GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Aksi Pencurian Ikan di Natuna oleh Nelayan Asing, Negara Dirugikan Rp 288 Miliar 

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melalui Kapal Patroli Bisma 8001 sudah mengamankan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam di wilayah perairan Natun
Kamis, 26 Oktober 2023 - 22:14 WIB
Dua kapal asing berbendera negara Vietnam berikut 37 ABK tiba Pelabuhan Batu Ampar kemudian diserahkan ke Kementerian Kelautan untuk proses hukum selanjutnya.
Sumber :
  • Tim tvOne/Alboin

Batam, tvOnenews.com - Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melalui Kapal Patroli Bisma 8001 sudah mengamankan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam di wilayah perairan Natuna Utara.

Akibat maraknya pencurian ikan ini, negara Indonesia telah dirugikan sebesar Rp288 miliar untuk satu unit kapal nelayan asing bendera vietnam. Diperkirakan kapal kapal asing yang kerap melakukan pencurian ikan di perairan Natuna sudah beraktivitas selama 10 hingga 15 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua  kapal KG 95514 TS dan kapal KG 94793 TD yang ditangkap Baharkam ini sudah beroperasi selama 15 tahun sampai dengan saat ini. Untuk satu Kapal tersebut berkapasitas memuat 45 ton, setiap satu bulan sekali kapal tersebut membawa hasil muatan ke Vietnam. 

“Itu baru satu unit kapal, berapa kapal yang sudah kami tangkapin di laut Natuna sana,” beber Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol M Yasin Kosasih kepada tvOnenews.

Selain itu, lanjut Yasin, kegiatan kapal ikan asing ilegal juga memberi dampak negatif bagi nelayan Indonesia, karena hasil perikanan yang seyogyanya dapat dimanfaatkan bagi nelayan Indonesia justru diambil oleh nelayan asing sehingga hasil perikanan nelayan lokal menurun.

“Ini memberi dampak negatif pada ekonomi masyarakat nelayan serta ekonomi nasional, ini yang harus penting kita sikapi bersama, bagaimana agar semua unsur pengamanan laut bersinergi menjaga kawasan zona eksklusif ekonomi kita,” beber Yasin.

Untuk  itu, kata Yasin, pihaknya akan mengerahkan kapal-kapal patrolinya untuk selalu beroperasi di wilayah ZEE guna menjaga kekayaan laut Indonesia dari kapal-kapal asing. “Saya sudah perintahkan kepada komandan kapal patroli kita, segera aktifkan patroli sepanjang tahun,” tegas Yasin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk meminimalisir adanya kapal ikan asing masuk ke wilayah perairan Indonesia, lanjut Yasin, pihaknya akan melakukan sinergitas dengan unsur keamanan laut lainya, mengingat perairan Indonesia begitu luas, maka, menurutnya, kerjasama dengan instansi terkait harus perlu dilakukan.

“Upaya lainnya, Kita menggunakan IT yang dapat memantau kapal ikan asing masuk ke wilayah perairan Indonesia dan tak kalah penting juga pemberdayaan nelayan tradisional pada saat mereka melaut melihat kapal ikan asing sehingga mereka memberikan informasi kepada polisi perairan,” tutup Brigjen Yasin Kosasih, mantan Direktur Polair Polda Kepri. (ahs/wna)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!
Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 pekan ini, di mana ada delapan tim putra ternama Indonesia yang akan tampil termasuk LavAni hingga Surabaya Samator kembali unjuk gigi.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT