News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Buru Pelaku Begal yang Tembak Pemuda di Bagian Kepala hingga Tewas

Tim gabungan Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung dan Tekab 308 Polres Way Kanan, memburu tiga pelaku begal yang menewaskan Azwar Ragil (23) alias Agil di Kampu
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 18:47 WIB
AKBP Pratomo Widodo, Kapolres Way Kanan.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Tim gabungan Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung dan Tekab 308 Polres Way Kanan, memburu tiga pelaku begal yang menewaskan Azwar Ragil (23) alias Agil di Kampung Negeri Sungkai, Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan, Jumat (18/8/2023).

Kapolres Way Kanan, AKBP Pratomo Widodo, mengatakan bahwa korban diserang oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenal dengan menggunakan penutup wajah. Pihaknya juga sudah mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Dari pemeriksaan saksi-saksi, pelaku berjumlah tiga orang. Dua menggunakan penutup wajah, satu orang lagi memakai topi,” ujar Kapolres.

AKBP Pratomo Widodo menjelaskan, baik korban dan para pelaku ini sama-sama berjumlah tiga orang. Namun karena para pelaku membawa senjata api, kedua rekan korban melarikan diri.

"Para pelaku datang dengan menggunakan kendaraan dua unit sepeda motor. Mereka menghampiri korban dengan menodongkan senjata dan memaksa korban untuk menyerahkan kunci motor," jelasnya.

Namun korban mempertahankan, kemudian seketika pelaku menembakan senjata api sehingga mengenai korban. "Karena terancam dan mengetahui bahwa korban telah terkena tembakan, kedua orang saksi lari untuk menyelamatkan diri," timpal AKBP Pratomo.

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka tembak di bagian pipi sebelah kanan dengan diameter kurang lebih 3 cm yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi.

"Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan mencari serta mendengarkan saksi-saksi lain. Saya mengutuk keras perbuatan pelaku dan akan melakukan segala upaya dan mengerahkan semua sumber daya untuk dapat mengungkap pelaku kejahatan ini," tandas Kapolres Way Kanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Azwar Agil, warga Kampung Gunung Sari, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan, meninggal dunia setelah kepalanya ditembak dari jarak dekat oleh kawanan begal pada Jumat (18/8/2023) sekira pukul 19.40 WIB.

Pemuda berusia 21 tahun itu tergeletak dengan luka tembak di bagian pipi kanan tembus hingga kepala bagian belakang. Darah mengucur deras dan terlihat lubang gosong bekas timah panas di bagian wajah. (puj/wna)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar pada perdagangan hari ini. Sempat menyentuh level 8.050 sebagai titik terendahnya, dan sempat pula naik dan menyent
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Siswa Korban Perundungan di SMPN 3 Sungai Raya Lempar Bom Molotov ke Sekolah, Polisi Amankan Enam Barang Bukti

Siswa Korban Perundungan di SMPN 3 Sungai Raya Lempar Bom Molotov ke Sekolah, Polisi Amankan Enam Barang Bukti

Densus 88 Antiteror Polri amankan enam bom molotov dari kasus siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang melemparkan bom molotov di lingkungan sekolah.
Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Siswa kelas IX SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat membuat geger setelah meledakkan bom molotov di area sekolahnya, hingga sebabkan seorang mengalami luka.
Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT