GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah TPS di Tanjungpinang Berpotensi Pemungutan Suara Ulang, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). KPU setempat t
Jumat, 16 Februari 2024 - 14:27 WIB
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faisal.
Sumber :
  • Tim tvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). KPU setempat tengah menunggu rekomendasi dari Bawaslu untuk melakukan PSU.

Sejumlah TPS yang berpotensi PSU tersebar di tiga kecamatan di Tanjungpinang, yaitu Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu, kita tidak bisa memastikan berapa banyak TPS berpotensi PSU, dan masih menunggu rekomendasi," ujar Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faisal, Jumat (16/2/2024).

Untuk melakukan PSU, ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan. Yakni, Bawaslu harus melakukan pleno, dan menentukan TPS mana saja yang akan dilakukan PSU. Setelah itu, Bawaslu mengirimkan rekomendasi kepada KPU.

Lalu KPU juga akan melakukan pleno untuk menetapkan dalam surat keputusan terkait TPS yang akan dilakukan PSU. Dalam aturan, pengusulan PSU memang harus dilakukan secara berjenjang.

"PSU waktunya 10 hari setelah hari pencoblosan. Artinya sampai 10 ke depan waktu PSU nya. Kita juga belum bisa berasumsi masalahnya apa, apa yang jadi pertimbangan Bawaslu untuk melakukan PSU," kata Faisal.

Ia juga mendesak Bawaslu Tanjungpinang, agar segera menerbitkan rekomendasi soal TPS yang akan dilakukan PSU, agar KPU dapat mempersiapkan segala sesuatu, seperti logistik Pemilu 2024.

Proses penghitungan suara di salah satu TPS di Tanjungpinang. (tim tvOne/Kurnia)

Di gudang logistik KPU Tanjungpinang, kata Faisal, terdapat surat suara cadangan PSU sebanyak 1.000 lembar per pemilihan. Ia belum bisa memastikan, apakah surat suara cadangan tersebut cukup atau tidak untuk memenuhi kebutuhan PSU.

Jika tidak cukup, maka KPU Tanjungpinang akan berkoodinasi dengan KPU RI untuk melakukan percetakan surat suara. "Bicara hal ini, jadi kami perlu adanya ketegasan dari Bawaslu," tambahnya.

Faisal menambahkan, kondisi ini kemungkinan adanya kelalaian yang dilakukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sehingga hal ini akan menjadi catatan KPU Tanjungpinang.

Selain itu, gaji ketua dan petugas KPPS yang ada di TPS PSU hanya dibayar satu kali. Sebab, KPPS bertugas selama 30 hari. Ia juga berharap, para KPPS yang kemungkinan akan menghadapi PSU dapat bertanggung jawab.

"Tidak dua kali. Kan masa kerja mereka 30 hari, dari 25 Februari sampai 25 Maret. Maka pelaksanaan PSU masih dalam tugas kerja KPPS. Jadi KPPS yang TPS nya dinyatakan PSU, dapat bertanggung jawab. Karena ini tugas negara," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Muhammad Yusuf mengatakan memang ada potensi PSU di Tanjungpinang. Hal ini, disebabkan adanya perselisihan suara dengan jumlah pemilih yang datang ke TPS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini masih kita telusuri apakah bisa diselesaikan nanti atau tidak,” sebutnya.

Yusuf menambahkan, belum mengetahui jumlah TPS yang berpotensi PSU, yang jelas ada beberapa yang kemungkinan akan dilakukan pemilihan ulang. “Nanti kita lihat berapa jumlahnya, yang jelas ada wilayah timur dan barat juga ada,” tutupnya. (ksh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT