News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Oknum Polisi di Polres Lubuklinggau Tikam Debt Collector, Praktisi Hukum: Polisi Tetap Salah

Seorang oknum polisi diduga lakukan penyerangan terhadap dua oknum debt collector dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam Ahli hukum berikan keterangan
Selasa, 26 Maret 2024 - 07:00 WIB
Oknum polisi baju kotak-kotak saat lakukan penyerangan
Sumber :
  • Muhammad Pebrian/tvOne

Palembang, tvOnenews.com - Seorang oknum polisi diduga lakukan penyerangan terhadap dua oknum debt collector dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam

Penyerangan tersebut dilakukan oknum polisi untuk mempertahankan kendaraannya yang mau ditarik oleh debt collector tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia adalah Aiptu FN yang saat ini berdinas di Sat Sabhara Polres Lubuklinggau. Hingga saat ini keberadaan Aiptu FN belum diketahui.

Menanggapi hal tersebut hal tersebut praktisi hukum Redho Junaidi, mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh debt collector lebih cenderung ke tindakan premanisme yang berkedok debt collector. 

"Ini menarik mobil sekitar 12 orang, secara paksa. Ketika mobil oknum polisi itu mau keluar dari parkiran ditutupi oleh dua orang debt collector dan dua mobil. Sehingga memaksakan untuk keluar,” tegas Redho Junaidi, Senin (25/3/2024). 

Lanjutnya, tindakan debt collector secara umun sudah menyalahi, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2020, jika tarik mobil yang ada jaminan fidusia melalui kredit harus melalui permohonan eksekusi dari pengadilan. 

"Ini tindakan polisi tetap saya sampaikan juga salah. Dia menggunakan senjata tajam (sajam). Sajam itu sah atau tidak, secara legal atau tidak dia pegangannya. Kemudian, menggunakan saya tidak tahu senpi atau airfsoft gun, tapi jelas itu salah," ungkapnya.

Ia menambahkan, tindakan yang dikakukan para debt collector saat menarik paksa kendaraan yang menunggak rentan terjadi keributan di lapangan.

“Harus diproses hukum, gunakan Pasal 355 KUHP perbuatan tidak menyenangkan atau pasal perampasan. Memang perampasan belum terjadi, karena kendaraan masih di tangan oknum polisi,” tutupnya

Diketahui Aiptu FN yang saat ini berdinas di Sat Sabhara Polres Lubuklinggau dan juga mantan kanit dan Katim Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan, hingga kini keberadaannya masih belum diketahui. 

Sebelum berdinas di Sabhara Aiptu FN juga pernah menjadi Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan, dan berhasil mengungkap kasus-kasus besar di wilayah hukum Lubuklinggau Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum kejadian bermula saat dua debt collector bernama Deddi Zuheransyah (51) dan Robert (35) bertemu dengan FN disalah satu parkiran mall di Palembang. 

Kedua debt collector berencana ngin mengambil mobil aiptu FN yang diduga telah menunggak cicilan selama dua tahu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Dapat Durian Runtuh dari FIFA di FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny hingga Jay Idzes Bisa Dimainkan?

Timnas Indonesia Dapat Durian Runtuh dari FIFA di FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny hingga Jay Idzes Bisa Dimainkan?

FIFA ASEAN Cup 2026 bakal digelar pada September hingga Oktober 2026 itu berada di bawah kalender FIFA. Artinya, setiap klub wajib melepas pemainnya ke timnas.
Kasus Kiai Cabuli Puluhan Santri di Pati Bentuk Kejahatan Serius, DPR: Hukuman Seumur Hidup Layak Dipertimbangkan

Kasus Kiai Cabuli Puluhan Santri di Pati Bentuk Kejahatan Serius, DPR: Hukuman Seumur Hidup Layak Dipertimbangkan

Kasus Kiai Cabul di Pati perlu ditangani dengan pendekatan hukum berlapis, mulai dari Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang-Undang Perlindungan Anak, hingga KUHP.
Pria Jadi Korban Begal Sepeda Motor Hingga Alami Luka Bacok di Palmerah

Pria Jadi Korban Begal Sepeda Motor Hingga Alami Luka Bacok di Palmerah

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pengemudi motor diduga menjadi korban pembegalan hingga dibacok di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (4/5/2026).
Sebut Timnas Indonesia Dikerjai di Kualifikasi Piala Dunia, Graham Arnold Bongkar 'Borok' AFC

Sebut Timnas Indonesia Dikerjai di Kualifikasi Piala Dunia, Graham Arnold Bongkar 'Borok' AFC

Pelatih Timnas Irak Graham Arnold blak-blakan menyebut Timnas Indonesia telah diperlakukan tidak adil dalam persaingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia -
Realiasai Langkah efisiesi Belanja Pemerintah, LKPP Resmikan Integaris E-Katalog SIPD

Realiasai Langkah efisiesi Belanja Pemerintah, LKPP Resmikan Integaris E-Katalog SIPD

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) ikut berperan dalam upaya realisasi belanja pemerintah yang lebih efisien dan transparan.
MSIG Indonesia Perkuat Asuransi Perjalanan, Didukung Kemitraan Teknologi Regional

MSIG Indonesia Perkuat Asuransi Perjalanan, Didukung Kemitraan Teknologi Regional

PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah diakses dan berbasis teknologi.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Tampil tajam dan jadi top skor pemain lokal di kasta kedua, winger lincah Bekasi City ini layak jadi opsi buat dibawa ke Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT