News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Capres Anies Janjikan Perbaikan Infrastruktur Jalan Guna Dukung Roda Perekonomian dan Pertanian

Hal tersebut diutarakan Anies Baswedan saat menghadiri haul dan sholawat di Desa Karanganom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur yang dihadiri oleh warga, ulama, dan kyai kampung, Minggu (14/1/2024).
Minggu, 14 Januari 2024 - 17:33 WIB
Calon Presiden (Capres) 01 Anies Baswedan saat melakukan kampanye di Provinsi Lampung.
Sumber :
  • Pujiansyah

Lampung Timur, tvOnenews.com - Calon Presiden (Capres) 01 Anies Baswedan, menjanjikan akan membenahi infrastruktur jalan guna mendukung roda perekonomian dan pertanian, jika terpilih jadi Presiden 2024.

Hal tersebut diutarakan Anies Baswedan saat menghadiri haul dan sholawat di Desa Karanganom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur yang dihadiri oleh warga, ulama, dan kyai kampung, Minggu (14/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Infrastruktur jalan yang baik akan membantu roda perekonomian. Jalan bagus, hasil pertanian sampai ke kota, kalau rusak yang menderita petani tomat, peternak telur," kata Anies.

Selain itu, Anies juga menyinggung perihal jalan di Lampung yang sempat viral karena rusak. Ini karena adanya pembangunan jalan tol tetapi jalan daerah yang non tol dilupakan.

Padahal jalan non tol ini yang membantu para petani untuk mendistribusikan hasil pertanian sampai ke kota dengan baik. "Karena kalau jalan daerah rusak, yang paling menderita adalah petani dan peternak telur, bisa rusak semua telurnya," bebernya.

Jika terpilih jadi Presiden, Anies akan menjalankan contract farming karena DKI Jakarta tidak memiliki sawah sedangkan membutuhkan pasokan beras. Contract farming telah dijalankannya semasa sebagai Gubernur DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika kami bertugas sebagai Gubernur. Kita tidak punya sawah, maka agar kebutuhan pangannya aman, kita buat kontrak melalui Gapoktan selama lima tahun," ucap Anies.

Anies akan membuat kontrak kerja dengan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari berbagai daerah. Tujuannya agar ada harga minimal dan maksimal. "Jadi petani tenang dan pembeli tenang, ada harga minimal dan maksimal," tandasnya. (puj/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT