Timnas Indonesia itu punya jadwal padat.
Atensi Pemerintah Pusat, Ratusan Ribu Orang Lakukan Penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan Saat Angkutan Lebaran 2026

Atensi Pemerintah Pusat, Ratusan Ribu Orang Lakukan Penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan Saat Angkutan Lebaran 2026

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadikan Pelabuhan Ciwandan, Banten sebagai akses penyeberangan alternatif pada Angkutan Lebaran 2026.
Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Kisah Viral Asep Mudik Jalan Kaki ke Ciamis, Heran Penjual Cilok itu Tak Punya Ongkos

Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Kisah Viral Asep Mudik Jalan Kaki ke Ciamis, Heran Penjual Cilok itu Tak Punya Ongkos

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kulik penyebab penjual cilok viral, Asep Kumala Seta yang nekat mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis tanpa ongkos.

Trending

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Gara-gara Jay Idzes, Media Italia Sebut Kapten Timnas Indonesia Jadi Penyebab Sassuolo Keok?

Gara-gara Jay Idzes, Media Italia Sebut Kapten Timnas Indonesia Jadi Penyebab Sassuolo Keok?

Media Italia menyoroti Jay Idzes usai Sassuolo kalah dari Bologna, menyebut sang kapten Timnas Indonesia lalai dalam momen krusial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT